10 Tempat yang Harus Kamu Kunjungi di Gili Trawangan Lombok
Hampir semua orang ingin berlibur ke pulau cantik ini demi menikmati keindahan alam yang sangat luar biasa.
1. Gunung Rinjani dan Segara Anak

Gunung Rinjani merupakan salah satu kekayaan Tuhan yang dilemparkan ke tanah surga Indonesia. Rinjani sangat terkenal dengan keindahan savana dan bukit-bukit hijau yang mampu menyegarkan mata.
Gunung Rinjani dan Segara Anak ini bisa disebut satu paket, karena lokasi Segara Anak berada tepat di puncak Gunung Rinjani.
Segara artinya adalah danau, dan Segara Anak ini mempunyai air yang warnanya sama seperti air laut. Di tengah-tengah danau Segara Anak terdapat gunung kecil yang masyarakat menyebutnya Gunung Baru Jari.
Taman Nasional Gunung Rinjani merupakan salah satu Taman Nasional terbesar yang ada di Indonesia.
Untuk para pemburu puncak-puncak gunung yang ada di Indonesia, Rinjani masuk kedalam 7 Gunung Tertinggi di 7 Pulau Indonesia.
2. Pantai Senggigi

Tempat yang Harus Kamu Kunjungi di Gili Trawangan Lombok berikutnya yaitu Pantai Senggigi yang merupakan pantai yang paling terkenal yang ada di Lombok.
Dengan garis pantainya yang panjang serta ombak yang tenang sangat cocok untuk berenang, berjemur atau hanya sekedar jalan-jalan di tepi pantai.
Lokasinya pun tidak terlalu jauh dari Kota Mataram. Jika menggunakan kendaraan bermotor atau mobil sekitar jaraknya sekitar 10 km.
Banyak wisatawan yang pergi ke pantai Senggigi untuk menghabiskan waktu melihat sunset.
3. Desa Sade

Wisata adat di desa Sade menjadi pilihan berikutnya yang harus kamu kunjungi di Gili Trawangan Lombok. Desa ini berada di desa Rambitan, kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.
Para wisatawan yang datang kesini akan di suguhkan kebudayaan asli suku sasak yang masih memegang teguh adat istiadat leluhur Lombok.
Rumah-rumah penduduknya pun masih menggunakan anyaman bambu sebagai dindingnya, untuk atapnya menggunakan alang-alang dan alasnya adalah tanah.
Inilah alasan mengapa desa Sade menjadi destinasi yang wajib untuk dikunjungi oleh para wisatawan.
Pengunjung yang datang akan diantar oleh seorang guide dan menyelami lebih dalam mengenai kehidupan warga desa Sade, misalnya kebiasaan warga yang mengepel lantai menggunakan kotoran kerbau.
Kebiasaan seperti ini dipercay mampu membuat rumah lebih hangat juga tidak ada nyamuk.
Selain itu, pengunjung pun akan menemukan penganut Islam Wetu Telu yaitu seseorang yang melaksanakan ibadah sholat hanya tiga kali sehari.
Halaman:

