Pendaftaran Beasiswa LPDP 2021, Jadwal, Syarat Hingga Tips Lolos

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2021, Jadwal, Syarat Hingga Tips Lolos– Zaman sekarang, biaya sekolah melonjak tinggi. Hal tersebut menjadi hal yang menakutkan bagi anak-anak terlebih orang tuanya. Biaya pendidikan yang semakin mahal kadang membunuh mimpi dan harapan anak-anak untuk bisa mengenyam pendidikan lebih tinggi lagi. Karena fakta tersebut, tentu banyak yang memanfaatkan beasiswa yang pasti akan meringankan beban biaya pendidikan nantinya.

Pendaftaran Beasiswa LPDP

1. Apa itu beasiswa LPDP

Salah satu beasiswa bergengsi di negri ini adalah Beasiswa LPDP. LPDP merupakan singkatan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. LPDP ini merupakan sebuah lembaga yang bekerja dibawah pengawasan 3 kementrian yaitu: Kemenkeu, Kemendikbud, Kemenag. Program beasiswa dari LPDP sendiri hanya ada dua yaitu untuk program Magister atau S2, baik dalam maupun luar negeri, serta program Doktor atau S3 untuk dalam maupun luar negeri juga. Jadi tidak ada program beasiswa untuk tingkat sarjana atau S1. Maksimal masa studi untuk program Magister adalah 2 tahun dan untuk program Doktor 4 tahun. Dan jika melebihi masa waktu tersebut tentu saja bisa dikenakan penalti bagi pemegang atau pelakasana beasiswa tersebut.

2. Tujuan Beasiswa LPDP

Beasiswa LPDP ini bertujuan untuk mendukung ketersediaan SDM (sumber daya manusia) Indonesia yang berpendidikan dan berkualitas, mempunyai jiwa kepemimpinan dan memberikan efek yang baik terhadap masyarakat luas dan bangsa di masa depan.

3. Bagaimana cara daftar Beasiswa LPDP?

Nah, apakah kamu seorang PNS atau yang berasal dari daerah tertinggal? Atau juga seorang penyandang disabilitas? Kini ada beasiswa dari LPDP yang namanya Beasiswa LPDP Afirmasi atau BPI Afirmasi lho. Apa sih Beasiswa LPDP Afirmasi atau BPI Afirmasi itu? Program BPI Afirmasi adalah program beasiswa magister dan doktoral yang diperuntukkan bagi kelompok masyarakat yang perlu diberikan kebijakan afirmasi dalam mendapatkan beasiswa.

Dengan adanya program Beasiswa LPDP Afirmasi atau Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Afirmasi ini, kamu bisa menempuh pendidikan magister atau doktoral satu gelar (single degree). Kebijakan afirmasi adalah suatu dukungan yang diberikan kepada kaum minoritas di Indonesia agar mendapatkan akses terhadap pendidikan.

Terdapat delapan program afirmasi, yaitu:

  1. Individu yang berasal dari daerah tertinggal;
  2. Individu yang berasal dari alumni penerima beasiswa Bidikmisi;
  3. Individu yang berprestasi dari keluarga miskin/prasejahtera;
  4. Individu yang berprestasi dalam bidang olahraga, seni/budaya, dan keagamaan tingkat nasional dan internasional;
  5. Individu penyandang disabilitas;
  6. Individu yang berprestasi dalam Olimpiade Sains tingkat Nasional atau Internasional;
  7. Individu yang berprofesi sebagai PNS, TNI, atau POLRI;
  8. Individu yang merupakan lulusan pondok pesantren.

Program Beasiswa LPDP Afirmasi atau BPI Afirmasi ini penting karena bertujuan untuk peningkatan kualitas SDM. Dari peningkatan kualitas SDM tersebut akan ada pemerataan sebaran SDM berpendidikan tinggi.

4. Jadwal seleksi Beasiswa LPDP

Seperti tahun lalu, pendaftaran dibuka untuk 4 periode. Untuk tahun ini kemungkian juga demikian. Untuk jadwal pasti dapat dilihat di websi resmi. Untuk Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP 2021/2022 belum ada informasi terkini. Jadi informasi yang di bagi di sini adalah gambaran untuk ke depannya. Selengkapnya mengenai LPDP bisa dilihat di situs resminya.

5. Tahapan seleksi Beasiswa

Untuk tahapan seleksi beasiswanya yaitu terdiri dari dua kategori, antara lain:

Kategori beasiswa reguler, Afirmasi Daerah 3T, Beasiswa Indonesia Timur, Alumni Bidikmisi Berprestasi, Individu Berprestasi dari Keluarga Miskin/Prasejahtera, serta Prestasi Olahraga, Seni, Kebudayaan, dan Keagamaan:

  1. Pendaftaran pada website LPDP;
  2. Seleksi Administrasi;
  3. Seleksi Berbasis Komputer;
  4. Seleksi Substansi

Kategori Beasiswa PNS/TNI/POLRI, Beasiswa Santri, dan Beasiswa Prestasi Olimpiade Bidang Sains, Teknologi, dan Keterampilan/Talent Scouting:

  1. Pendaftaran
  2. Seleksi atau pengusulan oleh Kementerian/Lembaga/Pemda
  3. Pendaftaran pada website LPDP
  4. Seleksi Berbasis Komputer
  5. Seleksi Substansi

Adapun syarat dan kriteria pendaftar untuk program beasiswa tersebut dapat diakses melalui tautan www.lpdp.kemenkeu.go.id/beasiswa , dan seluruh proses pendaftaran (unggah dokumen) dilakukan secara online melalui laman www.beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama LPDP, Astera Primanto Bhakti mengungkapkan, target beasiswa yang diberikan di 2021 sekitar 4.000 beasiswa. Jumlah ini lebih besar dari penerimaan di tahun sebelumnya sebanyak 2.171 beasiswa.

Kuota 4.000 penerima beasiswa tersebut, diakui Prima terbagi untuk beasiswa LPDP dengan tujuan universitas di dalam negeri sebesar 65 persen atau 2.600 penerima. Sedangkan untuk beasiswa di kampus luar negeri 35 persen atau 1.400 penerima. Adapun jumlah universitas tujuan beasiswa di dalam negeri sebanyak 42 universitas dan 275 universitas di luar negeri, baik untuk beasiswa S2 maupun S3 reguler dan afirmasi.

Jurusan atau bidang studi yang diambil diarahkan yang mendukung sektor prioritas pembangunan nasional seperti energi, pangan, pengelolaan sumber daya alam, maritim atau kelautan, pariwisata, ekonomi daerah, inovasi dan teknologi, serta pendidikan dan kesehatan.

6. Tempat Pelaksanaan Tes

Untuk tempat pelaksanaan Seleksi Berbasis Komputer dan Seleksi Substansi LPDP 2021, antara lain:

  1. Medan, Sumatera Utara
  2. Banda Aceh, Aceh
  3. Pekanbaru, Riau
  4. Padang, Sumatera Barat
  5. Jakarta, DKI Jakarta
  6. Bandung, Jawa Barat
  7. Yogyakarta, DI Yogyakarta
  8. Surabaya, Jawa Timur
  9. Denpasar, Bali
  10. Pontianak, Kalimantan Barat
  11. Banjarmasin, Kalimantan Selatan
  12. Makassar, Sulawesi Selatan
  13. Manado, Sulawesi Utara
  14. Ambon, Maluku
  15. Ternate, Maluku Utara
  16. Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT)
  17. Jayapura, Papua
  18. Sorong, Papua Barat

7. Tips bagi kamu yang ingin tembus Beasiswa LPDP

  1. Harus gigih karena nantinya akan melalui deretan seleksi panjang. Di mulai seleksi administratif, substansi melalui desk evaluasi, seleksi substansi melalui paparan, dan seleksi substansi melalui visitasi.
  2. Jadilah diri sendiri. Jangan menggunakan jasa joki, dan lainnya. Karena beasiswa ini diperuntukan oleh orang yang bangga menjadi dirinya sendiri dan mengusahakan segalanya dengan kemampuannya sendiri.
  3. Kuasai bahasa Inggris karena itulah bahasa pengantar saat belajar di luar negeri. Sekarang banyak sekali intitusi atau lembaga kursus bahasa Inggris jika kamu belum menguasai poin ini. Segalanya jadi mudah dan mungkin kalau kamu punya keinginan kuat untuk belajar dan mau berusaha. Informasi lainnya adalah biasanya calon penerima beasiswa akan mengalami kesulitan di test writing atau menulis. Mungkin itu karena kurangnya kebiasaan menulis dalam bahasa Inggris sehingga gagal.
  4. Mudah adaptif dengan lingkungan. Karena banyak masalah beasiswa gugur karena penerima beasiswa tidak mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan. Ingat bahwa cara belajar dan kultur yang akan kamu jelang sama sekali berbeda. Jadi penting memahami kultur negara tujuan studi. Beda Negara beda pula cara perlakuan, jadi usahakan mengenal lebih dulu bagaimana kultur budaya agar kamu pun bisa beradaptasi.
  5. Percaya diri. Poin ini juga penting bagi kamu karena dengan percaya pada kemampuan sendiri kamu akan jadi optimis dalam menjalani masa pendidikan. Apalagi jika kamu memenuhi pada syarat-syarat yang ditetapkan oleh penyelenggara, maka yang harus kamu lakukan hanya percaya pada usaha dan kerja kerasmu.
  6. Letter of Acceptance (LoA). Kalau kamu memiliki Letter of Acceptance (LoA) biasanya kamu akan punya posisi tawar lebih tinggi. Tapi yang paling penting adalah jika kamu bisa lebih cepat menyelesaikan masa studi kuliahmu. Sebab lebih baik dan lebih cepat memberikan return bagi negara. Di poin ini benar negara telah menginvestasikan, tentu kita berkewajiban untuk belajar bersungguh-sungguh dan segera menyelesaikan masa pendidikan.
  7. Pilih Jurusan. Hal ini berkenaan dengan manfaat terhadap masyarakat dan pembangunan Negara. Intinya jurusan yang kamu pilih harus jelas akan manfaat yang berimbas langsung pada masyarakat. Sehingga pemerintah pun akan yakin pada kesungguhanmu.
  8. Pilihan Kampus. Jangan sekali-kali memberikan alasan konyol saat wawancara perihal kampus tujuan. Misalnya seperti ini. Kamu memilih Negara Thailand sebagai tujuanmu berkuliah. Kemudian kamu ditanya apa alasanmu memilih Thailand. Kamu memberikan jawaban kalau kamu ingin ke Thailand karena ingin berjumpa dengan Mario Maurer atau agar dekat dengan spot wisata seperti di film. Sudah dipastikan kamu tidak akan diloloskan untuk mendapatkan beasiswa.
  9. Berikan jawaban yang logis, rasional dan tidak mengada-ngada. Hasil wawancaramu menentukan juga apakah kamu layak atau tidaknya untuk menjadi salah satu orang yang beruntung menerima beasiswa.

8. Lembaga Toefl yang diakui untuk pendaftaran LPDP

Tidak ada syarat khusus, selama lembaga yang mengeluarkan sertifikat TOEFL ITP/TOEFL IBT/TOEIC terakreditasi ETS (www.ets.org) dan sertifikat IELTS terakreditasi IELTS (www.ielts.org).


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta