Manfaat Hubungan Internasional di Bidang Sosial Budaya serta Pertahanan dan Keamanan
Dalam artikel ini Mamikos akan menurunkan artikel mengenai manfaat hubungan internasional. Jadi simak baik-baik, ya.
Manfaat Hubungan Internasional di Bidang Sosial Budaya serta Pertahanan dan Keamanan – Suatu hubungan akan berlangsung lama apabila masing-masing yang berhubungan merasa saling diuntungkan dari hubungan yang dilakukan.
Semua hubungan yang dijalin di dunia ini tidak hanya bersifat pribadi. Tetapi ada hubungan yang dijalin oleh suatu lembaga dan bahkan melibatkan negara.
Berikut adalah informasi mengenai manfaat hubungan internasional di bidang sosial budaya serta pertahanan dan keamanan.
Terjalinnya Hubungan Internasional
Daftar Isi [hide]

Di dunia ini tidak ada satupun negara yang tidak membutuhkan kehadiran negara lain.
Agar sebuah negara dapat tumbuh menjadi besar dan mampu mencukupi kebutuhan rakyatnya pasti membutuhkan kehadiran negara lain.
Ketika sebuah negara memiliki ikatan yang bagus dan kuat dengan negara lainnya. Dapat dikatakan tersebut akan mendapatkan banyak keuntungan.
Hubungan antara dua negara yang saling bekerja sama inilah yang dinamakan dengan hubungan internasional.
Hubungan internasional merupakan suatu hubungan kerja sama yang dilakukan antara satu negara atau lebih yang mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari bidang politik, ekonomi, sosial budaya, dan lain sebagainya.
Jika dilihat dari hubungan yang dilakukan oleh sebuah negara. Hubungan internasional dapat dibedakan menjadi dua yakni hubungan bilateral dan hubungan multilateral.
Hubungan Bilateral
Hubungan bilateral merupakan hubungan yang dilakukan oleh dua negara.
Tujuan dilakukannya hubungan ini adalah agar kedua negara yang menjalin kerja sama mendapatkan keuntungan yang sama dan tidak ada negara yang merasa dirugikan.
Contoh Hubungan Bilateral
Di bawah ini adalah beberapa hubungan bilateral yang dilakukan Indonesia dengan negara lain
1. Kerjasama Indonesia dengan Amerika Serikat

Advertisement
Kerja sama yang dilakukan antara Indonesia dan Amerika Serikat sudah dilakukan sejak lama bahkan hubungan ini dikatakan terjalin sebelum Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya di tahun 1945.
Hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Amerika Serikat dibuktikan dengan dibukanya kedutaan besar pada kedua negara.
Hubungan bilateral yang terjadi Indonesia dengan Amerika Serikat ini meliputi berbagai bidang.
Contohnya bidang politik, perdagangan, pertahanan dan keamanan, wisata, investasi, pembangunan, lingkungan, energi, kemaritiman, ketahanan pangan, pasukan perdamaian, ilmu pengetahuan, pendidikan, teknologi, dan dialog antar agama.
Hubungan bilateral antara Indonesia dengan Amerika Serikat yang paling diingat adalah saat Indonesia dan Amerika Serikat meluncurkan Indonesia-US Comprehensive Partnership pada tahun 2010.
2. Kerja sama Indonesia dan Arab Saudi
Indonesia merupakan negara yang mempunyai jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia.
Hal ini membuat Indonesia harus mempunyai hubungan bilateral yang baik dengan negara Arab Saudi.
Salah satu yang menjadi alasannya adalah adanya satu di antara kewajiban dari umat Muslim yakni pergi melaksanakan ibadah haji yang hanya dapat dilakukan di negara Arab Saudi.
Selain itu, umat Muslim setiap bulannya ada juga masyarakat Indonesia yang melaksanakan ibadah umrah di negara tersebut.
Kerja sama antara Indonesia dengan Arab Saudi utamanya memang berkaitan dengan ibadah haji dan umrah.
Tetapi, selain kedua hal tersebut hubungan bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi juga dilakukan untuk bidang lainnya seperti bidang pendidikan dan perdagangan.
Di samping itu hubungan antara Indonesia dengan Arab Saudi juga dilakukan untuk memperkuat pertahanan dan menjaga perdamaian.
Melalui hubungan yang baik antara Indonesia dengan Arab Saudi ini untuk menangkal bahaya radikalisme dan terorisme supaya perdamaian dunia dapat terwujud.
Hubungan Multilateral
Hubungan multilateral merupakan hubungan yang dilakukan beberapa negara.
Tujuan dilakukannya hubungan ini adalah agar negara yang menjalani atau membuat kerja sama supaya sama-sama mendapatkan keuntungan dari hubungan yang dijalankan.
Contoh Hubungan Multilateral
Di bawah ini adalah contoh hubungan multilateral yang dilakukan Indonesia
1. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
Indonesia menggabungkan diri menjadi anggota resmi PBB sejak 28 September 1950 sebagai anggota yang ke-60.
Keikutsertaan Indonesia dengan organisasi PBB pada masa itu didukung penuh secara bulat oleh para anggotanya.
Indonesia banyak dilibatkan di dalam kegiatan PBB. Salah satunya adalah peran yang dimiliki Indonesia dalam membentuk Kontingen Garuda yang turut membantu tegaknya perdamaian di berbagai belahan dunia.
Setidaknya Indonesia sudah delapan kali mengirimkan Kontingen Garuda untuk berbagai keperluan.
Tugas pertama yang didapat Kontingen Garuda terjadi pada 1957. Adapun tugas yang didapat Kontingen Garuda adalah untuk menjaga perdamaian di negara Mesir.