Cara Hitung Kebutuhan Jumlah Bata Merah untuk Bangun Rumah per m2 yang Mudah dan Tepat
Bikin rumah harus detail hingga kamu wajib tahu kebutuhan bata merah berapa. Simak cara hitungnya di sini!
- Langkah perhitungan: tentukan luas permukaan dinding (tinggi x panjang/ lebar), kurangi luas pintu & jendela serta spesi (mortar), lalu kalikan luas bersih dengan jumlah bata per m2 (umumnya dibulatkan 60 bata/m2) untuk mendapat total kebutuhan.
- Faktor yang mempengaruhi: ketebalan dinding, pola pemasangan bata, struktur bangunan, kerusakan/kehilangan saat angkut atau potong (biasanya sediakan cadangan 5–10%, sering direkomendasikan 10%), serta detail arsitektur dan kontur tanah.
- Contoh praktis: rumah 7×12×4 m ≈ 8.280 bata; rumah tipe 36 ≈ 4.441 bata; tipe 45 ≈ 4.622 bata (tambahkan 5–10% sebagai cadangan).
Membangun rumah merupakan hal yang membahagiakan untuk semua orang.
Namun, tetap harus dilakukan dengan penuh perhitungan karena biayanya tidaklah murah. Semua harus dianalisis dulu sedetail mungkin agar tidak ada pembengkakan biaya atau proyek yang mandek karena biaya tidak cukup.
Salah satu bahan yang utama adalah bata dan di sini kita akan mempelajari cara hitung kebutuhan jumlah bata merah untuk bangun rumah per m2. Yuk, disimak dengan seksama! 🏘️
Daftar Isi
- Ini Cara Hitung Kebutuhan Jumlah Bata Merah untuk Bangun Rumah per m2
- Langkah-Langkah Cara Hitung Kebutuhan Bata Merah
- Faktor Pengaruh Kebutuhan Bata Merah
- Menghitung Kebutuhan Bata Merah Rumah 7×12
- Menghitung Kebutuhan Bata Merah Rumah Type 36
- Menghitung Kebutuhan Bata Merah Rumah Type 45
- Itulah Cara Hitung Kebutuhan Jumlah Bata Merah untuk Bangun Rumah per m2 yang Mudah dan Tepat
Ini Cara Hitung Kebutuhan Jumlah Bata Merah untuk Bangun Rumah per m2

Sebelum langsung menghitung kebutuhan jumlah bata merah untuk pembangunan rumah, ada baiknya kamu tahu dulu dari konsep perhitungannya.
Secara garis besar perhitungan dimulai dengan menghitung luas permukaan dinding. Setelah itu dikurangi dengan luas spesi (bidang yang tak akan tertutup bata), jumlah luas pintu dan jendela, luas ventilasi, dsb.
Setelah itu, luas permukaan dikurangi dengan jumlah dari bidang-bidang tersebut. Selanjutnya, diperolehlah yang memerlukan atau perlu dibangun dengan bata merah.
Agar lebih jelas, kamu bisa mengikuti langkah cara hitung kebutuhan jumlah bata merah untuk bangun rumah per m2 berikut ini:
Langkah-Langkah Cara Hitung Kebutuhan Bata Merah
Berikut ini langkah cara menghitung kebutuhan bata merah yang perlu diketahui:
1. Menghitung luas permukaan bidang yang ingin dibangun
Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan luas area yang nantinya akan dipasangi bata merah. Bila ingin menghitung kebutuhan bata untuk dinding rumah, maka kalikan lebar atau panjang dan tingginya.
Berlaku juga saat ingin menghitung kebutuhan total jumlah bata merah untuk pagar dan lantai. Maka, hitunglah luas areanya dengan mengalikan tinggi dan panjang atau lebar.
2. Menghitung jumlah bata per m2
Jumlah bata per meter persegi bisa berbeda-beda. Ada yang per meter perseginya membutuhkan 55 buah bata merah dan ada yang membutuhkan lebih dari itu.
Semuanya tergantung dari ukuran bata merah.
Namun, sudah menjadi kelumrahan bagi para developer atau pembangun dengan membulatkan angkanya ke 60. Jadi, dibutuhkan 60 buah bata merah untuk menutup area 1 meter persegi.
3. Kalikan hasil dari langkah pertama dengan hasil dari langkah kedua
Karena sudah mengetahui kebutuhan bata untuk per meter persegi dan juga luas area yang akan dibangun, langkah selanjutnya adalah mengalikan angka dari keduanya.
Misal, jumlah kebutuhan per meter persegi adalah 50 buah bata merah dan luas area yang dibangun adalah 70 meter persegi. Maka, hasil perkalian 50 dan 70 adalah jumlah total kebutuhan bata merah.
4. Menghitung kebutuhan bata untuk area rumah per m2
Ambil contoh perhitungan dinding seluas 150 meter persegi dengan kebutuhan per meter persegi adalah 50 buah. Maka, dibutuhkan 7500 buah bata untuk membangun.
Demikianlah langkah-langkah cara hitung kebutuhan jumlah bata merah untuk bangun rumah per m2.
Namun, tetap harus ada jumlah lebih karena ada saja faktor yang mempengaruhi kebutuhan ini sehingga angkanya bisa berubah.
Apa saja faktor tersebut? Bisa kamu baca di bagian berikutnya, ya!
Faktor Pengaruh Kebutuhan Bata Merah
Berikut ini merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan bata merah untuk membangun rumah:
1. Ketebalan dinding yang dibuat
Faktor pertama dan utama yang mempengaruhi kebutuhan bata merah adalah ketebalan dinding.
Hal ini sangat jelas adanya, semakin tebal dinding yang akan dibangun maka semakin banyak pula jumlah bata merah yang dibutuhkan.
Misal, dinding dengan ketebalan 20 cm tentu saja akan memerlukan lebih banyak bata merah dibandingkan dinding yang akan dibangun dengan ketebalan hanya 10 cm.
2. Pola instalasi bata
Faktor kedua yang bisa mempengaruhi kebutuhan bata merah dalam membangun rumah adalah pola instalasi batanya sendiri. Pola instalasi yang paling umum adalah pola lurus, melintang, dan anyam.
Ada beberapa pola instalasi yang akan menyisakan area kosong sehingga harus diisi dengan bata tambahan. Hal ini tentunya mempengaruhi kebutuhan bata merah sehingga harus ditambah.
3. Struktur bangunan
Faktor ketiga yang tentunya mempengaruhi kebutuhan bata merah adalah struktur bangunan.
Misal, bangunan yang akan dibuat dua lantai harus diperhatikan bagian interior, lantai, dan dinding mana saja yang ingin dibangun.
Contoh lainnya, struktur bangunan pagar dengan struktur bangunan dinding pasti berbeda. Hal ini tentunya akan membuat jumlah bata merah yang dibutuhkan pun berbeda.
Halaman:



