Advertisement
Source : freepik.com/wirestock

Contoh Pelapukan Fisika Berdasarkan Jenis dan Penjelasannya Lengkap

Ada beberapa jenis pelapukan, namun di kesempatan kali ini Mamikos punya penjelasan dan contoh dari pelapukan fisika yang bisa kamu baca di sini.

8 Januari 2025 Nana

Contoh Pelapukan Fisika Berdasarkan Jenis dan Penjelasannya Lengkap — Dalam kehidupan, ada beberapa jenis pelapukan yang terjadi, mulai dari pelapukan mekanik, kimiawi, dan organik.

Namun di kesempatan kali ini, Mamikos akan fokus pada penjelasan dan apa saja yang menjadi contoh pelapukan fisika berdasarkan jenisnya.

Jadi, apabila kamu ingin tahu lebih lanjut terkait contoh pelapukan fisika tersebut, baca uraian di sini sampai akhir.

Penjelasan dan Contoh Pelapukan Fisika Berdasarkan Jenisnya

Contoh Pelapukan Fisika Berdasarkan Jenis dan Penjelasannya Lengkap
freepik.com/wirestock
12 Contoh Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup Manusia, Hewan, dan Tumbuhan

Seperti yang telah Mamikos ungkap di pembuka artikel, bahwa pada di artikel kali ini akan ada penjelasan lengkap dan apa saja yang menjadi contoh-contoh pelapukan fisika berdasarkan jenisnya. 🔥📖

Maka, apabila kamu ingin tahu penjelasan serta contoh-contoh pelapukan fisika berdasarkan jenisnya, Mamikos sarankan untuk membaca bahasan di sini sampai selesai.

Faktor Pendorong Terjadinya Pelapukan Fisika

Ada beberapa jenis yang menjadi faktor penyebab pelapukan mekanik pada batuan, misalnya saja pengikisan di area pegunungan, perbedaan temperatur, perubahan suhu, hingga aktivitas dari makhluk hidup itu sendiri.

Contoh pelapukan mekanik yakni karena rusaknya batuan saat terjadi hujan secara tiba-tiba pada siang hari yang panas. Perubahan suhu yang mendadak membuat batuan dapat terpecah jadi beberapa bagian.

Bebatuan juga dapat pecah akibat benturan dari alat yang digunakan oleh manusia, seperti pada aktivitas penambangan batu kapur.

Pelapukan mekanik merupakan pelapukan yang berwujud hancur atau lepasnya material batuan, sebagai akibat dari faktor fisik atau proses fisika, tanpa disertai adanya perubahan susunan kimianya.

Pelapukan (weathering) adalah proses awal dari pembentukan tanah. Pelapukan ini juga dapat dimaknai sebagai proses perubahan batuan induk dan bahan induk lainnya ke arah bentuk-bentuk yang jauh lebih stabil.

Terjadinya pelapukan bisa karena beberapa hal, seperti suhu, kelembaban hingga aktivitas biologis. Dalam buku Modul Dasar-Dasar Ilmu Tanah terbitan UT yang disusun oleh Syaiful Anwar dan Dyah Tjahyandari ada penjelasan bahwa pelapukan dibagi menjadi beberapa jenis.

Selain pelapukan mekanik, ada 3 jenis pelapukan lainnya, yaitu pelapukan fisik, pelapukan biologis, dan pelapukan kimia.

Penyebab Terjadinya Pelapukan Mekanik

Berikut ini adalah penjelasan yang menjadi penyebab pelapukan mekanik pada batuan yang dapat dengan mudah dipahami:

1. Adanya Perbedaan Temperatur

Perbedaan temperatur (suhu) dapat menjadi salah satu penyebab batu mengalami pemuaian ketika panas sekaligus pengerutan saat suhu dingin.

Keadaan ini akan membuat air yang membeku di sela-sela batuan ukurannya membesar, sehingga memunculkan suatu tekanan yang merusak struktur batuan.

Dari informasi yang dikutip melalui modul Ramah dengan Alam yang diterbitkan oleh Kemendikbud, proses perbedaan temperatur yang berlangsung lama ini akan menyebabkan bantuan mengelupas, terbelah, hingga pecah.

2. Pengikisan di Daerah Pegunungan

Lahan yang terlalu miring di kawasan pegunungan dapat menjadi penyebab batuan terlepas dari kedudukannya, kemudian menggelinding ke tempat yang lebih rendah.

Batuan yang menggelinding tersebut kemudian akan berbenturan dengan batuan lain. Keadaan ini menjadi salah satu penyebab batuan pecah atau hancur.

3. Insolasi di Kawasan Gurun

Incoming solar radiation atau yang dikenal dengan insolasi pada batuan dapat terjadi karena adanya peristiwa panas terik matahari kemudian tiba-tiba hujan.

Keadaan ini menyebabkan penurunan suhu secara drastis yang dapat mengerutkan batuan hingga batuan tersebut pecah dan menjadi beberapa bagian yang lebih kecil.

10 Jenis Tanah di Indonesia dan Persebarannya Lengkap dengan Penjelasannya

4. Aktivitas dari Makhluk Hidup

Aktivitas makhluk hidup seperti tumbuhan atau hewan bisa juga menjadi perusak struktur pada batuan. Sering kali hewan membawa butiran batuan dari dalam tanah ke permukaan. Akar tanaman pun rupanya mampu membuat batuan tersebut retak atau bahkan melapuk.

Di sisi lain, manusia juga punya andil dalam pelapukan mekanik, contohnya adalah aktivitas manusia saat menghancurkan batuan dengan bantuan dinamit, atau alat sederhana semacam palu.

Halaman:

Advertisement