Advertisement
Source : scienceinfo.com

10 Contoh Soal Efek Fotolistrik beserta Rumus dan Pembahasannya

Mau paham materi efek fotolistrik pada mapel Fisika? Yuk, pelajari contoh soalnya seperti apa di laman ini!

17 Februari 2025 Uyo Yahya

10 Contoh Soal Efek Fotolistrik beserta Rumus dan Pembahasannya – Konsep-konsep dalam materi mata pelajaran Fisika memang selalu seru untuk dipelajari.πŸ€“

Salah satu yang dipelajari para murid adalah Efek Fotolistrik. Nah, untuk bisa mendalaminya hingga benar-benar paham, banyak berlatih soal tentang materi tersebut bisa membantu.✍️

Ada 10 contoh soal efek fotolistrik lengkap dengan rumus dan pembahasannya di artikel ini. Yuk, pelajari bersama!🧐

10 Contoh Soal Efek Fotolistrik

Contoh Soal Efek Fotolistrik
scienceinfo.com

Berikut ini 10 contoh soal efek fotolistrik yang lengkap dengan rumus serta pembahasan masing-masing soal:

Contoh Soal Efek Fotolistrik bagian I

Contoh Soal 1

Sebuah logam memiliki energi ambang sebesar 1,8 eV. Kemudian, logam tersebut juga memiliki energi sebesar 2 eV. Hitunglah berapa besar energi dari elektron yang keluar dari logam tersebut!

Pembahasan:

Diketahui:

E: 2 eV

Eo: 1,8 ev

Rumus untuk mencari Ek = E – Eo

Maka,Β 

Ek = E – Eo

Ek = 2 – 1,8

Ek = 0,2 eV

Jawaban: Jadi, besar energi elektron yang keluar dari logam tersebut adalah 0,2 eV.

Contoh Soal 2

Sebuah permukaan logam memiliki fungsi kerja yaitu W joule. Kemudian, konstanta Planck nya adalah h joule sekon. Maka, berapakah energi maksimum dari fotoelektron yang terproduksi oleh cahaya dengan frekuensi v Hz?

Pembahasan:

Ek = E – Eo

Ek = hf – Eo

Ek = hv – W

Jawaban: Maka, besar maksimum fotoelektron yang terproduksi oleh cahaya bisa didapatkan dengan rumus Ek = hv – W.

Materi Radiasi Elektromagnetik Kelas 12 SMA Kurikulum Merdeka dan Penjelasannya

Contoh Soal 3

Permukaan dari sebuah katode tertimpa sinar cahaya hingga mencapai frekuensi tertentu, namun tidak ada fotoelektron yang terjadi. Usaha apa yang harus dilakukan agar permukaan dari katode tersebut memancarkan fotoelektron?

Pembahasan:

Fenomena foto elektron yang tidak terjadi memiliki arti bahwa memang energi cahaya yang ada berada di bawah energi ambang.Β 

Oleh karena itu, frekuensi dari cahayanya memang harus diperbesar sehingga mampu memproduksi energi yang kekuatannya lebih dari energi ambang.

Agar jumlah dari foto elektron yang terjadi banyak, maka naikkanlah intensitas cahayanya.

Jawaban: Untuk membuat fotoelektron terjadi pada katode, maka tingkatkan saja intensitas cahaya yang ada. Sehingga, otomatis fotoelektron pun akan terjadi dan terproduksi. Semakin kuat intensitas cahaya, maka semakin banyak fotoelektronnya.

Contoh Soal 4

Sebuah logam tercatat memiliki energi ambang pada angka 1,2 eV. Kemudian, permukaan dari logam tersebut terkena berkas sinar cahaya yang energinya sebesar 2 eV. Dengan keterangan tersebut, maka besar energi dari elektron yang akan keluar dari logam tersebut adalah…

Pembahasan:

Ek = Energi elektron

E = Energi cahaya

Eo = Energi ambang

Energi elektron bisa dicari dengan cara mengurangi nilai energi cahaya dengan energi ambang. Maka rumusnya adalah:

Ek = E – Eo

Maka,

E = 2 eV

Eo = 1,2 eV

Ek = E – Eo

Ek = 2 – 1,2

Ek = 0,8 eV

Jawaban: Jadi, besar energi elektron yang terproduksi pada permukaan logam tersebut adalah sebesar 0,8 eV.

Halaman:

Advertisement