Advertisement
Source : pixabay.com/StockSnap

115 Contoh Kalimat Bahasa Sunda Halus beserta Artinya dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kebudayaan Sunda, tatakrama bahasa atau undak-usuk basa merupakan elemen fundamental yang menentukan kesopanan dan etika berkomunikasi.

10 Desember 2025 Nana

Penggunaan ragam bahasa yang tepat menunjukkan rasa hormat kita kepada lawan bicara, khususnya kepada orang-orang yang lebih tua atau yang memiliki kedudukan yang lebih dihormati.

Oleh karena itu, menguasai kalimat-kalimat halus untuk percakapan sehari-hari sangat penting agar komunikasi kamu dan lawan bicara pun terasa lebih santun dan sesuai.

Di artikel kali ini, Mamikos telah merangkum beberapa contoh kalimat Bahasa Sunda halus beserta artinya yang paling sering digunakan, sehingga kamu dapat langsung mempraktikkannya dalam interaksi harian. 💡💬✍️

Daftar Contoh Kalimat Bahasa Sunda Halus beserta Artinya

115 Contoh Kalimat Bahasa Sunda Halus Beserta Artinya dalam Kehidupan Sehari-hari
pixabay.com/StockSnap
50 Kata Bijak Mutiara Bahasa Sunda Kahirupan Singkat Penuh Makna

Siap untuk mempelajari contoh-contoh kalimat Bahasa Sunda halus beserta artinya? Mamikos rangkum dengan saksama pada uraian di bawah ini.

Contoh Kalimat Bahasa Sunda Halus (Lemes)

I. Sapaan dan Permintaan Izin (Salam & Pangidin)

  1. Wilujeng énjing, Bapa/Ibu. (Artinya: Selamat pagi, Bapak/Ibu.)
  2. Badé ngiring calik di dieu, Pa/Bu? (Artinya: Mau ikut duduk di sini, Pak/Bu?)
  3. Punten, badé ngaliwat. (Artinya: Maaf, mau lewat.)
  4. Dupi Akang/Tétéh nuju damel? (Artinya: Apakah Kakak sedang bekerja?)
  5. Mangga dileueut heula, A. (Artinya: Silakan diminum dulu, Nak/Mas.)
  6. Dupi salira badé ka mana? (Artinya: Anda (Bapak/Ibu) mau ke mana?)
  7. Hapunten bilih abdi aya kalepatan. (Artinya: Mohon maaf jika saya ada kesalahan.)
  8. Permios, abdi badé wangsul heula. (Artinya: Permisi, saya mau pulang dulu.)
  9. Kumaha damang? (Artinya: Bagaimana kabarnya? Sehat?)
  10. Nuju naon ayeuna, Pa/Bu? (Artinya: Sedang apa sekarang, Pak/Bu?)
7 Carpon Bahasa Sunda Pendek tentang Berbagai Tema untuk Anak yang Seru dan Menarik

II. Perkenalan dan Mengenai Diri Sendiri

  1. Wasta abdi Rina. (Artinya: Nama saya Rina.)
  2. Abdi ti Bandung, Pa/Bu. (Artinya: Saya dari Bandung, Pak/Bu.)
  3. Rorompok abdi caket dieu. (Artinya: Rumah saya dekat sini.)
  4. Sim kuring badé sasanggem. (Artinya: Saya mau berbicara/menyampaikan sesuatu.)
  5. Abdi tos gaduh padamelan. (Artinya: Saya sudah punya pekerjaan.)
  6. Pun biang nuju nyondong di bumi. (Artinya: Ibu saya sedang ada di rumah.)
  7. Abdi nuju diajar basa Sunda. (Artinya: Saya sedang belajar bahasa Sunda.)
  8. Yuswa abdi ayeuna 25 taun. (Artinya: Usia saya sekarang 25 tahun.)
  9. Hatur nuhun kana pangajénna. (Artinya: Terima kasih atas penilaiannya.)
  10. Abdi teu acan tuang ti énjing. (Artinya: Saya belum makan dari pagi.)
15 Contoh Sajak Bahasa Sunda Pendek dan Cara Membuat Sendiri yang Menarik

III. Bertanya (Patanyéan)

  1. Dupi ieu téh bumi saha? (Artinya: Apakah ini rumah siapa?)
  2. Sabaraha harga ieu teh? (Artinya: Berapa harga ini?)
  3. Badé angkat ka mana énjing? (Artinya: Mau berangkat ke mana besok?)
  4. Dupi saderek tos kagungan putra? (Artinya: Apakah saudara sudah punya anak?)
  5. Iraha badé sumping deui? (Artinya: Kapan mau datang lagi?)
  6. Tiasa nyuhunkeun bantosan? (Artinya: Bisakah meminta bantuan?)
  7. Dupi Pa Lurah nuju nyondong? (Artinya: Apakah Pak Lurah sedang ada?)
  8. Di mana mésér ieu acuk? (Artinya: Di mana beli baju ini?)
  9. Kumaha pamendak salira? (Artinya: Bagaimana pendapat Anda?)
  10. Dupi ieu téh tuangeun naon? (Artinya: Apakah ini makanan apa?)

Halaman:

Advertisement