Advertisement
Source : Getty Images/JackF

Apa itu Fenomena Extended Adolescence? Yang Ramai di Media Sosial, Ini Arti dan Maknanya

Fenomena Extended Adolescence adalah sebuah fenomena masa remaja yang diperpanjang. Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini.

6 Januari 2026 Ikki Riskiana

Belakangan ini, konten kreator Azkiave ramai dikritik oleh netizen karena ia menyebut bahwa Gen Z terlalu dimanjakan oleh Extended Adolescence.

Menurutnya, fenomena tersebut membuat Gen Z terlena untuk menunda keputusan, terutama dalam hal menikah dan berbisnis di usia muda.

Lalu, apa sebenarnya arti Extended Adolescence itu? Yuk, simak penjelasan berikut! 🔎📖

Apa itu Fenomena Extended Adolescence?

Apa Itu FOMO dalam Bahasa Gaul? Ternyata Singkatan dari Kata Ini dan Contohnya

Extended Adolescence adalah sebuah fenomena masa remaja yang diperpanjang, biasanya hingga usia 20-an sampai 30-an. 

Nah, karena perpanjangan waktu itulah yang membuat seseorang menunda komitmen hidup, seperti pernikahan, bisnis, kebebasan finansial, pengembangan diri, hingga pengalaman hidupnya.

Dalam postingan di Instagramnya pada 29 Desember 2025 lalu, pandangan Azkiave tentang Extended Adolescence dikritik netizen walaupun ia juga mengaitkan dengan perspektif Islam yang menekankan tanggung jawab sejak dini. 

Kritik tersebut muncul karena pada dasarnya pengembangan diri tiap individu bersifat dinamis, kompleks, dan unik sehingga tidak bisa disamaratakan melalui standar sosial. 

Ciri-ciri Extended Adolescence
1. Menunda peran dan tanggung jawab dewasa.
2. Masa perpanjangan waktu dipakai untuk eksplorasi diri.
3. Ketergantungan finansial pada orang tua lebih lama.
4. Fungsi frontal cortex (pengambilan keputusan & regulasi emosi) masih berkembang sampai usia 20-an.

Penyebabnya:
1. Tekanan ekonomi dan biaya hidup tinggi.
2. Tuntutan pendidikan yang tinggi.
3. Pasar kerja yang tidak stabil (pekerjaan modern menuntut keterampilan kompleks dan fleksibilitas, sehingga eksplorasi karier lebih panjang).
4. Pergeseran norma sosial soal usia dewasa.

Lalu, Apakah Fenomena Extended Adolescence itu Hal Negatif?
Sebenarnya, Extended Adolescence itu bukan fenomena negatif, kok. Istilah ini hanya menggambarkan fase transisi menuju dewasa yang memberi ruang untuk mengenal diri dan menentukan arah hidup secara lebih matang.

Oleh karena itu, fenomena ini sebaiknya dipahami sebagai konteks sosial saja, ya dan jangan dijadikan label untuk menghakimi pilihan hidup orang lain.

Apa Itu Hectic dalam Bahasa Gaul? Beserta Contoh Kalimat Penggunaannya

Penutup

Itulah penjelasan tentang fenomena Extended Adolescence.

Referensi:


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Murah

Kost Jakarta Murah

Kost Bandung Murah

Kost Denpasar Bali Murah

Kost Surabaya Murah

Kost Semarang Murah

Kost Malang Murah

Kost Solo Murah

Kost Bekasi Murah

Kost Medan Murah

Advertisement