Cara Merayakan Hari Raya Idul Adha di Masa New Normal 2021

Posted in: Ibadah

Cara Merayakan Hari Raya Idul Adha di Masa New Normal 2021 – Perayaan Hari Raya Idul Adha tahun 2021 akan dilaksanakan. Tapi, kemungkinan perayaan Idul Adha tahun ini akan berbeda dengan tahun sebelumnya. Salah satu alasannya adalah karena Pandemi Covid-19 yang mengharuskan masyarakat menerapkan physical distancing.

Cara Merayakan Idul Adha Saat New Normal 2021

pixabay.com

Di beberapa tempat di Indonesia masih diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Jumlah penderita Covid-19 yang masih bertambah memang menjadi penyebab PSBB belum diakhiri. Namun, di wilayah lain di Indonesia juga sudah diterapkan new normal. Dengan adanya new normal, masyarakat sudah bisa beraktivitas seperti sebelum Pandemi, tetapi dengan menerapkan protokol kesehatan. Lalu, bagaimana cara merayakan Idul Adha saat masa new normal tahun 2021?

Perayaan hari besar Islam sebelumnya, yaitu Idul Fitri mengalami banyak penyesuaian. Ibadah-ibadah harian yang dilakukan di tempat umum, seperti shalat berjamaah pun juga tidak sama seperti sebelum adanya pandemi. Pandemi Covid-19 yang masih memakan korban hingga saat ini pun perlu disikapi dengan tepat. Ketika Idul Adha 2021 tiba, ada aturan hingga protokol kesehatan yang wajib dipatuhi agar pandemi tidak semakin luas.

1. Tidak Berkerumun dan Menjaga Jarak

pixabay.com

Momen Idul Fitri yang tidak bisa dirayakan bersama keluarga seharusnya tidak menjadi alasan untuk merayakan Idul Adha secara bebas. Meskipun sudah terhitung new normal, saat Idul Adha nanti protokol kesehatan harus tetap diterapkan, seperti menjaga jarak minimal 1 meter.

Hindari kerumunan orang-orang sekalipun mereka terlihat sehat karena tidak ada yang tahu apakah seseorang bebas virus atau tidak. Jika kamu tetap waspada dan menjaga interaksi sekalipun dengan orang dekat, maka penularan Covid-19 bisa dicegah.

2. Tidak Bersalaman

pixabay.com

Penularan Covid-19 melalui droplets bisa lebih mudah menyebar jika tersentuh tangan. Sebab, tangan adalah organ tubuh utama yang digunakan untuk melakukan hampir semua hal. Apabila ada orang yang mengajak bersalaman saat Idul Adha, sekalipun yang mengajak adalah orang tua, tolaklah dengan baik.

Kamu tidak perlu khawatir mereka tersinggung asalkan sudah memberi kode bahwa kamu tidak ingin bersalaman. Jika sudah terlanjur mengulurkan tangan, kamu bisa mengatakan permohonan maaf sekaligus alasanmu tidak ingin berjabat tangan. Alasan yang bisa diterima biasanya adalah karena masih ada Pandemi Covid-19 dan tidak tahu apakah dirimu juga membawa virus tersebut. Jika yang kamu hadapi adalah teman sebaya, kamu bisa menyampaikan tanpa perlu sungkan.

3. Tetap Menggunakan Masker

pixabay.com

Agar droplets yang berpotensi menularkan Covid-19 tidak mengenai diri sendiri, senantiasa gunakan masker kemanapun kamu pergi. Gunakan masker yang tebal, tetapi tidak menggangumu beraktivitas. Masker yang dijual di pasaran saat ini sudah sangat berkembang. Tidak hanya masker medis dengan warna putih, hijau, atau biru saja yang bisa dipakai, tetapi juga masker motif.

Masker trendy untuk mencegah penularan Covid-19 pun bisa kamu sesuaikan bahannya dengan kebutuhan. Terdapat masker bahan kain, masker scuba, dan masker lainnya. Pastikan kamu nyaman ketika memakai masker dan tentunya tetap tampil trendy.

4. Mematuhi Aturan Pelaksanaan Shalat Idul Adha

pixabay.com

Aturan shalat Idul Adha di tempat terbuka, seperti lapangan atau shalat Idul Adha di masjid memang belum ditetapkan. Tapi, berdasarkan gambaran pelaksanaan shalat Idul Fitri saat pandemi, aturan akan keluar beberapa hari sebelumnya. Masyarakat akan diminta menunggu keputusan pemerintah daerah setempat melihat kondisi status wilayahnya.

Apabila di wilayah tersebut masuk zona hijau, shalat dapat diadakan dengan tetap memperhatikan protokl kesehatan. Tapi, jika kawasan termasuk zona merah, penyelenggaraan shalat disarankan di rumah bersama keluarga atau dilakukan sendiri. Aturan tersebut juga sangat mungkin ditemukan menjelang Idul Adha. Jadi, tetaplah update dengan informasi, apalagi menjelang pelaksanaan Idul Adha.

5. Mematuhi Protokol untuk Berkurban Idul Adha

pixabay.com

Pemotongan hewan kurban saat new normal pastinya berbeda dengan pemotongan kurban di hari biasa. Jika saat suasana normal masyarakat bisa melihat proses penyembelihan kurban hingga mengumpulkan massa, aturan berbeda saat new normal bisa terjadi. Yang terpenting, selalu gunakan masker dan jaga jarak antara satu orang dengan orang lainnya.

Senantiasa bawa hand sanitizer jika menyentuh fasilitas umum. Apabila ada tempat cuci tangan, lakukan cuci tangan sesuai standar WHO agar penularan Covid-19 bisa diantisipasi. Kamu juga tetap bisa berada di rumah apabila tidak ada keperluan mendesak di luar.

6. Tidak Mengadakan Kumpul-Kumpul

pixabay.com

Setelah Shalat Idul Adha ditunaikan, kebiasaan kumpul-kumpul merupakan hal yang dianggap wajar. Padahal, di masa new normal ini kita harus tetap menjaga jarak dan tidak bertemu secara fisik apabila tidak mendesak. Cobalah untuk mengganti acara bakar sate atau masak bersama menjadi acara lainnya. Jalan-jalan ke mall pun sebaiknya dihindari apabila tidak ada perlu.

7. Membagi Daging Kurban dengan Protokol Kesehatan

pixabay.com

Pembagian daging kurban setelah acara penyembelihan tetap harus dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan. Hindari menyentuh orang lain secara langsung. Selain itu, beri jarak untuk pengambilan daging kurban di lokasi penyembelihan. Pihak yang menyerahkan dan menerima daging kurban sebisa mungkin perlu menerapkan prinsip physical distancing.

Masalah yang sering dihadapi saat pembagian daging kurban adalah antre yang membludak. Jika memungkinkan, pembagian daging bisa menggunakan nomor antrian dan kloter agar tidak menumpuk di lokasi.

8. Silaturahmi Online

pixabay.com

Jagalah silaturahmi dengan keluarga dan kerabat pada suasana Idul Adha. Sekalipun sedang new normal, silaturahmi melalui media online tetap bisa dilakukan. Manfaatkan sosial media seperti dengan video call agar silaturahmi lebih terasa. Kamu juga bisa membuat grup khusus untuk silarurahmi online agar semua keluarga bisa berkumpul.

Silaturahmi secara online akan semakin seru apabila kamu dan teman-teman juga melakukan aktivitas yang sama. Misalnya setelah memasak daging kurban, kamu dan teman-temanmu makan bersama meskipun hanya melalui video call. Sambil makan, kalian bisa saling bercerita pengalaman selama di rumah atau bercerita hal lain yang lebih seru.

9. Menggunakan Kendaraan Pribadi

pixabay.com

Ketika kamu akan bepergian ke luar rumah, baik untuk melepas penat atau membeli keperluan Idul Adha, gunakan kendaraan pribadi. Jika tidak benar-benar mendesak, kamu bahkan bisa memanfaatkan aplikasi jual beli online yang menyediakan fitur delivery. Kalaupun harus menggunakan transportasi umum ketika keluar rumah, terapkan prinsip physical distancing. Terakhir, jangan memaksakan diri keluar apabila kamu tidak enak badan, misalnya flu atau demam.

Informasi cara merayakan Hari Raya Idul Adha di masa new normal 2021 bisa menjadi referensi penting sebelum Idul Adha tiba. Ingatkan keluarga, kerabat, serta teman-teman untuk mematuhi protokol yang berlaku. Saling menjaga satu sama lain dengan mengingatkan bisa menghindarkan orang-orang tersayang dari Covid-19. Selamat merayakan Hari Raya Idul Adha 2021, ya!


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah