Mengenal Apa Itu Tes Kesamaptaan Sekolah Kedinasan

Mengenal Apa Itu Tes Kesamaptaan Sekolah Kedinasan – Bagi seorang taruna/taruni yang menjadi bagian dari Sekolah Kedinasan, nantinya akan melewati berbagai ujian untuk menguji kemampuan mereka. Tidak hanya dalam hal akademik dan ilmu pengetahuan saja, tetapi juga dalam ketahanan tubuh yang dimiliki. Tes ini lebih dikenal dengan nama Tes Kesamaptaan yang biasanya dilakukan di bagian paling akhir dalam keseluruhan tahapan seleksi yang dilakukan. Ketahui apa saja yang termasuk dari tes ini dan tips apa saja yang ada agar dapat melewatinya dengan lancar.

Mengetahui Arti dari Tes Kesamaptaan dalam Proses Seleksi untuk Sekolah Kedinasan

riau.kemenkumham.go.id

Jika dilihat dari istilah yang digunakan, samapta sendiri berarti berada dalam keadaan yang siap atau memiliki persiapan dalam hal fisik tubuh. Artinya, tes kesamaptaan merupakan rangkaian yang dilakukan dalam melakukan tes untuk melihat kemampuan fisik dari seorang calon taruna/taruni baru. Tes ini digunakan untuk melihat kemampuan secara fisik yang dimiliki oleh para calon ini dalam berkegiatan yang dilakukan secara efisien sehingga energi terbagi habis dengan efektif. Jika seseorang memiliki kemampuan ini, maka kelelahan fisik yang dimilikinya tidak akan menjadi terlalu berat saat awal melakukan kegiatan.

Tes ini terdiri dari serangkaian kegiatan fisik yang biasa dilakukan dalam berolahraga, misalnya seperti berlari dan juga melakukan push up maupun sit up. Mungkin masih banyak yang bingung akan apa sebenarnya tujuan dari tes ini mengingat akan memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Hal ini dikarenakan beberapa dari Sekolah Kedinasan memang membutuhkan taruna/taruni dengan kondisi fisik tubuh yang baik agar dapat mendukung kinerjanya secara maksimal. Oleh karena itu, tes ini diadakan untuk memastikan terkait dengan aspek yang dimiliki calon taruna/taruni dalam hal fisik mereka.

Tes Kesamaptaan sendiri biasanya menjadi tahapan paling akhir dari serangkaian tes yang dilakukan untuk menyaring peserta. Jika peserta dapat mencapai tahap tes ini, banyak yang mengatakan bahwa kemungkinan besar mereka akan lulus dan diterima menjadi taruna/taruni baru. Namun, hal ini bukan menjadi patokan karena masih terdapat kemungkinan bahwa peserta gugur karena tidak dapat melewatinya. Maka dari itu, penting untuk mempersiapkan kondisi tubuh dengan maksimal agar dapat lulus tes ini dengan baik. 

Sama seperti tes lainnya, pelaksanaan tes kesamaptaan sendiri juga sulit untuk dilalui, apalagi bagi peserta yang jarang berolahraga. Tes ini juga memiliki standar kelulusannya sendiri yang harus dapat dilewati oleh para pesertanya. Oleh karenanya, mempersiapkan diri sedini mungkin menjadi hal yang penting untuk dilakukan.

Apa Saja yang Diuji Melalui Tes Kesamaptaan

Supaya kamu dapat mempersiapkan diri dengan baik, ketahui apa saja yang diujikan dalam Tes Kesamaptaan. Terdapat beberapa tes fisik yang perlu untuk dilakukan, biasanya tes tersebut berupa:

  1. Lari dalam jarak tertentu dengan waktu yang diberikan untuk dapat menempuhnya. Biasanya untuk peserta laki-laki akan diberikan waktu selama 12 menit untuk jarak tempuh sepanjang 1200 meter. Sementara untuk perempuan melakukan jarak tempuh yang sama yaitu 1200 meter dengan waktu yang diberikan selama 14 menit.
  2. Push up yang diperuntukkan agar melihat kemampuan lengan yang dimiliki oleh para calon taruna/taruni baru. Peserta laki-laki biasanya akan melakukan push up sebanyak 35 hingga 40 kali dalam waktu satu menit. Sementara dengan waktu yang sama, perempuan perlu melakukan sebanyak 30 hingga 35 kali.
  3. Sit up yang diperuntukkan untuk melihat kekuatan serta fleksibilitas yang dimiliki oleh calon taruna/taruni baru. Dalam waktu satu menit, peserta laki-laki diberikan ketentuan untuk melakukannya sebanyak 35 hingga 40 kali. Sedangkan untuk perempuan sebanyak 30 kali dengan rentang waktu yang sama.
  4. Shuttle run atau juga dikenal dengan nama angka 8 (delapan). Pada tes ini akan dilakukan lari dalam jarak pendek untuk melingkari sebuah lintasan yang mirip bentuknya dengan angka 8. Penilaian dalam lari sprint ini ditentukan berdasarkan kecepatan yang dimiliki. Semakin cepat maka nilai yang didapatkan juga akan semakin tinggi.
  5. Pull up yang digunakan untuk melihat kemampuan kekuatan dalam otot lengan calon taruna/taruni baru. Pelaksanaannya sendiri yaitu dilakukan dengan menggunakan satu tiang. Kemudian, badan bergantung menggunakan lengan dan ditarik ke arah atas. Pull up ini biasanya dilakukan sebanyak 10 kali dalam kurun waktu satu menit.

Teknis Pelaksanaan Tes Kesamaptaan Sekolah Kedinasan

Dalam pelaksanaannya sendiri biasanya tiap Sekolah Kedinasan memiliki tata cara dan juga sistemnya masing-masing. Namun, secara umum dalam satu hari terdapat banyak peserta yang mengikuti tes kesamaptaan ini dalam kurun waktu yang sama. Maka dari itu, biasanya akan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mengikuti rangkaian tes yang ada. Terdapat total lima tes fisik yang perlu untuk dilewati oleh para peserta.

Pelaksanaan Tes Kesamaptaan dibagi menjadi dua sesi, yaitu A dan B. Pada sesi A dilakukan tes lari yang diberikan waktu selama 12 menit untuk mengelilingi lapangan dengan jarak sepanjang 400 meter. Maksimal nilai dalam lari untuk laki-laki yaitu sebanyak 8 putaran dan perempuan sebanyak 7 putaran.

Pada sesi B digunakan untuk tes chinning bagi perempuan sebanyak 72 kali dan pull up untuk laki-laki sebanyak 17 kali. Kemudian dilakukan sit up dengan waktu selama 1 menit untuk dilakukan sebanyak 40 kali bagi perempuan dan 50 kali bagi laki-laki. Setelah itu dilanjutkan dengan push up dalam waktu yang sama dengan laki-laki sebanyak 42 kali dan perempuan sebanyak 37 kali. Tahap terakhir yaitu melakukan shuttle run dengan waktu ideal untuk perempuan 17 detik dan laki-laki 16 detik.

Tips untuk Menghadapi Tes Kesamaptaan dengan Lancar

Salah satu hal yang penting untuk dilakukan yaitu mempersiapkan diri dengan baik agar dapat lulus tes kesamaptaan ini. Kali ini Mamikos akan memberikan tips apa saja yang perlu kamu persiapkan agar dapat menghadapi tes satu ini dengan maksimal.

1. Membiasakan Diri untuk Berolahraga Secara Teratur

Tes Kesamaptaan dapat menjadi sebuah kegiatan yang cukup menyeramkan, apalagi untuk kamu yang jarang berolahraga. Membangun kebiasaan yang baik ini dapat melatih tubuh untuk beradaptasi dengan aktivitas fisik yang dilakukan. Berolahraga secara teratur dapat membantu tubuh kamu untuk lebih siap dalam menghadapi berbagai macam tes kesamaptaan yang ada. Jika tiba-tiba tes dilakukan tanpa ada persiapan, maka tubuh akan lebih mudah cepat lelah dan pergerakan menjadi tidak efektif.

Mulai lakukan olahraga kecil dalam jangka waktu tertentu untuk memberikan tubuh adaptasi secara perlahan. Tidak harus langsung berlari dalam jarak yang jauh, namun bisa melatih dahulu dengan mengambil jarak dekat. Perlahan tapi pasti, tambahkan jarak ini setiap kali melakukan olahraga lari. Cara ini dapat membantu untuk meningkatkan kemampuan dalam berlari dengan stabil.

2. Melakukan Latihan Fisik Sedini Mungkin

Dalam Tes Kesamaptaan, terdapat berbagai tes fisik lainnya seperti push up, sit up, pull up, chinning, dan juga shuttle run. Jika kamu sebelumnya tidak biasa dengan latihan ini, maka tubuh akan lebih sulit untuk melakukannya dengan baik. Lakukan dengan memulainya pada angka yang kecil, misalnya melakukan push up sebanyak 10 kali. Kemudian, tambahkan angka ini secara perlahan sehingga tubuh dapat beradaptasi dengan baik.

Akan lebih baik lagi jika kamu mulai untuk melakukan latihan fisik ini dengan waktu sedini mungkin. Hasil yang didapatkan juga akan lebih maksimal sehingga membantu untuk mempermudah melewati nilai maksimal yang ditargetkan.

3. Perbanyak Latihan dengan Pasang Target Tertentu

Melatih ketahanan fisik tanpa memasang target terkadang menurunkan kedisiplinan yang dimiliki. Padahal, hal ini cukup penting agar menjaga motivasi dan juga latihan yang sedang dijalani. Tentukan target apa yang ingin dicapai dari latihan fisik untuk tes satu ini seperti dapat melakukan sit up sebanyak 30 kali dalam satu menit. Menentukan target ini juga dapat melatih tubuh dan membuat kamu tahu seberapa jauh ketahanan fisik yang dimiliki.

Tes Kesamaptaan bukanlah sebuah bagian yang seharusnya ditakuti karena hal ini dapat dilakukan persiapan dengan sebaik mungkin. Banyak cara yang dapat dilakukan agar dapat melewatinya dengan baik, seperti yang sudah dijelaskan di atas. Bagi kamu yang akan menjalani tes ini, tetap jaga semangat dan juga kondisi kesehatan tubuh. Semoga hasil terbaik akan kamu dapatkan dan lulus untuk menjadi taruna/taruni baru.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idaman mu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta