4 Perbedaan Marketing dan Sales Beserta Contoh Tugasnya

Posted in: Tips Kerja Worker
Tagged: Marketing Sales

4 Perbedaan Marketing dan Sales Beserta Contoh Tugasnya — Apabila kamu penasaran dengan apa perbedaaan marketing dan sales, maka Mamikos bisa katakan artikel ini sangat cocok untuk kamu baca sampai akhir. Sebab di sini, Mamikos akan memberikan kamu beberapa informasi menarik seputar apa perbedaan marketing dan sales beserta contoh tugas yang mudah untuk kamu pahami.

Sebab rupanya masih banyak juga yang masih belum memahami betul apa perbedaan marketing dan sales tersebut. Padahal kedua istilah tersebut mempunyai dua makna berbeda dan tidaklah sama. Jadi, buat kamu yang penasaran dengan perbedaan marketing dan sales beserta contoh tugasnya, maka perlu membaca artikel ini sampai akhir.

Mengenal Perbedaan Marketing dan Sales serta Contoh Tugasnya

unsplash.com/Firmbee.com

Seperti yang sudah Mamikos ungkapkan di atas bahwa pada kesempatan ini Mamikos akan memberikan kamu sebuah info menarik mengenai perbedaan marketing dan sales beserta contoh tugasnya. Jadi, apabila kamu sudah tidak sabar untuk segera mengetahui perbedaan marketing dan sales beserta contoh tugasnya tersebut, maka kamu bisa menyimak penjelasan saksama dari Mamikos berikut ini.

Memahami Istilah Marketing dan Sales secara Mendalam

Masih banyak rupanya yang menganggap bahwa marketing dan sales adalah dua hal yang sama. Padahal hal tersebut tidaklah tepat. Sebab keduanya merupakan istilah yang mengandung makna berbeda. Meskipun keduanya merupakan masing-masing istilah yang memiliki makna sendiri-sendiri, tapi tak dapat dipungkiri bahwa marketing dan sales adalah dua istilah tersebut saling berhubungan satu sama lain.

Marketing memiliki peranan sebagai wadah pemikiran untuk mendesain pengembangan suatu produk hingga strategi pemasarannya. Sementara sales merupakan sebuah tim atau individu yang menjual atau menjadi pelaksana (penjual) sebuah strategi dari promosi demi mendongkrak angka penjualan suatu produk.

Sebuah perusahaan tidak akan mampu memenangkan sebuah persaingan pasar apabila hanya mengharapkan dari sebuah strategi pemasaran tanpa adanya pergerakan yang biasanya dilakukan oleh sales. Begitu pun juga dengan fakta bahwa sales akan mengalami suatu kendala apabila marketing tidak menyiapkan sebuah strategi cemerlang yang siap mendukung langkah atau pergerakannya. Makanya kenapa tadi Mamikos sebut bahwa marketing dan sales harus berkolaborasi satu sama lain agar menjadi sebuah harmoni dalam sebuah alur bisnis dalam sebuah tubuh perusahaan.

Marketing dan Sales Bukan Materi Baru dalam Bisnis

unsplash.com/Edho Pratama

Untuk kamu yang sudah berkecimpung dalam dunia bisnis atau perniagaan, istilah marketing dan sales bukan hal yang asing. Sebab sehari-harinya kamu akan menyiapkan sebuah marketing bagaimana cara memasarkan sebuah produk dan mengerahkan nilai produk tersebut pada konsumen melalui sales atau penjualan. Hanya saja seperti yang Mamikos ungkap di atas bahwa masih banyak yang kurang memahami bahwa keduanya mengandung makna yang berbeda, meskipun berkaitan erat.

Apabila menelusurinya secara menyeluruh berdasarkan cara serta aktivitasnya, marketing dan sales sama sekali tidak sama. Meskipun tujuan dan goals dari keduanya yakni untuk mengenalkan sebuah produk dan menjualnya pada konsumen demi mendapatkan pemasukan.

Mengetahui Apa Itu Marketing

Mari kenali lebih menyeluruh mengenai marketing itu sendiri. Marketing adalah sebuah rangkaian aktivitas atau kegiatan tertentu yang memiliki tujuan untuk mengembangkan sebuah bisnis atau perniagaan agar dapat menjadi pemenuhan kebutuhan dari target pasar tersebut. Untuk memajukan dan mengembangkan sebuah bisnis juga perlu sebuah ilmu marketing yang matang dan jelas. Sebab jika bisnis atau perniagaan tersebut dapat berlangsung, maka keuntungan atau pendapatan pun akan terus mengalir pada tubuh atau badan perusahaan itu sendiri.

Dalam sebuah ilmu marketing ada beberapa istilah yang sering dipakai sebagai strategi pemasaran. Istilah tersebut dikenal juga dengan 7P yang jika dijabarkan adalah sebagai berikut:

  1. Product (produk/barang yang dijual)
  2. Price (harga atau nilai)
  3. Place (tempat)
  4. Promotion (promosi)
  5. Process (proses)
  6. People (orang yang terlibat)
  7. Physical Evidence (bukti fisik)

Seorang pemasar harus jeli dan matang dalam melakukan sebuah riset atau menganalisa data yang ia miliki dari konsumen. Sebab pengelolaan data-data tersebut nantinya dapat digunakan sebagai acuan atau informasi yang perusahaan butuhkan untuk membuat suatu produk atau mengembangkan bisnis tersebut.

Jadi mulai dari produk apa yang hendak dijual, berapa harganya, di taman tempat menjual produk tersebut, bagaimana proses produk tersebut dibuat hingga sampai ke tangan konsumen, siapa saja orang-orang yang terlibat di dalamnya hingga bentuk produk tersebut saat sudah jadi.

Mengetahui Apa Itu Sales

Setelah marketing, mari kita pahami juga apa yang dimaksud dengan sales. Sales adalah sebuah aktivitas yang memiliki beberapa teknik nyata atau praktik secara langsung bagaimana menjual sebuah produk. Tujuannya tentu saja tetap sama dengan marketing yakni demi peningkatan penjualan atau mendongkrak pendapatan perusahaan.

Sales akan sibuk bekerja saat produk telah siap untuk dipasarkan. Sebab saat itulah mereka akan fokus pada kegiatan promosi dan tak memedulikan lagi faktor dari strategi marketing lainnya. Karena fokus mereka hanya untuk menyampaikan emosi dalam produk dan membuat produk tersebut laku terjual.

Kegiatan promosi yang dilakukan para sales saat mempromosikan suatu barang bukan hanya untuk menjaga citra sebuah produk tertentu, namun lebih pada agar target pasar menjadi tertarik untuk membeli produk yang dijual.

Makanya tak heran jika sales akan memiliki kecenderungan untuk menyampaikan value sebuah produk, memberikan benefit lain pada pembeli agar semakin tertarik seperti voucher atau potongan harga hingga memberikan keunggulan lain yang dibutuhkan konsumen. Tidak jarang banyak juga yang menganggap sales hanya mempunyai tugas dan beban kerja berupa target penjualan saja, dan bukan citra produk atau kepuasan target pasar.

Ketahui Perbedaan Sales dan Marketing dan Contoh Tugasnya di Sini

unsplash.com/LinkedIn Sales Solution

Apabila kamu semakin tertarik dan ingin membongkar lebih jauh mengenai perbedaan marketing dan sales beserta contoh tugasnya, maka di sini lah kamu akan mendapatkan beberapa penjelasannya dengan lengkap.

Ada beberapa aspek yang perlu kamu kenali lebih dalam dari ilmu marketing dan sales tersebut. Apa saja yang menjadi perbedaan marketing dan sales serta contoh tugasnya? Kamu dapat menyimaknya dengan saksama di bawah ini.

1. Target dan Tujuan

Perbedaan marketing dan sales beserta contoh tugasnya yang pertama adalah target dan goals dari keduanya yang tentu saja memiliki strong powernya masing-masing. Mamikos akan coba menjelaskan dengan lebih sederhana mengenai perbedaan yang terlihat seperti sebuah persamaan antara marketing dan sales ini. Tujuan akhir dari keduanya memang demi meningkatkan sebuah penjualan atau pemasukan bagi suatu perusahaan secara optimal. Akan tetapi target dari keduanya jelas berbeda.

Dalam sebuah marketing, target utama yang perlu dicapai adalah bagaimana tingkat keberhasilan dari sebuah promosi suatu produk atau layanan dari perusahaan tersebut. Tujuan utama sebuah marketing tak lain adalah untuk melebarkan jangkauan bisnis ke lebih banyak pelanggan atau target pasar. Marketing juga perlu mempertimbangkan hampir semua faktor yang dapat memengaruhi jangkauan bisnis tersebut untuk menyiapkan strategi terusan.

Semenatara goals dari sales hanya satu yakni mengarahkan konsumen atau target pasar untuk membeli produk yang dijual. Sederhananya marketing adalah sebuah strategi bisnis untuk jangka panjang, sementara sales adalah strategi untuk jangka pendek. Sebab setiap hari, setiap minggu, bulan, dan tahun, sales mempunyai kewajiban untuk melampirkan data yang nantinya akan diteliti oleh tim marketing untuk menyiapkan strategi berikutnya.

2. Proses Perencanaan

Perbedaan marketing dan sales selanjutnya beserta contoh tugasnya adalah proses dan perencanaan. Di atas kamu sudah membaca penjelasan sederhana dari target serta tujuan marketing maupun sales tersebut. Maka rencana dasar hingga proses eksekusi dari keduanya pun pasti memiliki perbedaan juga. Meskipun tentu saja rencana utama dari kedua hal tersebut untuk meningkatkan keuntungan serta membuat perusahaan berkembang.

Marketing akan fokus berbicara mengenai produk, baik berapa harganya, di mana produk akan dipasarkan dan siapa target market dari produk tersebut. Sedangkan para sales akan membuat tujuan yang jelas serta memberikan gambaran nyata bagaimana untuk mengeksekusi produk tersebut dibeli dan sampai pada target market yang dituju.

Sales juga biasanya akan langsung pada praktik bagaimana cara menjual, bagaimana membagi tim untuk terjun ke lapangan dan menjangkau target pasar serta berapa banyak target penjualan yang harus mereka capai. Sebelum terjun menjual, sales juga akan menganalisa dengan saksama agar dapat memenuhi target tersebut.

3. Sumber daya dan media

Sebelum masuk pada pembahasan mengenai alat yang biasanya digunakan untuk melancarkan tugas mereka, baik dari marketing atau sales, mari terlebih dahulu mengenai apa saja mengenai media utama yang akan menjadi senjata utama dari marketing dan sales tersebut.

Media yang biasanya menjadi bahan riset dan analisa baik dari marketing atau sales adalah sosial media. Sosial media bukanlah hal yang baru dan asing untuk kita. Di sana berbagai hal dapat kita temukan, dari kata kunci yang tak pasti sampai yang terstruktur sekalipun. Biasanya orang marketing akan menggunakan sosial media untuk menarik perhatian para target pasar. Sementara sales akan menggunakan sosial media untuk menyusun strategi dan memproses penjualan.

Mari langsung ketahui apa saja ‘persenjataan’ yang biasa dipakai oleh marketing dan sales sebagai sumber daya mereka dalam melakukan pekerjaan mereka berikut ini.

Alat untuk sales:

  • Alat untuk membuat jadwal dengan rinci.
  • Alat untuk menyiapkan faktur/invois.
  • Alat untuk mengelola pesan digital/email.
  • Alat untuk mengarsipkan dokumen.
  • Alat untuk mengelola pesanan target pasar.

Alat untuk marketing:

  • Menganalisa SEO atau Search Engine Optimization (Optimasi Mesin Pencari).
  • Alat untuk membuat konten produk.
  • Alat untuk membuat CRO (Conversion Rate Optimization).
  • Alat untuk mengelola proyek.
  • Alat untuk menyiapkan laporan data.

4. Taktik dan Eksekusi

Marketing akan berpusat pada strategi, di mana strategi tersebut juga akan sangat bergantung pada kampanye yang akan mereka buat dan siapa target pasar. Strategi utama marketing adalah dengan menyiapkan internet marketing, blog marketing, sosial media, SEO dan beberapa penunjang lainnya. Marketing akan menggunakan beberapa alat tersebut untuk menarik target pasar agar lebih mengenal produk dari perusahaan mereka.

Sedangkan sales akan memiliki strategi yang lebih berpusat pada apa jenis industrinya, dan metode apa yang akan dipakai untuk meningkatkan penjualan, jenis produk, pasar dan lain sebagainya.

Mudah-mudahan saja penjelasan mendalam mengenai perbedaan marketing dan sales beserta contoh tugasnya di atas dapat memberikan kamu sebuah pencerahan yang dapat bermanfaat di masa mendatang. Bagikan pada teman-teman atau sahabat kamu di media sosial agar mereka juga ikut mengetahui apa saja perbedaan marketing dan sales beserta contoh tugasnya tersebut dari artikel Mamikos kali ini.

Jika kamu kesulitan mendapatkan info hunian kos terbaru dan berkualitas dan bingung harus cari di mana, maka sepertinya kamu perlu mengunjungi situs atau mengunduh aplikasi Mamikos sekarang juga. Sebab di sana ada beragam info hunian menarik yang dapat kamu temui dengan satu kali klik. Unduh aplikasinya sekarang atau akses situs Mamikos untuk info lebih lanjut.


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah