Amalan 10 Hari Terakhir Ramadhan dan Keutamaan-nya

Amalan 10 Hari Terakhir Ramadhan dan Keutamaan-nya – Bulan Ramadhan menjadi salah satu momen teristimewa bagi para umat muslim yang menjalankan puasa karena berbagai kemudahan yang diberikan kepada para umat-Nya. Dalam sepanjang bulan Ramadhan, banyak amalan yang menjadi berkah dan pahala bagi umat muslim yang menjalankannya dengan ikhlas dan sungguh-sungguh. Namun, pada 10 malam terakhir bulan ini lah di mana letak waktu yang paling banyak ditunggu oleh muslim karena berbagai keutamaan yang dimiliki. Pada 10 hari terakhir ini, umat muslim memiliki lebih banyak kesempatan untuk membebaskan dirinya dari berbagai dosa dan siksaan yang menunggu di api neraka nanti.

Keutamaan 10 Hari Terakhir di Bulan Ramadhan

pexels.com

Dalam menjalankan bulan Ramadhan dengan sepenuh hati, terdapat 10 malam terakhir yang keutamaannya tidak boleh dilewatkan bagi umat muslim yang menjalankannya. Ada banyak kemuliaan pada malam-malam spesial ini yang membuatnya lebih baik jika dibandingkan dengan malam-malam lainnya. Umat muslim dapat semakin merapatkan diri dalam menjalankan segala bentuk amalan yang dapat membawa keberkahan bagi dirinya. Hal ini karena keutamaan yang ada di dalam malam-malam terakhir ini lebih istimewa yang dapat membuat diri menjadi lebih bersemangat dalam menjalani ibadah.

1. Turunnya Malam Lailatul Qadar

Salah satu malam istimewa yang paling banyak ditunggu oleh para muslim yaitu datangnya malam Lailatul Qadar. Datangnya ada pada salah satu dari 10 malam terakhir di bulan Ramadhan. Malam ini biasanya akan datang pada hari-hari ganjil tertentu yang dianggap lebih baik dibandingkan 1000 bulan.

Pada malam ini, malaikat akan menurunkan segala kerahmatan kepada orang yang bersungguh-sungguh dalam melaksanakan ibadahnya. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk semakin memperbanyak ibadah dan amalan baik lainnya. Melakukan ibadah dengan niat sungguh-sungguh dapat menghapuskan dosa dan semakin dijauhkan dari panasnya api neraka.

Tidak ada yang tahu pastinya kapan akan jatuh malam Lailatul Qadar sehingga perlu untuk lebih teliti dalam melihat tanda-tandanya. Malam ini biasanya ditandai dengan adanya langit yang lebih cerah dan bersih dibandingkan hari-hari biasa yang tidak berawan. Selain itu, udara yang dirasakan saat malam hari juga tidak terlalu dingin maupun panas dan tidak terlihat adanya bintang di langit. Pada siang hari juga sinar matahari yang dirasakan juga tidak terlalu panas.

2. Doa yang Dipanjatkan Lebih Banyak Didengar

Pada 10 malam terakhir di bulan Ramadhan biasanya lebih dianjurkan untuk memperbanyak memanjatkan doa-doa dengan khusyuk dan sungguh-sungguh ketika melaksanakan ibadah. Hal ini dikarenakan doa ini akan lebih banyak didengarkan pada malam-malam ini. Selain itu, umat muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak membaca istighfar karena akan semakin membukakan pintu pengampunan kepada Allah SWT. Hal ini dapat menjadi momen untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

3. Pahala Ibadah Berlipat Ganda

Bagi muslim yang mau dan dengan sungguh-sungguh melaksanakan berbagai amalan di 10 hari terakhir bulan Ramadhan akan dengan mudah untuk mendapatkan pahala. Apalagi jika berusaha membangunkan dan mengajak anggota keluarga lain untuk mengamalkan ibadah bersama. Pahala yang didapatkan juga akan semakin berlipat ganda dan membukakan banyak pintu rahmat bagi dirinya. Diri juga akan semakin dekat dengan Sang Pencipta.

Amalan untuk Dilakukan Saat 10 Hari Terakhir di Bulan Ramadhan

Dalam 10 hari terakhir di bulan Ramadhan yang semakin dekat dengan Idul Fitri, persiapan untuk menyambut hari raya yang suci ini menjadi semakin sibuk pula. Oleh karenanya, seringkali dalam masyarakat juga akan semakin mudah untuk mengendorkan diri dalam menjalani ibadah di bulan Ramadhan ini. Padahal, banyak amalan pada hari-hari terakhir bulan yang penuh keberkahan ini yang dapat dilakukan dan membawa banyak manfaat bagi diri sendiri. Apalagi jika amalan tersebut dilakukan dengan sungguh-sungguh, maka keistimewaan bulan Ramadhan juga akan semakin mudah untuk diraih.

1. Membaca Al-Qur’an

Memperbanyak intensitas waktu untuk membaca kitab suci Al-Qur’an dapat menjadi amalan yang semakin banyak dilakukan saat malam-malam terakhir bulan Ramadhan. Memperbanyak bacaan Al-Qur’an sendiri merupakan ibadah utama yang sebaiknya banyak diamalkan selama menjalankan ibadah puasa dan dilakukan baik di masjid maupun di rumah. Akan lebih baik lagi jika kegiatan membaca Al-Qur’an ini dilakukan secara tilawah dan mengkhatamkannya pada akhir bulan Ramadhan. Hal ini dapat menjadi momen yang baik untuk mengamalkannya, apalagi bagi yang dalam kehidupan sehari-hari terlalu sibuk untuk berkutat dengan pekerjaan yang dijalani.

2. Menjalankan Sholat Tahajud

Pada 10 malam terakhir di bulan Ramadhan, akan lebih baik jika semakin memperbanyak amalan dengan cara melaksanakan shalat malam atau tahajud dengan penuh kesungguhan. Dalam menjalankan shalat malam ini juga dapat diperbanyak untuk melakukan dzikir agar semakin mendekatkan diri dengan Allah SWT. Setelah selesai melakukan shalat malam, dapat ditutup dengan melaksanakan shalat witir jika belum dilakukan setelah selesai shalat tarawih. Jika sudah melakukannya saat selesai shalat tarawih, maka tidak perlu dilakukan lagi karena hanya cukup dikerjakan satu kali saja dalam kurun waktu satu malam.

3. I’tikaf

Amalan ini dilakukan dengan cara memperbanyak waktu untuk berdiam diri di masjid yang dilakukan sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Selama menjalankan i’tikaf, seorang umat muslim dapat melakukan shalat sunnah dan memperbanyak bacaan seperti membaca Al-Qur’an, shalawat, istighfar, dan lain-lain. Hal ini dilakukan agar semakin dekat dengan Allah SWT dan memohon ampunan atas segala dosa yang telah diperbuat selama satu tahun terakhir. Jika dalam keadaan yang mendesak, i’tikaf juga dapat dilakukan di dalam rumah dengan tata cara dan juga amalan yang sama.

Dalam kondisi pandemi yang dapat membahayakan diri, i’tikaf akan lebih baik jika dilakukan di rumah saja tanpa perlu untuk pergi ke masjid. Hal ini untuk menghindari adanya penyebaran virus corona COVID-19 yang membahayakan banyak orang. Namun, jika masih ingin untuk melaksanakannya di masjid, maka perlu untuk mendisiplinkan diri dan menaati protokol kesehatan dengan baik. Pastikan pula i’tikaf dilakukan dengan cara yang aman dan tidak saling berdekatan satu sama lain.

4. Memperbanyak Bersedekah

Pada beberapa hari terakhir di bulan Ramadhan, akan lebih baik jika ibadah dilakukan secara lebih tinggi intensitasnya. Misalnya yaitu dengan melakukan kegiatan bersedekah yang disertai dengan niat tulus dan sungguh-sungguh untuk berbagai dengan sesama. Kegiatan bersedekah dapat dimaknai dengan berbagai hal, misalnya sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah didapatkan. Membagikan nikmat tersebut dengan orang lain yang membutuhkan dapat menjadi penutup yang baik di akhir bulan Ramadhan.

Bersedekah juga dapat menjadi penyempurna dari amalan baik dan ibadah yang telah dilakukan selama bulan puasa dengan cara berbagi ke sesama sebagai bentuk kasih sayang. Tidak hanya dalam bentuk zakat fitrah saja yang diberikan menjelang Idul Fitri, tetapi juga dapat dalam berbagai bentuk lainnya yang dilakukan dengan ikhlas dan bertujuan untuk meringankan beban orang lain.

Dalam menjalankan berbagai amalan selama bulan puasa Ramadhan, akan lebih baik jika dilakukan dengan sungguh-sungguh dan ikhlas agar do’a yang dipanjatkan dapat dikabulkan. Manfaatkan amalan baik ini dengan baik agar keistimewaannya tidak terlewatkan begitu saja. Perbanyak ibadah dan memohon ampunan atas dosa yang selama ini diperbuat agar diri semakin dijauhkan dari api neraka. Ajak pula anggota keluarga lain untuk mengamalkannya agar pahala juga semakin berlipat ganda.


Klik dan dapatkan info kost di dekat mu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah