Apa Itu Peringatan Maulid Nabi, Sejarah Singkat, Makna & Hikmahnya
Maulid nabi merupakan peringatan hari lahirnya Nabi Muhammad saw yang dirayakan pada tanggal 12 Rabiul Awal dan diperingati dengan berbagai acara.
Apa Itu Peringatan Maulid Nabi, Sejarah Singkat, Makna & Hikmahnya – Apa itu peringatan Maulid Nabi? Sebagian besar umat islam pasti mengetahui tentang peringatan tersebut. Peringatan yang selalu dirayakan setiap tahun dan sering juga digelar acara-acara besar.
Nabi Muhammad merupakan nabi terakhir yang dipercayai oleh umat islam. Ini juga menandakan bahwa umat islam memberikan penghormatan paling tinggi diantara nabi dan rasul lainnya.
Acara ini sendiri merupakan peringatan hari lahirnya beliau. Setiap tahun, akan ada peringatan besar-besaran di seluruh dunia. Bukan hanya Indonesia, semua negara dengan penduduk muslim pasti merayakannya.
Selain itu, setiap kali perayaan pasti akan dilengkapi dengan khutbah atau ceramah dari para kyai. Hal ini untuk mempertegas dan memperdalam keyakinan setiap umat muslim terhadap beliau. ☪️✨
Daftar Isi
Apa Itu Peringatan Maulid Nabi?

Apa itu peringatan Maulid Nabi? Maulid berasal dari Bahasa Arab “maulid” atau “milad” yang memiliki arti hari lahir. Jika diartikan secara keseluruhan, maka Maulid Nabi memiliki arti hari lahir Nabi.
Acara tersebut merupakan peringatan hari lahir dari Rasulullah yang bukan hanya dirayakan di Indonesia. Seluruh negara yang memiliki penganut muslim akan merayakan hal ini setiap tanggal 12 Rabiul Awal.
Ya, umat islam juga menggunakan kalender hijriyah dalam memperingati setiap hari besar. Namun, karena dunia menggunakan kalender masehi, maka tanggalnya juga tidak sama setiap tahunnya.
Ada banyak makna dan substansi dalam peringatan tersebut. Secara substansi, peringatan ini merupakan bentuk kegembiraan terhadap lahirnya Rasulullah. Ini berkaitan dengan kepercayaan umat islam bahwa beliau adalah orang terpilih.
Di sisi lain, perayaan ini juga sebagai bentuk penghormatan kepada beliau. Rasulullah menjadi orang yang telah membawa cahaya bagi umat manusia. Jadi, penghormatan ini adalah bentuk yang sudah wajar.
Oleh sebab itulah setiap tahun, ada perayaan di seluruh dunia. Bentuk perayaan juga berbeda-beda tergantung budaya daerah tersebut. Di Indonesia perayaan ini ditandai dengan diberikannya hari libur nasional.
Sejarah Kisah Mulid Nabi
Bukan hanya apa itu peringatan Maulid Nabi, tapi kamu juga harus mengerti sejarahnya. Hal tersebut sangat penting sehingga substansinya jadi jelas. Kamu juga bisa merasakan kegembiraan Bersama orang lain.
Sejarah Maulid Nabi bermula pada masa Daulah Fatimiyah Syah yang memiliki pusat pemerintahan di Mesir. Hal tersebut disampaikan oleh Al Maqrizy dalam kitabnya yang berjudul Al-Khatmat.
Daulah Fatimiyah Syah bukan hanya memperingati hari lahir Nabi saw saja. Namun, juga memperingati hari lahir Ali bin Abi Thalib beserta keturunannya. Peringatan ini sudah ada sejak abad 4 H.
Oleh sebab itu, juga beberapa ulama mengeluarkan pandangannya bahwa peringatan ini adalah bid’ah. Salah satunya adalah Tajuddin al Fakihani, murid Imam Nawawi, yang menganggap itu adalah bid’ah tercela.
Namun, berbeda dengan Al Maqrizy, beberapa ulama lain seperti Ibn Khallikan, Ibn Al-Jauzi, hingga Al-Hafizh Al-Suyuthi memiliki pendapat berbeda. Para ulama tersebut berpendapat bahwa peringatan ini dimulai oleh Sultan Al-Muzhaffar.
Ada juga ulama yang menganggap bahwa perayaan ini dimulai pada masa Sultan Salahuddin Al-Ayyubi. Perayaan ini dibuat untuk memberikan semangat jihad kepada pasukan muslim dalam perang salib.
Hal tersebut disampaikan oleh Ahmad bin ‘Abdul Halim Al Haroni. Beliau mengatakan bahwa Salahuddin yang menaklukan Mesir menghapus semua ajaran sesat. Kemudian mengembalikan sesuai dengan syariat islam.
Namun, banyak ahli sejarah dan ulama yang mendukung pendapat dari Al Maqrizy, hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya jenis peringatan yang ada di Mesir. Ini menjelaskan bahwa Dinasti Fatimiya yang memulainya.
Halaman:

