15 Aplikasi Reksadana yang Terdaftar di OJK dan Legal untuk Investasi

Reksadana, sebagai salah satu instrumen investasi populer, menawarkan beragam keuntungan bagi investor dan memilih aplikasi yang aman jelas diperlukan. Di artikel ini, Mamikos akan merekomendasikan aplikasi yang terdaftar di OJK, simak ya!

15 November 2023 Ririn

15 Aplikasi Reksadana yang Terdaftar di OJK dan Legal untuk Investasi — Reksadana, sebagai salah satu instrumen investasi populer, menawarkan beragam keuntungan bagi investor.

Namun, sebelum terjun ke dalam pasar reksadana, satu langkah penting yang harus diperhatikan adalah memastikan bahwa aplikasi atau platform yang Anda gunakan terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Artikel ini akan membahas aplikasi reksadana yang memiliki legalitas dan pengawasan penuh dari OJK, menjamin keamanan dana Anda. Simak, ya!

Apa itu Reksadana?

15 Aplikasi Reksadana yang Terdaftar di OJK dan Legal untuk Investasi
Pexels/@Liza Summer

Sebelum kita membahas mengenai aplikasi reksadana yang terdaftar OJK maka ada baiknya kita bahas dulu reksadana secara general.

Reksadana merupakan sebuah wadah yang digunakan untuk mengumpulkan dana dari investor untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio investasi oleh manajer investasi.

Dengan kata lain, reksadana memungkinkan investor, baik perorangan maupun institusi, untuk menginvestasikan uang mereka dalam kumpulan aset yang dikelola oleh profesional.

Poin Penting Reksadana

 Berikut adalah beberapa poin penting mengenai reksadana:

1. Pengelolaan oleh Manajer Investasi: Reksadana dikelola oleh manajer investasi yang bertanggung jawab untuk membuat keputusan investasi berdasarkan analisis pasar dan tujuan dari reksadana tersebut.

2. Diversifikasi Investasi: Salah satu keunggulan utama reksadana adalah diversifikasi. Dana yang terkumpul diinvestasikan dalam berbagai instrumen keuangan seperti saham, obligasi, dan instrumen pasar uang, yang mengurangi risiko investasi.

3. Aksesibilitas bagi Investor Kecil: Reksadana memungkinkan investor dengan modal terbatas untuk berpartisipasi dalam investasi yang mungkin tidak terjangkau jika dilakukan secara individual.

4. Likuiditas: Reksadana umumnya menawarkan likuiditas yang tinggi, yang berarti investor dapat dengan mudah membeli atau menjual unit reksadana mereka.

5. Jenis-jenis Reksadana: Terdapat berbagai jenis reksadana yang tersedia, seperti reksadana pasar uang, reksadana obligasi, reksadana saham, dan reksadana campuran. Masing-masing memiliki profil risiko dan potensi return yang berbeda.

6. Risiko dan Return: Seperti semua bentuk investasi, reksadana juga memiliki risiko. Namun, risiko ini bervariasi tergantung pada jenis reksadana dan aset yang diinvestasikan.

7. Transparansi dan Regulasi: Reksadana di banyak negara diawasi oleh regulator keuangan, seperti OJK di Indonesia, yang menjamin transparansi dan keamanan bagi investor.

Investasi dalam reksadana bisa menjadi pilihan yang menarik bagi mereka yang mencari cara untuk memperluas portofolio investasi mereka dengan bantuan manajemen profesional, sambil meminimalisir risiko melalui diversifikasi.

Close