Bacaan Doa Buka Puasa Syawal 2026 Tulisan Arab, Latin, dan Artinya Lengkap
Apakah kamu sedang mencari doa buka puasa syawal 2026 yang sudah dilengkapi dengan artinya? Yuk, temukan infonya di sini!
- Puasa Syawal adalah puasa sunnah yang dikerjakan enam hari dalam bulan Syawal (tidak pada 1 Syawal), boleh dilakukan berturut-turut atau terpisah sepanjang bulan; niat dilakukan sebelum fajar dan disarankan melunasi hutang puasa Ramadan terlebih dahulu.
- Ada beberapa bacaan doa buka puasa Syawal yang diriwayatkan (mis. HR Bukhari-Muslim, Abu Dawud, riwayat sahabat), dan menurut mayoritas ulama doa sebaiknya dibaca setelah selesai berbuka meski membaca sebelum berbuka tetap diperbolehkan.
- Keutamaan membaca doa saat berbuka termasuk waktu mustajab untuk berdoa, sebagai bentuk syukur, mendekatkan diri kepada Allah, mendapat pahala besar, dan puasa Syawal juga punya manfaat kesehatan.
Ketentuan berdasarkan beberapa pandangan ulama yang merujuk pada sejumlah kitab yang salah satunya adalah kitab Hasyiyah I’anah at-Thalibin juz 2 halaman 279 yang ditulis oleh Syekh Abu Bakar Muhammad Syatha.
Di dalam bukunya beliau menyebutkan bahwa maksud dan tujuan dari membaca doa buka puasa “sesudah berbuka” merupakan selesainya berbuka puasa, bukan dibaca sebelumnya dan bukan saat berbuka.
Pembacaan doa berbuka puasa yang dikerjakan sesudah selesai berbuka sesuai dengan makna yang terdapat dalam doa tersebut, khususnya pada doa riwayat Abdullah bin Umar yang memakai kata “telah hilang dahaga” dan “telah basah urat-urat”.
Wahba Zuhaili dalam Fiqh al-Islam wa Aditullah juga berpendapat bahwa salah satu sunnah puasa adalah berdoa setelah berbuka. Meskipun demikian, kebiasaan membaca doa sebelum berbuka tetap dibolehkan, namun diutamakan setelah berbuka sebagai bentuk kesempurnaan sunnah (Kamal al-Sunnah).
Keutamaan Membaca Doa Buka Puasa Syawal
Membaca doa buka puasa termasuk sunnah yang apabila dikerjakan mendapatkan pahala, sedangkan apabila ditinggalkan tidak mendapatkan dosa.
Meskipun demikian banyak umat muslim yang mengerjakan amalan ini dengan harapan bisa mendapatkan keberkahan atas amalan yang dilakukannya. Berikut ini adalah beberapa keutamaan yang terdapat dalam membaca doa buka puasa:
1. Waktu yang Mustajab
Keutamaan inilah yang paling dicari oleh orang-orang yang menjalankan puasa. Mereka memiliki keyakinan bahwa salah satu waktu paling mustajab untuk berdoa adalah di kala berbuka puasa.
Keyakinan ini bukannya tanpa dasar karena ada hadist hadis riwayat Abu Dawud, Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa ada doa yang tidak tertolak saat berbuka.” (HR. Abu Dawud). Senada, HR. Tirmidzi (no. 2525) menyebutkan, “Orang yang berpuasa memiliki doa yang mustajab ketika berbuka.”
2. Bentuk Rasa Syukur
Membaca doa buka puasa sunnah merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah atas nikmat berupa makanan dan minuman setelah menjalankan puasa seharian.
Puasa mengajarkan kesabaran, dan saat berbuka, umat Islam diingatkan untuk bersyukur atas nikmat-Nya, sebagaimana disebutkan oleh Baznas.go.id.
3. Sarana Mendekatkan Diri kepada Allah
Saat seorang muslim membaca doa berbuka puasa, secara tidak langsung telah menunjukkan bahwa ia memiliki kesadaran bahwa segala sesuatu yang diperolehnya asalnya dari Allah SWT.
Dan hal ini merupakan salah satu sunnah yang dapat membuat seorang muslim lebih dekat dengan Allah SWT serta menunjukkan bahwa kemampuan manusia itu terbatas.
4. Mendapatkan Pahala Besar
Menjalankan doa buka puasa sesuai sunnah tidak hanya menambah keberkahan dalam ibadah, tetapi juga memberikan pahala yang besar bagi yang mengamalkannya.
Menurut keterangan Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar, bacaan buka puasa sangat dianjurkan untuk dibaca sebagai bentuk rasa syukur.
Waktu Terbaik Mengamalkan Puasa Syawal
Puasa Syawal merupakan puasa sunnah yang dilaksanakan setelah hari raya Idulfitri, yaitu dimulai pada tanggal 2 Syawal hingga akhir bulan.
Tanggal 1 Syawal umat Islam diharamkan menjalankan puasa karena merupakan hari raya Idulfitri yang menjadi hari kemenangan umat Islam.
Waktu menjalankan amalan puasa Syawal 2026 sangat fleksibel. Umat Islam memiliki kebebasan untuk memilih hari-hari yang dirasa cocok untuk menjalankannya dengan catatan hari yang diambil masih berada dalam bulan Syawal.
Puasa Syawal 2026 bisa kamu lakukan secara berturut-turut, tetapi boleh juga selang-seling. Hal ini sesuai dengan hadis yang menyebutkan “enam hari dari bulan Syawal” tanpa menyebut urutan hari pelaksanannya.
Halaman:

