Berapa Gaji Kerja di Konveksi? Ini Perkiraan Besaran yang akan Kamu Dapat
Jika kamu tertarik untuk berkecimpung dalam dunia konveksi, ketahui informasi tentang berapa gaji kerja di konveksi berikut ini.
Kisaran Harga Jual Baju CustomÂ
- Kaos sablon 1 sisi: Rp35.000 – Rp70.000
- Hoodie custom: Rp110.000 – Rp180.000
- Seragam kantor: Rp100.000 – Rp250.000
- Jaket almamater: Rp150.000 – Rp300.00
Kemudian, jika kamu ingin tahu bagaimana cara menggaji para pekerja di konveksi, jangan khawatir, simak penjabatan Mamikos berikut ini.
Gaji Kerja di KonveksiÂ
Berdasarkan PP No 7 Tahun 2021, pabrik konveksi dikategorikan sebagai usaha kecil. Hal ini karena modal usahanya tidak lebih dari Rp5 Miliar, serta tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, dan omzet tidak melebihi Rp15 miliar dalam setahun.Â
Konveksi merupakan industri bisnis yang masuk dalam kategori organisasi yang sederhana. Kategori organisasi sederhana ini didukung karena pemilik konveksi ikut terlibat dan berperan sebagai pemimpin usaha dan mengatur semua urusan bisnis.Â
Peran pemimpin usaha sendiri misalnya berkaitan dengan kegiatan produksi seperti melakukan desain, cutting, sewing, finishing, dan melakukan quality control.
Jika kamu tertarik untuk bekerja di konveksi, pastikan bahwa kamu memiliki skill dan pengalaman dalam dunia konveksi terutama dalam menjahit, memotong, dan finishing pakaian.Â
Pasalnya, sistem upah pada pekerja di konveksi dikategorikan dalam dua jenis, yaitu upah satuan waktu dan upah satuan hasil. Mari simak pembahasannya di bawah ini.
Upah Satuan Hasil
Upah satuan hasil diterapkan kepada karyawan yang bergerak dibidang produksi. Misalnya karyawan yang melakukan menjahit atau memotong kain. Ada dua cara menghitung gaji atau upah satuan konveksi:
1. Upah per unit
Upah per unit ditetapkan jika karyawan menyelesaikan 1 potong baju, celana, kemeja ataupun kain lainnya. Karyawan diwajibkan untuk mengerjakan keseluruhan proses produksi, menyelesaikannya hingga berwujud pakaian.Â
Berikut cara menghitung gaji konveksi satu hasil.
- Gaji karyawan = unit x rate
Misalnya upah menjahit per potong kemeja berkisar Rp10.000 dan karyawan dalam 1 hari menghasilkan 15 potong, maka upah yang didapatkan oleh karyawan dalam sehari sebesar Rp150.000.
2. Upah perpecahan
Upah perpecahan sendiri diterapkan kepada karyawan untuk pekerjaan berdasarkan pembagian kerja. Misalnya satu karyawan melakukan satu potong baju yang dibuat melalui beberapa proses dan tidak menyelesaikan keseluruhan prosesnya.Â
Misalnya, karyawan yang melakukan pembuatan 80 kerah kemeja setiap hari akan diupah sebesar Rp2.000 per kerah, maka upah sehari yang didapatkan Rp160.000.
Upah Harian
Upah satuan hasil diterapkan oleh pengusaha konveksi dengan sistem upah yang dibayarkan berdasarkan kehadiran. Jika pekerja tidak masuk kerja maka karyawan tidak dibayar. Upah harian diterapkan dengan dua cara, yaitu:
1. Upah harian flat
Upah harian flat biasanya dibayarkan kepada karyawan dengan upah harian yang besarannya tetap tanpa dipengaruhi hasil produksi karyawan. Upah harian flat ditetapkan berdasarkan kapasitas rata-rata bagi setiap karyawan per harinya.Â
Lalu, cara menghitung gaji konveksi berdasarkan satu hasil, yaitu dengan: upah harian flat = rata-rata produksi harian x rate.
Misalnya, kapasitas produksi rata-rata karyawan membuat kerah kemeja adalah 70 potong per hari dan tarif per potong setiap kerah adalah Rp2.000.
Maka, upah harian karyawan bagian kerah adalah Rp140.000. Upah akan dibayarkan sama setiap hari tanpa melihat apakah karyawan menyelesaikan kurang atau lebih dari 70 potong.
Halaman:

