Biaya Sekolah Pilot di STPI Curug 2020/2021

 Bella Bella | Kam, 16 Jan 2020

STPI Curug – Beragam alasan muncul melatarbelakangi banyak remaja yang baru saja lulus dari bangku sekolah menengah ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah pilot. Memiliki gaji yang besar serta bisa terbang ke mana saja menjadi alasan utama mengapa banyak orang ingin menjadi seorang pilot. Jika kamu juga memiliki cita-cita menjadi seorang pilot, kamu tak perlu jauh-jauh kuliah hingga ke negeri seberang karena di Indonesia sendiri sudah banyak sekolah pilot yang mumpuni. Salah satunya saja ada Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia Curug (STPI Curug) yang berada di bawah naungan Kementerian Perhubungan Indonesia. Berikut Mamikos rangkum sedikit informasi seputar biaya sekolah pilot di STPI Curug 2020/2021 agar kamu pun memiliki gambaran jika ingin berkuliah di sana.

Rincian Biaya Sekolah Pilot di STPI Curug

STPI Curug

Sejak tahun 2015 lalu, Kementerian Perhubungan Indonesia sudah tidak lagi memberikan subsidi bagi siswa calon pilot Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia Curug (STPI Curug). Penghentian subsidi ini berarti mengakhiri era biaya gratis bagi sekolah pilot di STPI Curug yang dinikmati calon pilot hingga tahun 2013. Dengan tidak adanya subsidi lagi dari Kementerian Perhubungan Indonesia berarti mengharuskan seluruh siswa calon pilot untuk membayar sendiri biaya mereka selama sekolah di STPI Curug. Buat kamu yang memiliki keterbatasan ekonomi tak perlu berkecil hati karena saat ini STPI masih menjalani proses menuju status badan layanan umum (BLU) sehingga memungkinkan siswa yang berprestasi mendapatkan beasiswa atau siswa tidak mampu dibebaskan dari biaya pendidikan dengan kriteria tertentu.

Lokasi Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia Curug (STPI Curug) ini sendiri berada di Kecamatan Legok Kewedanaan Curug, Kabupaten Tanggerang, Provinsi Banten. Sekolah tinggi penerbangan ini menyediakan empat jurusan pendidikan, yaitu penerbangan, teknik penerbangan, keselamatan penerbangan, dan manajemen penerbangan. Bagi siswa calon pilot, STPI Curug memiliki dua program studi yang dapat kamu pilih yakni Program studi Pernerbang Sayap Tetap dan Program studi Penerbang Sayap Putar. Perbedaannya Program studi Penerbang Sayap Putar ditujukan untuk mencetak siswa menjadi seorang penerbang helikopter.

Karena cakupannya berbeda, biaya pendidikannya juga memiliki perbedaan. Secara akumulatif biaya sekolah pilot untuk penerbang helikopter (rotary wing) lebih mahal dibanding pilot pesawat sayap tetap (fixed wing). Hal tersebut terkait dengan biaya operasional helikopter yang lebih besar, imbasnya biaya praktek terbang juga lebih mahal. Berikut adalah rincian biaya sekolah pilot di STPI Curug untuk tahun ajaran 2020/2021 ini.

1. Program studi Pernerbang Sayap Tetap

Pendaftaran: Rp150.000
Seleksi Penerimaan Calon Taruna: Rp5.120.000
Penyelenggaraan Pendidikan (Akademis): Rp72.020.000
Penunjang Pendidikan dan Pelatihan (Non Akademis): Rp89.800.000
Terbang: Rp321.750.000
Ujian Sertifikasi: Rp3.000.000
Penerbitan Sertifikasi dan Ijazah: Rp160.000
Wisuda: Rp1.550.000
Total Biaya Kuliah: Rp493.550.000

2. Program studi Penerbang Sayap Putar

Pendaftaran: Rp150.000
Seleksi Penerimaan Calon Taruna: Rp5.120.000
Penyelenggaraan Pendidikan (Akademis): Rp80.710.000
Penunjang Pendidikan dan Pelatihan (Non Akademis): Rp89.800.000
Terbang: Rp429.750.000
Ujian Sertifikasi: Rp3.000.000
Penerbitan Sertifikasi dan Ijazah: Rp160.000
Wisuda: Rp1.550.000
Total Biaya Kuliah: Rp610.240.000

Biaya sekolah di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia Curug (STPI Curug) relatif bisa bersaing dengan sekolah penerbangan yang lain. Ditambah lagi dengan keunggulan pengalaman dan kemampuan STPI Curug dalam menghasilkan lulusan yang berkompeten. Karena faktanya STPI Curug faktanya berpengalaman dalam mendidik dan melatih personil dalam bidang penerbangan. Bagi kamu yang tertarik untuk menjadi peserta didik di STPI Curug, terlebih dahulu harus melalui tahapan seleksi. Syarat masuk STPI Curug ini meliputi akademis, kesehatan, psikotes, dan wawancara.

3. Biaya Praktek Terbang

Untuk pratek terbang ini tentunya pesawat memerlukan bahan bakar di mana harga bahan bakar ini ditanggung oleh setiap siswa di sekolah penerbangan. Kalau dipikir-pikir harga aftur perliter di Januari 2020 saja mencapai Rp 9.585,07 sementara itu Cessna 172 butuh 48 galon. Dan jika dikonversikan ke liter, 1 galon setara dengan 3,7 liter. Kamu bisa membayangkan bukan? Maka tak heran jika harga sekolah pilot di STPI Curug ini memerlukan biaya yang cukup besar.

Semoga informasi seputar biaya sekolah pilot di STPI Curug 2020/2021 di atas bisa bermanfaat ya buat seluruh calon siswa pilot yang ada di tanah air. Bagi kamu yang masih ingin menggali informasi seputar sekolah penerbangan lainnya di Indonesia, kamu bisa kunjungi situs blog Mamikos saja. Tak hanya sekolah penerbangan saja yang bisa kamu dapatkan di blog Mamikos, kamu juga bisa menemukan informasi seputar perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta yang ada di tanah air. Jangan lupa juga untuk install aplikasi Mamikos di ponsel jika kamu berencana ingin merantau ke kota orang guna melanjutkan pendidikan. Di aplikasi Mamikos kamu akan dengan mudah menemukan informasi seputar kost-kostan, sewa apartemen, hingga sewa rumah kontrakan dengan mudah.

Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idaman mu: