7 Cara Membuat Surat Lamaran Kerja yang Menarik HRD

7 Cara Membuat Surat Lamaran Kerja yang Menarik HRD – Ingin diterima bekerja di perusahaan atau tempat kerja baru? Pelamar perlu membuat surat lamaran kerja menarik agar langsung dilirik HRD.

Cara Membuat Surat Lamaran Kerja yang Menarik HRD

unsplash.com

Ketika akan melamar pekerjaan, pelamar perlu membuat surat lamaran kerja dan CV serta berkas pendukung lainnya.

Hal ini bertujuan untuk memudahkan HRD dan tim seleksi dalam merekrut pegawai baru. Jika dokumen yang disyaratkan tidak lengkap, kandidat akan gugur dan tidak bisa mengikuti seleksi berikutnya.

Namun, apabila dokumennya lengkap dan sesuai dengan kriteria atau standar perusahaan, peluang diterima pun semakin besar.

Salah satu penentu agar bisa diterima bekerja adalah surat lamaran yang baik dan benar.

Bagaimana cara menarik HRD agar tertarik membaca surat lamaran yang kamu kirim? Ketika membuka lowongan pekerjaan, pastinya akan ada banyak pelamar dengan beragam kualifikasi.

Apabila lamaran kerjamu sudah dilirik HRD, besar kemungkinan berkas-berkas yang kamu ajukan akan dibaca dan kamu pun dipertimbangkan sebagai kandidat di perusahaan tersebut.

Namun, membuat surat lamaran kerja tidaklah mudah. Sebagai referensi, berikut ini cara membuat dan contoh surat lamaran kerja yang baik dan benar untuk menarik HRD.

1. Menggunakan Bahasa Formal yang Tepat

unsplash.com

Tidak seperti menulis surat biasa, surat lamaran kerja ditulis dengan bahasa yang formal dan resmi.

Kamu bisa menulis menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris sesuai syarat perusahaan.

Apabila perusahaan yang kamu lamar sudah berskala internasional, akan lebih baik jika surat yang ditulis berbahasa Inggris dibandingkan bahasa Indonesia.

Penggunaan surat lamaran berbahasa Inggris secara tidak langsung juga menunjukkan bahwa kamu memiliki kemampuan berbahasa asing.

Pastikan untuk menggunakan tata bahasa formal dan menghindari sapaan akrab karena surat lamaran ditujukan pada petinggi perusahaan.

Jika perusahaan yang kamu tuju adalah perusahaan lokal, gunakan bahasa Indonesia yang sopan tanpa mencampur kalimatnya dengan bahasa Inggris karena akan membuat tata bahasa kacau. HRD pun tidak akan meneruskan proses lamaran yang telah dibuat.

2. Mencantumkan Kemampuan yang Sesuai

unsplash.com

Ketika membuat surat lamaran pekerjaan, kandidat seringkali menuliskan kelebihan-kelebihan dan skill yang dimilikinya.

Hal ini tidaklah salah mengingat sebagai salah satu cara menarik perhatian HRD, kandidat memang perlu membahas sedikit tentang prestasi.

Namun, pastikan bahwa prestasi dan kemampuan yang kamu miliki tersebut memang benar adanya dan tidak mengada-ngada.

Pelamar akan diminta mempertanggungjawabkan kemampuannya tersebut saat proses seleksi selanjutnya, bahkan ketika sudah memperoleh pekerjaan tersebut.

Jangan sampai ketika seleksi wawancara dan dimintai bukti konkret, kamu justru kesulitan membuktikan karena hanya ingin dilihat keren saat seleksi berkas saja.

Jika kamu ingin terlihat keren tetapi masih ragu mencantumkan prestasi dan kemampuan, kamu bisa menulis tentang kontribusimu yang berdampak besar bagi lingkungan atau komunitas.

Bisa juga menulis kegiatan aktif di kampus beserta hasilnya. Menulis hal yang bersifat fakta juga akan memudahkanmu dalam menempuh proses selanjutnya karena kamu dapat bertanggung jawab pada hal yang sudah ditulis.

3. Mencari Informasi Perusahaan Sebanyak Mungkin

unsplash.com

Di zaman yang serba canggih ini, jauhkan rasa malas untuk mencari informasi terkait perusahaan yang akan kamu lamar. Apabila kamu melamar pekerjaan sebagai seorang karyawan perusahaan X, cari tahu terlebih dahulu kualifikasi yang diperlukan.

Kemudian gunakan informasi tersebut untuk meyakinkan HRD bahwa kamu adalah kandidat tepat bagi perusahaan. Selain itu, kemampuan dan pengalamanmu juga akan mendukung pekerjaan.

Mencari informasi lengkap secara tidak langsung akan menunjukkan bahwa kamu benar-benar tertarik bekerja pada perusahaan tersebut dan tahu cara kerjanya. Adapun informasi yang perlu dicari tahu untuk menunjang penulisan surat lamaran kerja adalah:
• Jenis perusahaan
• Pesaing perusahaan
• Target perusahaan
• Posisi yang ditawarkan
• Deskripsi pekerjaan
• Kemampuan yang diperlukan

HRD bisa melirik lamaran pekerjaanmu apabila kamu bisa mengombinasikan kelebihanmu dengan kebutuhan perusahaan.

Misalnya saja perusahaan ingin merekrut karyawan yang bisa berinovasi dalam bidang periklanan, maka kamu bisa menuliskan kemampuan kerja di dunia digital dan kemampuan desain, sehingga akan menunjang pekerjaan.

4. Memahami Format Surat Lamaran Kerja

unsplash.com

Format surat lamaran kerja berbeda-beda antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Cari tahu format tersebut di bagian ‘karier’ website perusahaan atau keterangan yang dicantumkan pada poster rekrutmen.

Buatlah lamaran kerja terbaik, tidak bertele-tele dan ringkas. Hal penting yang seringkali diabaikan pelamar adalah penggunaan font pada surat lamaran. Gunakan font yang mudah terbaca, tanpa hiasan, serta tanpa ornamen.

HRD tidak memiliki banyak waktu untuk membaca surat lamaran semua kandidat, sehingga kamu perlu menuliskan hal-hal penting saja dalam selembar kertas berukuran A4. Gunakan pilihan kalimat yang baik sekaligus informatif di setiap paragraf.

Apabila ada kesalahan kalimat dan penulisan kata, biasanya HRD akan tidak akan meneruskan proses membaca karena menganggap pelamar tidak teliti. Hindari membuat kesalahan sekecil mungkin agar bisa lolos ke tahap berikutnya.

5. Banyak Membaca Referensi Surat Lamaran Kerja

unsplash.com

Sebagai seorang pelamar, kamu dituntut kreatif dalam menulis dan tidak sekadar mengganti kata-kata pada contoh surat lamaran di internet. Perbanyaklah membaca contoh-contoh surat lamaran kerja, terutama di bidang yang akan kamu lamar.

Sebab, lamaran kerja untuk perusahaan BUMN struktur dan tata bahasanya berbeda dengan lamaran kerja di perusahaan industri kreatif.

Dengan banyak membaca, kamu pun dapat menyaring informasi penting yang perlu disampaikan sekaligus mendapatkan ide untuk menulis hal-hal penting di surat lamaranmu.

Kamu pun bisa membedakan gaya bahasa formal santai dan formal resmi ketika menulis surat lamaran. Pertimbangkan panjang kalimat dalam sebuah paragraf.

Tidak semua paragraf yang panjang informatif. Justru paragraf yang terlalu panjang akan membuat pembaca bosan dan kesulitan menemukan informasi penting.

6. Menuliskan Nama Pihak yang Dituju

unsplash.com

Pernah merasa bingung ketika harus menuliskan surat lamaran kerja untuk siapa? surat lamaran ditujukan ke HRD atau personalia? Biasanya pelamar akan menuliskan ‘Kepada Yth. HRD Perusahaan X’ atau dengan menambahkan nama terang.

Menggunakan nama pihak yang dituju akan membuat pelamar terlihat memperhatikan hal rinci serta sudah melakukan survey. Jika tidak ada informasi kepada siapa surat lamaran kerja harus ditujukan, cari tahu orang yang bertanggung jawab pada seleksi pekerjaan tersebut agar bisa memberikan informasi lanjutan.

Apabila tidak ada nama kontak HRD atau nama petinggi perusahaan yang kamu dapatkan, pada bagian pihak yang dituju bisa kamu tuliskan ‘Kepada Yth. Bapak/ Ibu’. Namun, untuk surat lamaran kerja berbahasa Inggris, tuliskan ‘Dear Sir/ Dear Madam’.

7. Menyusun Komposisi Surat Lamaran dengan Tepat

unsplash.com

Penulisan surat lamaran kerja memang berbeda-beda antara satu perusahaan dengan perusahaan lain. Namun, terdapat komposisi surat lamaran yang bisa kamu gunakan sekaligus modifikasi sesuai kebutuhan.

Paragraf pembuka: tuliskan alasan pengiriman lamaran pekerjaan, keterangan darimana pelamar mendapatkan informasi lowongan pekerjaan (media atau rekomendasi kenalan)

Paragraf kedua: paparkan alasan kecocokanmu pada pekerjaan yang ditawarkan. Tuliskan kemampuan profesional yang kamu miliki serta latar belakang pendidikan yang sesuai dengan bidang kerja. Kaitkan pada kebutuhan perusahaan untuk memberikan nilai lebih.

Paragraf ketiga: buatlah perusahaan yakin pada komitmenmu, misalnya dengan menyertakan tujuan karier, pengalaman kerjamu yang dapat menunjang pekerjaan di tempat baru. Sampaikan pula skill tambahan jika memilikinya.

Paragraf keempat: tegaskan bahwa kamu minat pada posisi yang ditawarkan dan cocok menempatinya. Tuliskan pula jika kamu siap menjalani tahap selanjutnya agar bisa menjelaskan apa yang sudah kamu cantumkan di surat lamaran. Sertakan nomor kontak aktif yang bisa dihubungi.

Demikian informasi 7 cara bikin surat lamaran kerja yang benar dan menarik HRD sebagai referensimu dalam membuat lamaran pekerjaan. Agar hasil surat lamaran kerja bisa maksimal, hindari membuatnya secara mendadak.

Pahami cara membuat surat lamaran kerja dan strukturnya apabila sudah ditetapkan oleh perusahaan. Cari tahu contoh surat lamaran kerja umum yang diketik dan contoh surat lamaran kerja tulis tangan agar bisa menyesuaikan.

Mintalah bantuan rekan kerja atau temanmu untuk mengoreksi tata bahasa, ejaan, dan kalimat dalam surat lamaran tersebut agar tidak ada kesalahan saat dikirim. Semoga berhasil!


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah