Cara Cek Pengumuman Hasil Seleksi SKD Kedinasan 2020

Cara Cek Pengumuman Hasil Seleksi SKD Kedinasan 2020 – Setelah dinyatakan lolos dalam verifikasi dokumen persyaratan administrasi, kini para peserta seleksi Sekolah Kedinasan tahun 2020 akan memasuki tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Rencananya, SKD sendiri baru akan mulai dilaksanakan pada 13 Juli 2020, sedangkan untuk pengumuman hasil seleksi SKD nantinya akan disiarkan melalui live streaming. Yuk cek cara melihat pengumuman hasil seleksi SKD Kedinasan 2020 di bawah ini.

Info Terkait Pengumuman Hasil Seleksi SKD Kedinasan

public.urbanasia.com

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Sekolah Kedinasan tahun ini akan mulai dilaksanakan Senin, 13 Juli 2020. Nantinya, SKD akan dilaksanakan dengan sistem CAT (computer assisted test). Di mana terdiri dari tiga materi soal yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Sebanyak 100 butir soal akan diujikan kepada peserta, dengan rincian 30 soal TWK, 35 soal TIU, dan 35 soal TKP.

Sekilas Tentang Sekolah Kedinasan

Sekolah Kedinasan adalah kumpulan perguruan tinggi negeri yang memiliki ikatan dinas dengan berbagai lembaga pemerintahan sebagai penyelenggara pendidikan. Bidang yang dipelajari merupakan bagian dari berbagai aspek kehidupan yang berhubungan erat dengan kepentingan masyarakat luas, seperti ekonomi dan keuangan, kesehatan, keamanan, dan sebagainya bidang ini disesuaikan dengan lembaga pemerintahan yang menaungi sekolah kedinasan yang akan kamu pilih. Di tahun 2020 ini ada 6 instansi yang membuka penerimaan, yakni:

  1. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri): Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
  2. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham): Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim)
  3. Kementerian Perhubungan (Kemenhub):
    1. Matra Darat: PTDI, STTD Bekasi, PKTJ Tegal Poltrans, SDP Palembang, PPI Madiun, Poltrada Bali Matra Laut, STIP Jakarta, PIP Semarang, PIP Makassar, Poltekpel Malahayati, Poltekpel Sumbar, Poltekpel Banten, Poltekpel Surabaya dan Poltekpel Barombong.
    2. Matra Udara: PPI Curug, Poltekbang Surabaya, Poltekbang Medan, Poltekbang Makassar, Poltekbang Palembang dan Poltekbang Jayapura.
  4. Badan Pusat Statistik (BPS): Politeknik Statistika STIS
  5. Badan Intelijen Negara (BIN): Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)
  6. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN): Politeknik Siber dan Sandi Negara (SSN)

Sekolah Kedinasan Favorit

Pendaftaran online melalui portal SSCASN-BKN dikdin.bkn.go.id telah ditutup pada 26 Juni 2020. Sejak pendaftaran dibuka pada 8 Juni hingga penutupan, jumlah pelamar yang membuat akun di portal sebanyak 204.823, dengan 160.189 orang menyelesaikan proses pendaftaran (submit dokumen). Berikut pendaftar di enam sekolah kedinasan sesuai data BKN:

  1. Institut Pemerintahan Dalam Negeri di bawah Kemendagri, jumlah pelamar 57.534 orang
  2. PTTD-STTD di bawah Kemenhub, jumlah pelamar 34.384 orang
  3. Politeknik Statistika/STIS di bawah BPS, jumlah pelamar 28.942 orang
  4. Poltekim dan Poltekip di bawah Kemenkumham, jumlah pelamar 26.679 orang
  5. Sekolah Intelijen Negara di bawah BIN, jumlah pelamar 8.527 orang
  6. STSN di bawah BSSN, jumlah pelamar 4.123 orang

Apa Itu SKD Kedinasan?

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sekolah kedinasan adalah tahapan seleksi pertama yang harus dilalui oleh peserta ketika dinyatakan lulus dalam seleksi administrasi. Nantinya, SKD akan dilaksanakan dengan sistem CAT (computer assisted test). Tes berbasis komputer (computer assisted test/CAT) yang dikelola Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan dilaksanakan di 49 titik lokasi, meliputi Kantor BKN Pusat, Kantor Regional BKN, Kantor UPT BKN, dan tilok mandiri. Setiap titik lokasi harus menyelenggarakan SKD sesuai dengan aturan Surat Edaran (SE) Nomor 17/SE/VII/2020 tentang Prosedur Penyelenggaraan Seleksi dengan Metode Computer Assisted Test Badan Kepegawaian Negara ( CAT BKN) dengan Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Panitia penyelenggara seleksi yang ditugaskan di titik lokasi wajib memastikan diri dalam kondisi sehat dan membentuk tim kesehatan di seluruh titik lokasi. Sebelum memasuki ruang ujian, wajib dilakukan pengukuran suhu dan kondisi kesehatan peserta, serta memastikan penggunaan masker yang menutupi hidung, mulut hingga dagu baik bagi panitia dan peserta dan direkomendasikan menggunakan pelindung wajah (faceshield). Selain itu, sarana dan prasarana di lokasi tes harus memenuhi standar protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19.

Adapun berikut materi yang akan diujian dalam SKD Kedinasan tahun 2020:

  1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
    TWK diujikan kepada peserta untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nilai-nilai nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara dan kemampuan berbahasa Indonesia secara baik dan benar. Tujuan dari TWK ini adalah untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan kamu dalam mengimplementasikan nilai-nilai 4 pilar Kebangsaan Indonesia. Di mana yang dimaksud dengan 4 Pilar Kebangsaan Indonesia ini adalah Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk info lengkapnya adalah sebagai berikut:

    • Pancasila
      Hal mendasar yang dipelajari dalam TWK adalah Pancasila. Pengertian Pancasila yaitu ideologi dasar dalam kehidupan bagi negara indonesia. Pancasila juga menjadi landasan dari segala keputusan bangsa dan mencerminkan kepribadian bangsa Indonesia.
    • Bhineka Tunggal Ika
      Seperti yang sudah kita ketahui Bhineka Tunggal Ika adalah Moto atau Semboyan bagi bangsa Indonesia yang tertulis pada Lambang Negara yaitu Garuda Pancasila. Nah, Bhineka Tunggal Ika sendiri memiliki arti yang “berbeda-beda tapi tetap satu jua” artinya walaupun indonesia adalah negara majemuk yang terdiri dari berbagai Suku, Agama, Ras, Budaya, dsb. Namun keseluruhannya tetap menjadi satu kesatuan yang sebangsa dan setanah air. Ini merupakan hal mendasar yang harus kalian pahami, khususnya terkait sejarah, fungsi dan makna dari Bhineka Tunggal Ika.
    • UUD 1945
      UUD 1945 adalah Hukum Dasar tertulis yang mengikat pemerintah, lembaga negara, lembaga masyarakat dan juga mengikat setiap warga negara Indonesia dimanapun mereka berasal. Kamu juga wajib mempelajari materi seputar UUD 1945 ini, khususnya terkait pengertian, fungsi maupun kedudukan UUD 1945.
    • NKRI
      Terakhir adalah mengenai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Disini kamu harus mempelajari baik itu mengenai sistem tata negara Indonesia pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Serta sejarah perjuangan bangsa, peranan Bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, dan juga kemampuan peserta dalam berbahasa Indonesia secara baik dan benar. Kira-kira kisi dari materi negara dan kesatuan Republik Indonesia ini nantinya akan paling banyak keluar pada Tes Wawasan Kebangsaan.
  2. Tes Intelegensia Umum (TIU)
    TIU merupakan tes yang bertujuan menilai kemampuan verbal yang meliputi analogi, silogisme serta analitis. Lalu, kemampuan numerik yang meliputi kemampuan berhitung, deret angka, perbandingan kuantitatif serta soal cerita, dan kemampuan figural yang meliputi analogi, ketidaksamaan dan serial. TIU ini melibatkan tes verbal dan non verbal. Tes verbal fokusnya lebih ke arah tes kebahasaan, sedangkan tes non verbal lebih kepada hal-hal yang berbau angka-angka dan penalaran. Intinya, angka, penalaran dan bahasa merupakan bagian dari tes ini.
  3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
    Sedangkan, TKP digunakan untuk menilai sikap pelayanan publik, jejaring kerja, sosial budaya, teknologi informasi dan komunikasi serta profesionalisme. TKP ini adalah materi tes yang bobot penilaian paling besar, yakni 60 persen. Sering disebut dengan Tes Skala Kematangan, TKP adalah sebuah tes psikologi yang mengukur tingkat kedewasaan (kematangan sikap) seseorang dalam bertindak terhadap situasi tertentu. Dalam Ilmu Psikologi, tes ini merupakan adaptasi dari Maturity Test atau Test of Adultness.

Berapa Nilai Ambang Batas SKD Kedinasan?

Merujuk pada aturan yang ada, nilai ambang batas untuk TWK sebesar 65. Sementara, TIU sebesar 80 dan TKP dengan skor minimal 126. Pada sub tes TWK dan TIU, jawaban benar akan mendapatkan nilai 5 dan menjawab salah atau tidak menjawab diberi nilai 0. Sedangkan sub tes TKP, ketentuan penilaiannya diberi nilai 1-5 bagi soal yang dijawab dan soal yang tidak dijawab diberi nilai 0. Setelah seleksi kompetensi dasar, peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti seleksi lanjutan.

Kapan SKD Kedinasan Dilaksanakan?

Dijadwalkan SKD CAT BKN Sekolah Kedinasan 2020 berlangsung mulai Senin, 13 Juli 2020. Untuk itu, peserta tes diimbau untuk mempersiapkan diri dan mengikuti prosedur yang sudah ditentukan. Seleksi akan diikuti oleh enam instansi yang memiliki sekolah kedinasan. Sejatinya ada 8 instansi, namun dua di antaranya tidak melaksanakan seleksi Sekolah Kedinasan untuk tahun 2020.
Sementara itu, instansi yang melaksanakan seleksi pada 13 Juli 2020, yakni dari Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN). Nantinya, SKD di STIN ini akan berlangsung hingga 16 Juli 2020 Mengenai informasi lokasi ujian hingga jadwal, peserta dapat mengetahui informasi lengkap di situs resmi masing-masing Sekolah Kedinasan.

Bagaimana Prosedur Pelaksanaan SKD Kedinasan?

Berikut adalah prosedur pelaksanaan CAT BKN, dilansir dari akun resmi media sosial BKN:

  1. Peserta datang dengan memakai masker.
  2. Pengantar peserta berhenti di tempat yang ditentukan dan dilarang menunggu dan berkumpul di sekitar lokasi.
  3. Peserta dilakukan cek suhu badan, jika < 37,3 derajat celcius, langsung ke bagian registrasi.
  4. Pemeriksaan kelengkapan seperti KTP asli/Suket/KK Asli atau KK legalisir pejabat berwenang dan Kartu Peserta.
  5. Peserta melakukan scan barcode untuk mendapatkan PIN Registrasi.
  6. Peserta menitipkan barang secara mandiri dengan tetap memperhatikan jaga jarak.
  7. Peserta membawa pensil kayu, KTP Asli/KK Asli/KK Legalisir SK Pengganti Asli dan Kartu Peserta Seleksi.
  8. Pemeriksaan/Check Body menggunakan metal detector dengan menyesuaikan jarak sensor.
  9. Petugas menyemprotkan hand sanitizer kepada peserta sebelum memasuki ruang steril.
  10. Peserta menunggu di ruang steril dengan tetap menjaga jarak minimal 1 meter.
  11. Peserta memasuki ruang seleksi dan mengikuti seleksi sesuai Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19.
  12. Peserta mengambil barang dan langsung meninggalkan lokasi seleksi.
  13. Hasil seleksi dapat dilihat secara live streaming.

Bagaimana Cara Cek Pengumuman Hasil SKD Kedinasan?

SKD sendiri menggunakan sistem computer assisted test (CAT) milik Badan Kepegawaian Negara. Dengan sistem ini meungkinkan peserta SKD dapat mengetahui hasilnya secara real time. Berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini peserta dapat mengecek hasil SKD real time yang nantinya akan ditayangkan secara streaming melalui media online streaming link akan dibagikan sebelum penyelenggaraan seleksi.

Oke, itulah informasi yang bisa Mamikos bagikan terkait cara mengecek pengumuman hasil SKD Kedinasan tahun 2020. Mamikos infokan kembali, nantinya hasil SKD ini akan diumumkan secara live streaming. Peserta dapat mengecek hasil SKD melalui media online streaming di mana linknya akan diinfokan sebelum penyelenggaraan SKD. Untuk mendapatkan informasi lainnya terkait SKD Kedinasan, silahkan cek situs Mamikos ya!