Cara Isi Daftar Riwayat Hidup Peserta Lulus CPNS di sscndaftar.bkn.go.id/login

Posted in: CPNS
Tagged: cpns CPNS 2021

Cara isi daftar riwayat hidup peserta lulus CPNS di sscndaftar.bkn.go.id/login – Pengisian daftar riwayat hidup (curriculum vitae) bagi peserta yang dinyatakan lulus CPNS bersifat wajib. Pengisian data pribadi tersebut dapat dilakukan melalui website resmi SSCN.

Cara Mengisi Daftar Riwayat Hidup CPNS di SSCN

Peserta yang dinyatakan lulus seleksi CPNS akan diminta untuk mengisi daftar riwayat hidup di laman SSCN dan mengunggah dokumen pemberkasan. Laman pengisian daftar riwayat hidup bisa dilakukan melalui laman https://sscn.bkn.go.id. Sebaliknya, pelamar yang dinyatakan tidak lulus seleksi CPNS dan ingin menyanggah status ketidaklulusannya tersebut bisa mengajukan sanggah.

Pengisian daftar riwayat hidup bagi CPNS yang dinyatakan lulus mungkin masih membuatmu bingung. Apalagi jika kamu baru pertama kali menjalani tahap ini. Sebagai referensi, berikut ini adalah alur pengisian daftar riwayat hidup CPNS melalui laman SSCN.

Alur Kelulusan SSCN

Alur yang perlu ditempuh CPNS dalam proses Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) adalah sebagai berikut.

  1. Peserta login ke akun SSCN: jika dinyatakan lulus segera mengisi DRH, jika tidak lulus mengajukan surat pengunduran diri.
  2. Peserta login ke akun SSCN: jika dinyatakan tidak lulus peserta bisa menerima keputusan tersebut atau mengajukan sanggah pada rentang waktu yang sudah ditetapkan.

Alur Pendaftaran CPNS Sebelum Pemberkasan

Tahap pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) CPNS bisa diisi apabila peserta CPNS dinyatakan lulus seleksi dan melanjutkan tahap pemberkasan. Adapun alur pengisiannya adalah.

  1. Login ke akun SSCN melalui laman https://sscndaftar.bkn.go.id/login
  2. Isi username (NIK) dan password peserta sesuai yang didaftarkan saat registrasi
  3. Setelah login, peserta dapat melihat status kelulusannya.
  4. Jika dinyatakan lulus, akan muncul pilihan bagi peserta pada dropdown list di pertanyaan “Apakah Anda ingin melanjutkan pengisian Daftar Riwayat Hidup dan Pemberkasan CPNS?”
  5. Pilih “Ya” untuk melanjutkan ke tahap pengisian Daftar Riwayat Hidup, dan pilih “Tidak. Saya ingin mengundurkan diri” jika tidak ingin meneruskan.

Alur Pengunduran Diri CPNS

  1. Pilihan “Tidak. Saya ingin mengundurkan diri” akan mewajibkan peserta mengunggah Surat Pengunduran Diri secara resmi. Adapun format pembuatan surat tersebut sudah disediakan di tautan khusus.
  2. Klik “Unggah Surat Pengunduran Diri”
  3. Akan muncul tulisan pada kotak peringatan yang berbunyi: setelah Anda mengunggah surat pengunduran diri maka status kelulusan Anda dibatalkan dan Anda tidak bisa lanjut ke tahap pemberkasan. Apakah Anda yakin untuk mengundurkan diri dari seleksi CPNS?
  4. Pilih “Ya” atau “Tidak”
  5. Jika mengeklik “Ya”, akan muncul tulisan “Anda sudah mengundurkan diri dari seleksi CPNS dan sudah mengunggah surat pengunduran diri. Surat pengunduran diri dapat dilihat di sini”

Perlu diketahui bahwa setelah peserta mengundurkan diri, status kepesertaannya tidak bisa diubah kembali. Jika pada nomor 4 peserta memilih “Tidak”, peserta bisa meneruskan ke tahap pemberkasan.

Alur Pengisian Daftar Riwayat Hidup CPNS

Pada alur pendaftaran CPNS sebelum pemberkasan, jika peserta memilih “Ya”, maka proses pengisian Daftar Riwayat Hidup dapat dilakukan. Adapun tahapan yang perlu ditempuh adalah:

1. Pengisian Data Perorangan

Isilah data perorangan yang berisi biodata calon Pegawai Negeri Sipil (PNS). Periksa bagian yang diberi bintang merah karena bagian tersebut wajib diisi. Data perorangan tersebut berisi:
a. Nomor Induk Kependudukan (NIK)
b. Nama KTP
c. Nama Sesuai Ijazah
d. Nama
e. Gelar depan ijazah
f. Gelar belakang ijazah
g. Alamat lengkap (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan/desa, jalan, alamat lengkap, kode pos)
h. Keterangan lain (tinggi badan, berat badan, warna rambut, bentuk rambut, bentuk muka, warna kulit, ciri khas, cacat tubuh, hobi, keterangan hobi, sedang hamil)
i. Kolom hobi dapat diisi lebih dari satu jenis (membaca, olahraga, seni, IT, menulis, public speaking, perkebunan, kesehatan)

2. Pengisian data pendidikan

Pada kolom data pendidikan, peserta juga bisa mengisi pendidikan dengan riwayat pendidikan dan riwayat kursus. Perlu diperhatikan bahwa peserta tidak bisa menambahkan pendidikan yang tingkatnya sama seperti pendidikan yang digunakan untuk melamar CPNS maupun pendidikan dengan status lebih tinggi.

Jika peserta menggunakan ijazah S1 untuk melamar CPNS, peserta tidak bisa menambahkan ijazah S2 karena statusnya lebih tinggi. Begitu pula jika peserta menggunakan ijazah S1 untuk mendaftar, maka peserta tidak bisa menambahkan ijazah S1 lagi meskipun jurusannya berbeda. Jenis data yang perlu dilengkapi antara lain.

a. Tingkat
b. Nama sekolah/PT
c. Akreditasi
d. Tempat
e. No. Ijazah
f. Tanggal Ijazah
g. Penadatanganan Ijazah
h. Gelar Depan
i. Gelar Belakang


Jika peserta memilih kursus yang sudah disediakan dan sudah terdaftar.


a. Nama kursus/latihan
b. Jenis kursus
c. Tanggal mulai
d. Tanggal selesai
e. Nomor sertifikat
f. Jumlah jam
g. Tempat
h. Institusi Penyelenggara

3. Pengisian Data Pekerjaan

Peserta wajib mengisi riwayat pekerjaan jika sebelumnya sudah pernah bekerja, penghargaan yang pernah didapatkan (jika ada), dan prestasi (jika ada).
Riwayat Pekerjaan
a. Instansi pemerintah
b. Instansi/Perusahaan
c. Jabatan
d. Tanggal Mulai
e. Tanggal Selesai
f. Gaji Pokok
g. Surat Keputusan Nomor, Tanggal, Pejabat
Riwayat Penghargaan
a. Jenis penghargaan
b. Nama penghargaan
c. Nomor surat keputusan
d. Tanggal surat keputusan
e. Tahun perolehan
f. Nama negara atau instansi yang memberikan
Riwayat Prestasi
a. Nama
b. Tingkat
c. Tahun

4. Pengisian Data Keluarga

Peserta akan diminta melengkapi data keluarga, yaitu pasangan (suami atau istri), anak, orang tua (kandung), saudara (kandung), dan mertua. Data yang perlu diisi meliputi:
a. NIK
b. Nomor KK
c. NIP
d. Nama
e. Tempat Lahir
f. Tanggal Lahir
g. Pekerjaan
h. Perusahaan/Institusi
i. Jenis Kelamin
j. Status Perkawinan
k. Akta Menikah
l. Tanggal Menikah
m. Status Hidup

5. Pengisian Data Organisasi

Apabila peserta memiliki pengalaman organisasi, data tersebut bisa diisikan pada tahap ini. Data lainnya terkait proses pemberkasan CPNS pun juga perlu diisi.

a. Nama organisasi
b. Jenis organisasi
c. Jabatan organisasi
d. Nama kedudukan
e. Tanggal mulai
f. Tanggal selesai
g. Tempat
h. Pemimpin

Langkah Setelah Selesai Mengisi DRH CPNS

Seluruh proses yang sudah dilakukan tersebut kemudian dilengkapi dengan mengunggah dokumen-dokumen pemberkasan. DRH kemudian ditandatangani, discan menjadi satu halaman, dan diunggah. Perubahan masih bisa dilakukan peserta sebelum tombol “Akhiri Proses Pengisian DRH” diklik.

Demikian cara isi daftar riwayat hidup peserta lulus CPNS di sscndaftar.bkn.go.id/login. Periksa koneksimu terlebih dahulu sebelum melakukan pengisian, sehingga prosesnya lancar. Kamu pun tidak perlu melakukan pengulangan pengisian data disebabkan faktor koneksi yang kurang bagus. Sebelum melakukan submit daftar riwayat hidup, periksa kembali data yang dimasukkan. Jangan sampai ada data diri yang salah dan tidak bisa diperbaiki. Data yang sudah terekam adalah data yang digunakan untuk pemberkasan CPNS dan tidak dapat diubah setelah peserta mengakhiri proses pengisian. Semoga berhasil!


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah