Cara Keluar dari Grup WA dengan Sopan Beserta Contoh Alasan +Ucapan

Posted in: Informasi
Tagged: whatsapp

Cara keluar dari Grup WA dengan Sopan Beserta Contoh Alasan +Ucapan — Adanya grup WhatsApp sering kali memudahkan sebuah koordinasi, instruksi, dan penyampaian berita dari satu sumber untuk disiarkan lebih luas. Dengan adanya grup WhatsApp juga kita bisa jadi lebih menghemat waktu untuk menyiarkan suatu info penting hingga darurat.

Sayangnya, banyak yang sering menyalahgunakan grup di WhatsApp tersebut untuk hal-hal yang merugikan dan mengganggu. Sampai kemudian membuat orang dalam grup tersebut merasa tak nyaman lagi berada di sana dan ingin keluar dari grup. Tapi bagaimana jika itu adalah grup penting atau grup keluarga? Bisakah kita keluar begitu saja?

Dalam artikel ini Mamikos akan memberitahukan informasi penting mengenai tata cara keluar dari grup WA dengan sopan dan seperti apa contoh ucapannya. Penjelasan selengkapnya sudah Mamikos tuliskan berikut ini.

Begini Cara Left Dari Grup WA, Contoh Kata-kata Sopan dan Alasannya

indoindians.com

Meskipun memiliki keunggulan di mana kamu bisa mendapatkan informasi dengan lebih cepat, tapi ada beberapa alasan yang tak dapat dijelaskan hingga akhirnya seseorang memutuskan untuk left dari grup WA. Sebelum masuk pada informasi utama tentang bagaimana cara keluar dari grup WA, terlebih dulu Mamikos berikan contoh kelebihan dan kekurangan apabila kamu tergabung dalam sebuah grup WA. Penjelasannya ada di sini.

Keunggulan Tergabung dalam Grup WhatsApp

youtube.com/WhatsApp

Mamikos sudah merangkum beberapa keunggulan atau kelebihan jika tergabung dalam sebuah grup WhatsApp. Mungkin beberapa alasan ini bisa kamu pakai atau pertimbangkan dengan matang sebelum akhirnya kamu memutuskan untuk left grup WhatsApp tersebut. Sejumlah keunggulan WA grup tersebut diantaranya:

1. Menjalin ikatan silaturahmi

Manfaat yang pertama bergabung dalam sebuah grup WA adalah karena kamu bisa tetap menjaga tali dan ikatan silaturahim dengan sanak saudara, famili jauh, teman masa sekolah dan rekan kerja. Bisa juga mereka yang pernah secara intens berkomunikasi pada suatu proyek yang berkesan dan ingin tetap terhubung.

Dengan tergabung dalam grup WA tersebut, kamu jadi tidak payah untuk mengirim pesan secara japri (jalur pribadi) pada mereka satu per satu. Apalagi untuk menyebarkan suatu informasi penting dan darurat. Cukup kirimkan saja langsung di grup dan mereka akan membacanya.

2. Sebagai Media dan Tempat Bertanya

Kelebihan dari grup WA berikutnya yang dapat kamu rasakan adalah sebagai salah satu media untuk tempat tanya jawab. Hal ini bisa dibilang menjadi salah satu keasyikan tersendiri di grup WA. Layaknya berdiskusi secara langsung saja, kamu bisa bertanya atau menjawab pertanyaan dari teman-teman grup kamu tersebut.

Pembahasan apapun, mulai dari yang berat sampai yang diskusi ringan saja, bisa kamu ajukan di grup WA. Tak jarang juga, diskusi di WA tersebut menjadi salah satu ajang menggali informasi dari orang-orang yang mungkin sudah berpengalaman atau lebih tahu dari kamu.

3. Tempat Memperoleh Informasi Dengan Lebih Cepat

Selain bisa jadi tempat dan media berdiskusi secara real time alias langsung, grup WA juga bisa kamu manfaatkan apabila kamu sedang memerlukan informasi terkini. Informasi bisa diperoleh dengan lebih cepat.

Misalkan kamu sedang memerlukan informasi mengenai suatu tugas atau pekerjaan. Dengan adanya grup kampus, sekolah atau grup kantor, akan lebih mudah untuk kamu menggulir informasi yang tersimpan di sana.

Belum lagi jika memang kamu meminta tolong untuk dijelaskan lagi mengenai informasi tersebut, pihak admin atau penanggung jawab grup biasanya akan menjelaskan ulang dan memberi petunjuk yang sesuai.

4. Media dan Tempat Untuk Berkoordinasi

Berikutnya yang menjadi keunggulan dari adanya grup WA tersebut adalah sebagai media atau tempat untuk memberikan instruksi hingga koordinasi. Grup WA ini bisa memperpendek jarak. Kamu bisa memberikan instruksi, perintah, koordinasi, dan lain sebagainya dengan mengirimkannya di grup saja, kapanpun dimanapun, tak terbatas waktu.

Jadi, meskipun saat ini kamu masih memakai daster atau piyama tidur, bersandal jepit atau sambil melakukan pekerjaan di kos atau rumah, kamu tetap bisa memberikan koordinasi di grup WA. Asalkan tetap perhatikan juga waktu dan jam mengirimkan koordinasi terutama yang menyangkut tugas.

Jangan sampai menghantui mereka dengan bayang-bayang pekerjaan atau tugas di waktu-waktu yang tak tepat. Jadi kamu juga tetap harus lebih perasa jika hendak mengirimkan pesan di grup WA.

Kekurangan Tergabung dalam Grup WhatsApp

engadget.com

Selain beberapa keunggulan dan kelebihan grup WA seperti yang sudah Mamikos lampirkan di atas, grup WA juga mengandung beberapa kekurangan yang mengganggu. Daftar kekurangannya sudah Mamikos tuliskan di sini:

1. Menyedot Banyak Paket Data

Kekurangan WAG yang pertama adalah menyedot lebih banyak paket data. Kok bisa? Tentu saja, sebab informasi yang dibagikan pada grup tersebut akan memakai sebagian besar paket internet yang kita miliki. Apalagi jika ada yang membagikan foto dan video dalam memori besar.

Sebenarnya tidak akan begitu mengkhawatirkan apabila menggunakan wifi. Tapi bagaimana jika tidak dan hanya menggunakan paket data biasa? Dijamin paket data akan jadi lebih cepat habis dari yang seharusnya.

2. Menyita Sebagian Besar Waktu Membaca Pesan

Tidak semua grup WhatsApp yang ada di ponsel itu selalu ramai dan aktif berinteraksi. Namun jika satu grup diisi 30 sampai 50 orang hingga lebih, pasti notifikasinya tetap akan ramai. Misalnya saja grup chat kantor, sekolah, atau keluarga besar.

Pasti ada saja informasi yang akan dibagikan atau di update di sana. Mau tidak mau kamu pun harus membacanya satu persatu untuk mengetahui apakah pesan tersebut penting atau tidak sebelum melewatkannya. Itu dari satu grup saja.

Bagaimana jika lebih dari empat grup dan semuanya memberikan informasi yang sama pentingnya. Waktu yang kamu miliki bisa jadi habis hanya untuk menyortir pesan-pesan yang masuk ke WA grup tersebut.

3. Bisa Bikin Hilang Fokus dan Konsentrasi

Percayalah, terlalu banyak WA grup akan membuat seseorang mudah kehilangan fokus dan konsentrasi yang dimilikinya. Mungkin kamu pernah mengalami hal ini. Saat kamu hendak mengirimkan WA biasa pada seseorang kemudian melihat begitu banyak notifikasi grup, kamu pun iseng membukanya hanya untuk sekadar mengecek.

Tapi lama kelamaan kamu terhanyut dan jadi terlupa bahwa semula tujuan kamu adalah untuk mengirimkan pesan pada satu orang saja, kenapa jadi buka grup? Sayangnya waktu setengah jam sudah terbuang begitu saja saat kamu mengecek isi grup tersebut dan terlibat sebentar dalam obrolan.

4. Memakan Sebagian Memori Ponsel

Hal satu ini tak bisa dihindari. Sebab semakin banyak grup, semakin banyak pula tempat yang diperlukan untuk menyimpan data. Misalnya saja isi chat, gambar, suara, video, dan ketambahan sekarang fitur stiker lucu yang menggemaskan itu. Tentu saja kamu tidak ingin ketinggalan untuk menyimpan berbagai stiker lucu tersebut dan mengirimkannya pada teman-temanmu.

5. Bisa Menjadi Segala Sumber Informasi Hoax

Bukan sebuah cerita baru bukan kalau WA grup menjadi lalu lintas banyaknya informasi meresahkan yang tak terbukti kebenarannya alias hoax. Hoax tersebut sulit diredam dan dikendalikan jika datangnya dari WA grup keluarga atau WA grup kantor. Meskipun ini masih bakal tergantung pada admin yang memberi izin, tapi tetap saja kadang tak dapat dikontrol dan tahu-tahu sudah menyebar.

Hal yang lebih menyebalkannya lagi apabila kamu merasa bahwa sumber berita atau informasi itu tidak valid, namun tidak ada satupun orang yang mempercayai apa yang kamu katakan di grup tersebut. Padahal saring sebelum sharing sangat perlu dilakukan apabila kita hendak menyebarkan suatu informasi.

Cara Keluar dari Grup WA dengan Sopan beserta Contoh Ucapan Alasannya

Lalu bagaimanakah cara untuk keluar dari grup WA tersebut karena misalnya kamu sudah mulai terganggu dan ingin lebih menghargai waktu? Maka kamu bisa membaca langkah-langkah keluar dari grup WA tersebut seperti berikut ini.

  1. Pertama kamu bisa membuka aplikasi WA yang ada di ponsel kamu.
  2. Setelah itu pilihlah grup manakah yang tidak ingin lagi kamu ikuti. Masuklah dahulu ke grup tersebut.
  3. Jika kamu sudah ada di dalam grup, klik tanda titik tiga yang lokasinya ada di pojok kanan atas.
  4. Kamu akan dibawa pada beberapa opsi tentang informasi grup, media grup, fitur pencari, bisukan notifikasi, wallpaper pesan, dan lainnya. Klik pada ‘Lainnya’ tersebut.
  5. Pilihan berikutnya akan muncul. Kamu bisa pilih ‘Exit Group’ atau Keluar Grup yang tertera setelah pilihan ‘Report’ atau Laporkan.
  6. Selesai. Kini, kamu bukan lagi bagian dari grup tersebut.

Contoh Alasan dan Ucapan Pamit pada Grup WA Sebelum Left

Namun alangkah baiknya sebelum kamu keluar dari grup tersebut, kamu mengucapkan sepatah dua patah kata sebagai ucapan selamat tinggal. Sopan santun dan unggah ungguh haruslah tetap harus dijaga dan dijunjung tinggi. Makanya di sini akan Mamikos berikan beberapa inspirasi beberapa contoh alasan dan bagaimana kalimatnya.

Ucapan Pamit dari Grup WhatsApp Formal

1. Halo, teman-teman. Saya hendak memohon maaf sebelumnya sebab saya izin pamit dari grup ini. Saya tidak bermaksud untuk memutuskan tali silaturahmi, namun saya meyakini bahwa masing-masing dari kita memiliki kepentingan, kesibukan, dan prioritas hidup yang beragam. Oleh sebab itu, dengan sangat berat hati, saya mohon diizinkan untuk keluar dari grup. Apabila teman-teman memiliki keperluan atau kepentingan pribadi dengan saja, jangan sungkan untuk langsung menghubungi saya. Terima kasih banyak, teman.

2. Siang, teman-teman semua. Dikarenakan ada satu dua hal yang sedang saya kerjakan, saya nyaris tidak pernah muncul dan hanya menjadi seorang pembaca diam-diam namun saya selalu memantau perkembangan grup ini. Dikarenakan kesibukan saya yang semakin banyak dan tak dapat ditinggalkan, maka saya mohon maaf untuk meninggalkan grup. Jangan sungkan untuk mengabari jika ada info terkini yang perlu saya ketahui. Terimakasih sekali lagi, teman-teman.

3. Selamat siang teman-teman. Hari ini saya izin untuk pamit left grup ini. Tentu bukan untuk memutuskan tali silaturahmi. Namun karena akhir-akhir ini kondisi ponsel saya kurang baik dan terus melambat dikarenakan aplikasi whatsapp yang semakin berat, maka saya pun terpaksa keluar dari beberapa grup. Saya yakin bahwa masing-masing dari kita punya prioritas lain. Oleh karena itu saya mohon dimaafkan saya harus left grup ini. Terimakasih banyak.

4. Halo, seluruh teman-teman di grup ini. Saya mohon maaf untuk meninggalkan grup ini. Dikarenakan kondisi memori ponsel yang sudah tidak memungkinkan untuk menjalankan beberapa aplikasi primer, makanya saya memilih untuk menghapus aplikasi WA. Meskipun tidak berada dalam grup yang sama, tapi jika nanti ada keperluan mendesak dan memerlukan bantuan saya, sila hubungi saya kapanpun. Saya mohon pamit dari grup. Terimakasih, teman-teman.

5. Hai, kawan-kawan. Mohon maaf sebelumnya kalau saya berencana untuk pamit untuk keluar dari grup. Sebab saya merasa saya tidak lagi memiliki waktu yang cukup untuk memantau grup yang ada di aplikasi WA saya ini. Akan tetapi jika ada hal yang mendesak sila hubungi saya kapanpun, jangan sungkan mengirimi saya pesan pribadi. Semoga hubungan baik dan pertemanan kita tetap terjalin meski tak lagi satu grup. Terimakasih sebelumnya dan mohon maaf saya pamit dahulu dari grup.

Ucapan Pamit dari Grup WhatsApp Santai

1. Siang, fren. Apa kabar kalian semua? Sorry akhir-akhir ini jarang nongol di grup karena memang banyak banget kegiatan. Belum lagi hape gue jadi lemot banget. Hape gue kayaknya udah nggak bisa nampung lebih banyak grup lagi. Jadi gue izin left grup, ya. Kalau ada perlu atau informasi penting yang mesti gue tahu, langsung kontak gue. Thank you, fren.

2. Hai, bro, sis. Sorry banget nih akhir-akhir ini gue jarang banget nongol di grup. Bukan sok sibuk tapi gue memang lagi ngerjain kerjaan yang butuh konsentrasi penuh. Dan kadang notifikasi hape bikin gue kedistraksi. Makanya gue izin buat left grup dulu, ya. Tenang aja kekeluargaan dan silaturahmi bakal tetap kejaga kok. Jangan sungkan buat chat gue kalau ada apa-apa. Kabari kalau ada info penting dan perlu gue tahu. Sehat-sehat terus ya kalian. Bye and thank you.

3. Halo, gaes. Sorry banget nih jarang nongol di grup karena memang lagi banyak banget yang diurus di kantor akhir-akhir ini. Sampai nggak sempat tahu ada apa aja di grup, tahu-tahu kemarin hape gue ngehang. Sepertinya hape gue sudah tidak bisa bertahan lebih lama. Tapi karena tabungan gue belum cukup beli baru, so, gue terpaksa bertahan sebentar dengan keluar dari grup WA dan ngapusin banyak aplikasi. Kalian masih bisa kontak gue kok via japri. Jangan khawatir. Sehat dan jaga diri kalian ya, gaes. Adios!

Semoga apa yang Mamikos sampaikan mengenai tata cara keluar dari grup WA di atas dapat bermanfaat. Apalagi seringkali seseorang bingung sendiri bagaimana merangkai kata yang tepat dan sopan untuk keluar dari grup WA yang notifikasinya sering mengganggu tersebut.

Namun dengan mengusahakan untuk tetap terkoneksi dengan mereka, para orang-orang di grup pun pasti akan lebih mengerti dan memahami apa yang kamu sampaikan.

Selain tata cara keluar grup WA, Mamikos juga punya cara modern untuk menelusuri info hunian kos. Caranya dengan mengunduh dan menjalankan aplikasi Mamikos atau mengakses laman resminya sekarang juga. Daftar info hunian kos terpercaya bisa kamu akses di sana dengan mudah dan pastinya lebih efisien. Akses atau unduh aplikasi Mamikos sekarang untuk menentukan lokasi hunian, harga, hingga fasilitas yang kamu kehendaki untuk kosan baru kamu.


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah