Cara Menghitung Kebutuhan Jumlah Anak Tangga sesuai Ketinggian Tangga
Apakah Anda sedang membutuhkan panduan untuk membuat anak tangga sesuai dengan ketinggian untuk membuatnya nyaman dan elegan? Yuk, pelajari caranya dengan membaca artikel ini sampai selesai!
Setelah mengetahui komponen apa saja yang disarankan dimiliki oleh anak tangga, berikut ini adalah cara menghitung kebutuhan anak tangga yang benar.
Caranya kamu hanya perlu membagi jarak lantai 1 ke lantai 2 dengan tinggi riser. Supaya bisa lebih mudah, silakan perhatikan contoh kasus berikut:
Misalnya jarak lantai 1 dan lantai 2 adalah 400 cm dan kamu ingin membuat anak tangga yang risernya 20 cm. Cara menghitung kebutuhan anak tangganya adalah 400/20 = 20 anak tangga.
Jadi, untuk rumah dengan jarak lantai 1 dan lantai 2 400 cm dan riser setinggi 20 cm maka jumlah anak tangga yang harus dibangun adalah 20 tangga.
Namun, perlu diingat bahwa jumlah 20 anak tangga di atas bukanlah anak tangga yang dibuat dengan sistem tanpa broders.
Jika kamu ingin melakukan perhitungan tentang berapa banyak anak tangga yang diperlukan untuk membuat tangga dengan ketinggian 400 cm dengan riser 20 cm dan punya bordes 1 hitungannya akan menjadi seperti ini:
Jarak lantai 1 ke lantai 2 dibagi dengan tinggi riser sehingga hasil yang diperoleh (400/20) – 1 + = 19. Jadi, banyaknya anak tangga yang dibutuhkan adalah 19 anak tangga.
Berdasarkan buku Ide Desain Tangga Rumah Minimalis karya Tri Tjahjono, untuk anak tangga sebanyak 36 buah dalam 1 jalur disarankan memiliki 1 bordes.
Jenis-jenis Tangga
Setelah mengetahui cara menghitungnya, berikut ini Mamikos akan memberikan jenis-jenis anak tangga yang paling sering ditemukan:
1. Tangga One Wall Stair

Jenis ini merupakan yang paling populer dan sering ditemukan pada rumah tingkat yang mengusung konsep minimalis.
Model tangga ini umumnya dibuat lurus ke atas tanpa ada belokan dan biasanya ada bagian yang menempel langsung pada dinding.
Biasanya model ini dipilih untuk menyiasati keterbatasan ruang. Pasalnya, ruangan di bawah tangga bisa dimanfaatkan sebagai ruang multifungsi seperti menaruh lemari, menaruh sofa, atau tempat menaruh hiasan.
2. Tangga Apung

Sekilas tampilan tangga ini mirip dengan tangga sebelumnya. Hanya saja yang membedakan adalah cara menempatkan anak tangganya.
Khusus untuk jenis tangga ini, anak tangganya langsung ditempelkan pada dinding sehingga bisa lebih menghemat budget dan sangat cocok diterapkan pada rumah yang mengusung konsep industrial.
3. Tangga Model L

Jenis tangga ini terbilang memiliki tampilan yang unik karena bentuknya berbelok 90 derajat pada salah satu bagian dindingnya.
Biasanya, di jenis tangga ini terdapat 1 bordes yang berada di titik belokan. Jenis tangga ini disarankan dipasang pada rumah yang memiliki langit-langit tinggi.
4. Tangga Huruf U

Kalau kamu memiliki rumah dengan ruangan yang luas dan langit-langit tinggi, jenis tangga ini cocok diterapkan di rumahmu.
Pasalnya dengan menggunakan tangga ini akan membuat tampilan rumah menjadi lebih elegan. Selain itu, ruangan di bawah tangga ini bisa kamu sulap menjadi kamar tidur atau ruang keluarga.
Jenis-jenis Material Anak Tangga
Selain jenis tangganya, jenis anak tangga pun beragam. Berikut ini beberapa bahan anak tangga yang sering digunakan.
1. Anak Tangga dari Kayu Solid
Anak tangga yang dibuat dengan menggunakan kayu solid akan memberikan tampilan yang artistik dan natural. Pemilihan material kayu yang tepat dapat membuatnya awet selama puluhan tahun.
Selain melakukan pemilihan jenis kayu yang tepat, hal lain yang harus kamu pertimbangkan adalah lokasi rumah.
Pasalnya, rumah dengan kelembaban tinggi biasanya kurang cocok untuk jenis kayu tertentu karena kelembaban yang tinggi bisa membuat kayu lapuk atau terkena serangan kumbang.
2. Anak Tangga Beton
Jenis anak tangga ini dipilih karena tahan lama dan tahan terhadap serangan serangga serta tahan pada kelembaban tinggi.
Meski demikian, anak tangga jenis ini kurang cocok digunakan pada rumah yang berada pada lokasi yang kondisi tanahnya bergerak.
3. Anak Tangga Besi
Anak tangga ini juga memiliki kekuatan yang sangat mengagumkan. Pasalnya, jenis anak tangga ini tahan terhadap kelembaban dan tanah bergerak.
Namun, kekurangan dari anak tangga ini adalah tidak cocok dipasang pada rumah yang berada dekat dengan pantai karena korosi bisa membuatnya cepat rusak.
Halaman:

