Advertisement
Source : Canva/@drawcee

Ringkasan Cerita Hikayat Amir Hamzah Singkat dan Nilai yang Bisa Diambil

Ingin tahu seperti apa ringkasan cerita Amir Hamzah yang sudah dilengkapi dengan nilai yang dikandungnya? Yuk, cari tahu dalam artikel ini!

30 September 2024 Zuly Kristanto

Hal ini tentu membuat sang raja kaget, karena selama ini sang raja merasa telah menegakkan keadilan di seluruh wilayah kerajaannya.

Si ahli nujum ini lalu mengatakan kalau ada satu hal yang luput dan belum diketahui oleh sang raja. Saat mendengar hal ini, tentu membuat sang raja keheranan.

Kemudian, sang raja meminta supaya ahli nujum bercerita tentang hal apa yang telah luput dari perhatiannya, sehingga dirinya mengalami mimpi yang begitu membingungkan.

Saat itulah, si ahli nujum yang sebenarnya Buzur Jamir mengatakan kepada sang raja tentang apa yang telah dilakukan Khawajeh kepada ayahnya.

Hukuman untuk Khawajeh

Pernyataan dari Buzur Jamir ini tentu membuat sang raja marah besar. Sang raja lalu menjatuhkan hukuman yang berat kepada Khawajeh.

Selain dicopot dari posisinya sebagai perdana menteri, Khawajeh juga dihukum penjara dan seluruh harta yang dimilikinya diserahkan kepada Buzur Jamir dan ibunya.

Selepas kejadian itu, Buzur Jamir lalu diangkat sebagai perdana menteri dan penasehat raja. Hari terus berlalu dan sang raja mendapatkan seorang putra yang diberinama Nusyirwan.

Suatu ketika, Buzur Jamir mendapatkan pandangan bahwa kerajaan Median akan mendapatkan serangan dari tanah Arab.

Saat mendengar ramalan dari Buzur Jamir ini, sang raja lalu memberikan perintah kepada Buzur Jamir untuk pergi ke tanah Arab dan membunuh seluruh perempuan hamil dan semua bayi yang baru saja lahir.

Amir Hamzah

Buzur Jamir pun segera melaksanakan perintah tersebut. Sementara itu, di tanah Arab ada seorang pria bernama Abdul Munthalib yang baru saja mendapatkan seorang putra yang diberi nama Amir Hamzah.

Sementara, saudaranya yang bernama Omayya al-Damri juga mendapatkan seorang putra yang diberi nama Amir ibn Omayya.

Setelah Buzur Jamir sampai di tanah Arab, ia bertemu dengan seorang perempuan yang baru saja melahirkan putra.

Saat akan melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya, Buzur Jamir muncul rasa ibanya sehingga ia tidak jadi melakukan perintah dari rajanya.

Terlebih saat itu, Buzur Jamir melihat bahwa bayi yang ada di hadapannya kelak akan menjadi orang besar di masa yang akan datang.

Makanya, dua bayi itu disembunyikannya dengan tujuan bayi itu selamat. Sementara itu, di kerajaan Median sedang terjadi duka yang sangat mendalam.

Halaman:

Advertisement