Advertisement
Source : Canva/@leremygan/@monsters-visual

Ringkasan Cerita Nabi Nuh Singkat untuk Anak beserta Mukjizat dan Pesan Moralnya

Kisah Nabi Nuh yang terselamatkan dari banjir bandang dengan kapalnya bisa jadi kisah menarik untuk dibacakan untuk anak. Kisah Nabi Nuh juga memiliki banyak pesan moral untuk diketahui.

27 November 2025 Asrul A

Dalam Al-Quran, Allah mengisahkan berbagai cerita Nabi yang bisa jadi pembelajaran dan suri tauladan bagi manusia.

Sebagaimana yang dijelaskan dalam Al-Quran, setidaknya ada 25 Nabi dan Rasul yang disebutkan dalam Al-Quran. Salah satu kisah Nabi yang wajib kita ketahui yaitu kisah Nabi Nuh yang terselamatkan dari banjir bandang yang besar dengan menggunakan perahunya.

Penasaran kisah selengkapnya? Sebaiknya simak artikel tentang cerita Nabi Nuh singkat sampai habis, ya! 📖😊✨

Cerita Nabi Nuh Singkat

Ringkasan Cerita Nabi Nuh Singkat untuk Anak beserta Mukjizat dan Pesan Moralnya
Canva/@leremygan/@monsters-visual

Kisah Nabi Nuh menarik untuk dipelajari dan diketahui oleh anak. Dari kisah Nabi Nuh anak-anak bisa mendapatkan pesan moral dan nilai-nilai kebaikan yang diajarkan.

Allah menjelaskan dalam Al-Quran surat Al-Anbiya ayat 76-77 agar kisah Nabi Nuh beserta pengikutnya ini bisa dijadikan pembelajaran serta peringatan bagi manusia.

Kisah Nabi Nuh dikenal dengan peristiwa banjir bandang yang menimpa kaumnya yang syirik sebab tidak mau beriman dan bertaubat kepada Allah SWT.

Pada saat itu, berkat mukjizat Allah, Nabi Nuh beserta pengikutnya membangun sebuah kapal besar lalu dinaikinya beserta pengikut dan hewan-hewan lainnya saat itu, sehingga terselamatkan dari adzab yang Allah berikan kepada kaum yang kufur. 

Ringkasan Kisah Nabi Ayub dari Lahir hingga Wafat beserta Hikmahnya Lengkap

Nabi Nuh yang Berdakwah Hingga 950 Tahun Lamanya

Nabi Nuh alaihis salam termasuk salah satu dari 25 Nabi dan Rasul yang wajib untuk diimani oleh setiap umat muslim.

Nabi Nuh merupakan Nabi yang diutus ketiga oleh Allah setelah diutusnya Nabi Adam dan Nabi Idris.

Saat itu Nabi Nuh diutus oleh Allah SWT agar memberikan dakwah dan petunjuk bagi manusia karena terjadi kekosongan antar dua rasul (fatrah) yang mana jika zaman kekosongan itu dibiarkan begitu saja maka ajaran-ajaran agama dari Nabi sebelumnya akan dilupakan oleh manusia saat itu.

Sebab, apabila ajaran dilupakan dan ditinggalkan maka manusia hanya kembali melakukan berbagai perbuatan dosa, melakukan maksiat, kemungkaran, dan melupakan berbuat amalan kebaikan.

Pada saat itu, Nabi Nuh diberi wahyu kenabian oleh Allah SWT agar mengajarkan ajaran islam pada manusia.

Sebab, saat itu kaum Nabi Nuh benar-benar dalam kekufuran tidak menyembah Allah melainkan menyembah patung berhala yang dibuat oleh mereka sendiri.

Patung-patung yang mereka buat dan yang mereka sembah dianggap akan mengabulkan doa-doa mereka dan mendatangkan berbagai kebaikan dan manfaat bagi mereka.

Inilah yang membuat Nabi Nuh diutus, dalam menjalankan dakwahnya Nabi Nuh menjalankan dakwah dengan penuh kesabaran.

Nabi Nuh sendiri juga memiliki kemampuan yang hebat dalam hal berargumentasi dengan orang lain.

Tak hanya itu, Nabi Nuh memiliki akal yang cerdas dan lemah lembut saat berargumentasi.

Dalam memberikan dakwahnya, Nabi Nuh meyakinkan kaumnya agar tidak lagi menyembah kepada patung berhala melainkan menyembah Allah.

Perjuangan Nabi Nuh dalam memberikan dakwah tidaklah mudah, karena saat itu banyak dari kaumnya yang menolak ajarannya.

Meski demikian Nabi Nuh tidaklah menyerah, beliau justru dengan kesabarannya terus menyebarkan dakwahnya dan mengajarkan kaumnya untuk mempercayai bukti nyata dari Allah termasuk mengajak kaumnya melihat dan merasakan perubahan siang dan malam yang termasuk kuasa Allah.

Kisah Cerita Nabi Zakaria dari Lahir sampai Wafat Secara Singkat beserta Hikmahnya

Tidak hanya memperlihatkan kebesaran Allah, Nabi Nuh juga mengajarkan untuk senantiasa berbuat baik karena setiap perbuatan manusia akan mendapatkan ganjaran dari Allah.

Kesabaran dan ketabahan memnyebarkan dakwah agama Allah, selalu ditolak oleh sebagaian besar kaumnya sendiri, hingga 950 tahun lamanya.

Namun, ternyata usaha dakwah beliau dengan penuh kesabaran dan ketabahan untuk menyadarkan kaumnya tidaklah berhasil.

Hanya beberapa dari kaumnya yang menerima ajaran Nabi Nuh dan beriman kepada Allah, itupun dijelaskan jumlah kaumnya yang beriman pada Allah tidak sampai seratus orang.

Halaman:

Advertisement