Ringkasan Cerita Nabi Nuh Singkat untuk Anak beserta Mukjizat dan Pesan Moralnya

Ringkasan Cerita Nabi Nuh Singkat untuk Anak beserta Mukjizat dan Pesan Moralnya – Dalam Al-Quran, Allah mengisahkan berbagai cerita Nabi yang bisa jadi pembelajaran dan suri tauladan bagi manusia.

Sebagaimana yang dijelaskan dalam Al-Quran, setidaknya ada 25 Nabi dan Rasul yang disebutkan dalam Al-Quran. Salah satu kisah Nabi yang wajib kita ketahui yaitu kisah Nabi Nuh yang terselamatkan dari banjir bandang yang besar dengan menggunakan perahunya.

Penasaran kisah selengkapnya? Sebaiknya simak artikel tentang cerita Nabi Nuh singkat sampai habis, ya!

Cerita Nabi Nuh Singkat

Canva/@leremygan/@monsters-visual

Kisah Nabi Nuh menarik untuk dipelajari dan diketahui oleh anak. Dari kisah Nabi Nuh anak-anak bisa mendapatkan pesan moral dan nilai-nilai kebaikan yang diajarkan.

Allah menjelaskan dalam Al-Quran surat Al-Anbiya ayat 76-77 agar kisah Nabi Nuh beserta pengikutnya ini bisa dijadikan pembelajaran serta peringatan bagi manusia.

Kisah Nabi Nuh dikenal dengan peristiwa banjir bandang yang menimpa kaumnya yang syirik sebab tidak mau beriman dan bertaubat kepada Allah SWT.

Pada saat itu, berkat mukjizat Allah, Nabi Nuh beserta pengikutnya membangun sebuah kapal besar lalu dinaikinya beserta pengikut dan hewan-hewan lainnya saat itu, sehingga terselamatkan dari adzab yang Allah berikan kepada kaum yang kufur. 

Nabi Nuh yang Berdakwah Hingga 950 Tahun Lamanya

Nabi Nuh alaihis salam termasuk salah satu dari 25 Nabi dan Rasul yang wajib untuk diimani oleh setiap umat muslim.

Nabi Nuh merupakan Nabi yang diutus ketiga oleh Allah setelah diutusnya Nabi Adam dan Nabi Idris.

Saat itu Nabi Nuh diutus oleh Allah SWT agar memberikan dakwah dan petunjuk bagi manusia karena terjadi kekosongan antar dua rasul (fatrah) yang mana jika zaman kekosongan itu dibiarkan begitu saja maka ajaran-ajaran agama dari Nabi sebelumnya akan dilupakan oleh manusia saat itu.

Sebab, apabila ajaran dilupakan dan ditinggalkan maka manusia hanya kembali melakukan berbagai perbuatan dosa, melakukan maksiat, kemungkaran, dan melupakan berbuat amalan kebaikan.

Pada saat itu, Nabi Nuh diberi wahyu kenabian oleh Allah SWT agar mengajarkan ajaran islam pada manusia.

Sebab, saat itu kaum Nabi Nuh benar-benar dalam kekufuran tidak menyembah Allah melainkan menyembah patung berhala yang dibuat oleh mereka sendiri.

Patung-patung yang mereka buat dan yang mereka sembah dianggap akan mengabulkan doa-doa mereka dan mendatangkan berbagai kebaikan dan manfaat bagi mereka.

Inilah yang membuat Nabi Nuh diutus, dalam menjalankan dakwahnya Nabi Nuh menjalankan dakwah dengan penuh kesabaran.

Nabi Nuh sendiri juga memiliki kemampuan yang hebat dalam hal berargumentasi dengan orang lain.

Tak hanya itu, Nabi Nuh memiliki akal yang cerdas dan lemah lembut saat berargumentasi.

Dalam memberikan dakwahnya, Nabi Nuh meyakinkan kaumnya agar tidak lagi menyembah kepada patung berhala melainkan menyembah Allah.

Perjuangan Nabi Nuh dalam memberikan dakwah tidaklah mudah, karena saat itu banyak dari kaumnya yang menolak ajarannya.

Meski demikian Nabi Nuh tidaklah menyerah, beliau justru dengan kesabarannya terus menyebarkan dakwahnya dan mengajarkan kaumnya untuk mempercayai bukti nyata dari Allah termasuk mengajak kaumnya melihat dan merasakan perubahan siang dan malam yang termasuk kuasa Allah.

Tidak hanya memperlihatkan kebesaran Allah, Nabi Nuh juga mengajarkan untuk senantiasa berbuat baik karena setiap perbuatan manusia akan mendapatkan ganjaran dari Allah.

Kesabaran dan ketabahan memnyebarkan dakwah agama Allah, selalu ditolak oleh sebagaian besar kaumnya sendiri, hingga 950 tahun lamanya.

Namun, ternyata usaha dakwah beliau dengan penuh kesabaran dan ketabahan untuk menyadarkan kaumnya tidaklah berhasil.

Hanya beberapa dari kaumnya yang menerima ajaran Nabi Nuh dan beriman kepada Allah, itupun dijelaskan jumlah kaumnya yang beriman pada Allah tidak sampai seratus orang.

Nabi Nauh dan Kaumnya Membuat Kapal Besar

Setelah menyebarkan ajaran agama Allah pada kaumnya dan tidak berhasil membuat manusia saat itu untuk berhenti menyembah berhala.

Nabi Nuh kemudian memohon dengan berdoa kepada Allah agar para kaumnya diberi hidayah.

Kemudian, Allah memerintahkan agar Nabi Nuh beserta kaumnya yang beriman pada Allah untuk membuat sebuah kapal besar di di sebuah gunung.

Hingga akhirnya Nabi Nuh, dan pengikutnya mengerjakan perintah Allah membuat perahu di sebuah gunung. Mereka mulai menabang pohon yang dibutuhkan untuk membuat kapal.

Akan tetapi kaum Nabi Nuh yang kufur justru mengolok-olok apa yang dikerjakan Nabi Nuh beserta kaumnya.

Tidak hanya menghina, mereka bahkan melemparkan kotoran ke Nabi Nuh dan pengikutnya ketika mereka sedang mengerjakan kapal tersebut.

Setelah kapal selesai dibuat, Nabi Nuh mengajak seluruh pengikutnya untuk masuk ke dalam kapal dan juga seluruh jenis binatang.

Masing-masing binatang yang naik ke kapal berpasangan setiap jenisnya. Nabi Nuh juga membawa benih tumbuhan agar tumbuhan bisa tumbuh di kapal dan hewan tetap bisa berkembang biak.

Setelah Nabi Nuh dan pengikutnya telah berada di dalam kapal, awan pun mulai mendung dan disusul dengan gemuruh halilintar. Akhirnya hujan lebat turun dengan lebat dan tidak kunjung reda selama 3 hari.

Akhirnya banjir bandang mulai terjadi, gunung yang tadinya tempat Nabi Nuh membuat kapal, mulai tenggelam dan kapal mulai terangkat.

Di sekitar gunung pun tidak ada lagi tempat yang aman untuk berlindung dari banjir bandang kecuali di kapal Nabi Nuh.

Hujan deram terus turung dan membanjiri bumi saat itu hingga empat puluh malam.

Kemudian setelah itu, air kembali surut dan Nabi Nuh beserta pengikutnya turun dari kapal untuk membangun kehidupan baru dengan beriman pada Allah.

Kan’an Anak dari Nabi Nuh yang Durhaka

Selain peristiwa banjir bandang, dikisahkan juga keluarga Nabi Nuh yang memiliki empat putra yakni Syam, Khan, Yafits, dan Kan’an.

Ketika banjir bandang terjadi, hampir semua anak Nabi Nuh sudah berada di dalam kapal kecuali kan’an.

Sebab, Kan’an termasuk salah satu orang yang menolak ajaran dari Nabi Nuh yang tidak lain ayahnya sendiri. 

Meski sudah diajak oleh Nabi Nuh, nyatanya Kan’an dengan sombongnya tetap menolak ajakan ayahnya.

Saat banjir bandang terjadi, Kan’an terombang-ambing dan mengapung dengan sebilah kayu.

Nabi Nuh sempat berteriak agar Kan’an naik ke atas kapalnya akan tetapi ia tetap menolak dan berusaha berenang menuju gunung.

Padahal, Nabi Nuh sendiri sudah memberi peringatan bahwa ketika Allah menurunkan azabnya, tidak akan ada yang bisa selamat.

Hingga akhirnya, Kan’an pun tenggelam bersama orang-orang durhaka lainnya.

Mukjizat Nabi Nuh

Dari kisah Nabi Nuh, terdapat beberapa Mukjizat yang dimiliki oleh Nabi Nuh diantaranya:

  • Merupakan Nabi yang memiliki gelar ulul azmi sebab kesabrannya dalam memberikan dakwah kepada umatnya meski, yang ikut ajarannya untuk iman kepada Allah hanya beberapa saja.
  • Merupakan Nabi yang memiliki umur panjang hingga 950 tahun
  • Mukjizat Nabi Nuh lainnya yaitu diberi mukjizat untuk membangun kapal yang sangat besar diatas gunung, yang mampu menampung manusia, hewan, dan tumbuhan untuk melewati banjir besar.

Pesan Moral dari Kisah Nabi Nuh

Dari kisah Nabi Nuh, ada beberapa pesan moral yang bisa dijadikan pedoman hidup untuk manusia. diantaranya:

Senantiasa Sabar dan Tabah di Jalan Allah

Nabi Nuh melakukan dakwah kepada kaumnya yang kufur dan zalim hingga 950 tahun dengan penuh kesabaran dan ketabahan, meski sering kali ditolak bahkan dihina beliau tetap sabar dalam menjalankan perintah Allah. Berkat kesabarannya jugalah beliau diberi gelar sebagai ulul azmi.

Bijaksana 

Dalam menyebarkan agama Allah, keputusan Nabi Nuh selalu penuh dengan pertimbangan.

Nabi Nuh selalu memohon petunjuk dari Allah agar setiap keputusan yang diambilnya benar dan berada di jalan Allah.

Selalu Bersyukur

Dikisahkan juga, meski selalu dihina, Nabi Nuh tetap menjalankan kehiduapnnya dengan tenang dan penuh rasa syukur dan mementingkan menjalankan perintah Allah.

Penutup

Demikian ulasan mengenai ringkasan cerita nabi nuh singkat untuk anak beserta mukjizat dan pesan moralnya yang perlu kamu ketahui. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kamu. 

Jika kamu ingin mencari tahu informasi penting lainnya, kamu bisa mengunjungi blog Mamikos. Akan ada banyak sekali artikel menarik yang wajib kamu ketahui.

Pastikan download dan install aplikasi Mamikos di smartphone kesayangan kamu, ya!

FAQ

Kisah Nabi Nuh tentang apa?

Kisah Nabi Nuh dikenal dengan peristiwa banjir bandang yang menimpa kaumnya yang syirik sebab tidak mau beriman kepada Allah SWT. Pada saat itu, Allah SWT mengadzab kaum yang kufur tersebut. Nabi Nuh beserta pengikut dan hewan-hewan terselamatkan dari adzab itu karena sudah membangun sebuah kapal besar.

Apa saja kisah teladan Nabi Nuh?

Kisah Nabi Nuh dapat diteladani, berupa:
1. Senantiasa sabar dan tabah di jalan Allah SWT
2. Bijaksana
3. Selalu bersyukur

Apa yang kita pelajari dari kisah Nabi Nuh?

Yang dapat dipelajari dari kisah Nabi Nuh adalah tetap taat dan tabah di jalan Allah SWT, percaya bahwa Allah selalu memberikan hikmah di setiap peristiwa yang terjadi dalam hidupnya.

Keistimewaan apa yang dimiliki Nabi Nuh?

Keistimewaan yang dimiliki Nabi Nuh adalah kemampuannya dalam membuat kapal besar bersama dengan pengikutnya di puncak gunung sehingga bisa terselamatkan dari adzab berupa banjir bandang yang Allah timpakan kepada kaum syirik.

Apa yang disembah kaum Nabi Nuh AS?

Kaum Nabi Nuh menyembah banyak tuhan dalam berbagai bentuk, seperti berhala Wadd, Suwa, Yaguts, Ya’ad. Nasr. Kepercayaan ini disebut juga dengan politheisme.


Klik dan dapatkan info kost di dekat mu:

Kost Jogja Murah

Kost Jakarta Murah

Kost Bandung Murah

Kost Denpasar Bali Murah

Kost Surabaya Murah

Kost Semarang Murah

Kost Malang Murah

Kost Solo Murah

Kost Bekasi Murah

Kost Medan Murah