9 Ciri-Ciri Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi dan Penjelasannya

Posted in: Teks Observasi

9 Ciri-Ciri Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi dan Penjelasannya — Apabila kamu belum tahu mengenai ciri-ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi, sekarang tidak perlu lagi bingung karena Mamikos akan membahasnya secara lengkap pada artikel ini.

Jadi, teks hasil observasi sendiri merupakan hasil penelitian yang telah dilakukan yang bersifat fakta. Perolehan data yang bersifat fakta tersebut didapatkan menggunakan teknik observasi.

Mengenal Apa Saja Ciri dari Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi

unsplash.com

Secara teknis metode pembuatan teks laporan hasil observasi bisa kamu lihat pada metodologi penelitian.

Melalui hasil data yang didapatkan itulah yang nantinya akan dituangkan ke dalam sebuah teks dan dalam suatu laporan yang berisi data-data hasil observasi.

Jadi, pada pembahasan kali ini Mamikos tidak membahas metodologi penelitian, melainkan fokus pada ciri-ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi, struktur teks laporan hasil observasi serta contohnya.

Ini Ciri-ciri Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi

Jadi jika kamu masih bingung cara membedakan laporan hasil observasi dengan laporan hasil penelitian lainnya.

Berikut penjelasan selengkapnya tentang beberapa ciri-ciri spesifik yang memperlihatkan hasil observasi:

1. Universal

Hasil laporan dari kegiatan observasi cenderung lebih bersifat universal, objektif, dan global. Jadi, hasil laporan yang dituangkan di dalamnya justru tidak mengarahkan ke hal yang bersifat spesifik.

2. Objek Tunggal

Ciri-ciri teks laporan hasil observasi yang selanjutnya yaitu menggunakan objek tunggal. Laporan hasil observasi bisa kamu ketahui dengan memperhatikan objek yang sedang dibicarakan.

Jadi, objek yang dibahas di dalam teks laporan hasil observasi harus objek tunggal.

3. Ditulis Secara Lengkap

Teks laporan hasil observasi pada umumnya dituliskan secara lengkap, di mana pembuatan laporan tersebut cenderung menuntut kesempurnaan dalam penulisannya.

4. Berdasarkan Fakta

Ciri-ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi selanjutnya yaitu ditulis berdasarkan fakta.

Sebagai hasil laporan dari kegiatan observasi, maka pembahasan yang dilaporkan harus berdasarkan fakta yang terjadi dan data-data yang sudah ditemukan selama melakukan pengamatan.

5. Bersifat Terbarukan

Ciri-ciri selanjutnya yaitu bersifat terbarukan, maksudnya hasil laporan atau tema yang dibahas pada laporan hasil observasi tersebut harus bersifat terbarukan.

Jadi, hasil penelitian yang diangkat merupakan sebuah isu-isu terbaru yang masih relevan dengan kehidupan sehari-hari.

6. Tidak Berdasar Prasangka

Ciri teks laporan hasil observasi secara teknis tidak mengandung unsur prasangka maupun dugaan yang belum jelas kebenarannya dan faktanya.

Jadi, sebuah objek yang digunakan untuk melakukan observasi, harus yang sudah terjamin kejelasan dan kebenaran.

7. Isi Laporan Harus Berkesinambungan

Ciri-ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi selanjutnya ini menjadi hal pokok yang harus diperhatikan dalam membuat laporan tersebut.

Isi pembahasan yang dituangkan ke dalam laporan harus berkesinambungan antara kelas maupun sub kelas yang di dalamnya.

8. Bersifat Informatif

Laporan hasil observasi bersifat informatif karena isi di dalamnya memberikan sebuah informasi yang berguna untuk si pembaca, terkait objek yang dibahas.

9. Bersifat Komunikatif

Supaya pembaca dapat memahami isi laporan dengan mudah, maka laporan hasil observasi harus ditulis dengan bahasa yang komunikatif.

Jadi, isi pembahasan di laporan tersebut seolah-olah membuat si pembaca sedang melakukan komunikasi dengan laporan tersebut.

Itulah kesembilan ciri-ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi beserta penjelasannya yang bisa kamu pahami.

Hal terpenting dalam membuat laporan hasil observasi yaitu harus mengandung tiga sifat, yaitu bersifat informatif, komunikatif, dan objektif.

Ketiga sifat tersebut menjadi patokan wajib dalam membuat laporan hasil observasi. Karena laporan tersebut bukanlah karya fiktif ataupun karya imajinatif yang mana harus memuat fakta.

Struktur Teks Laporan Hasil Observasi Secara Teknis

unsplash.com

Membuat atau menyusun teks laporan hasil observasi memang tidak semudah membuat karya fiksi.

Selain, harus memperhatikan kebenaran objek yang diamati, kamu juga harus membuatnya sesuai dengan struktur yang berlaku.

Apabila kamu masih kebingungan membuat teks laporan hasil observasi, berikut struktur teks laporan hasil observasi yang bisa kamu pelajari:

1. Membuat Pernyataan Umum

Seperti namanya, pernyataan yang ditulis di dalam laporan harus ada kaitannya dengan objek yang akan kamu laporkan. Beberapa unsur yang penting disertakan di dalam pernyataan umum, yaitu:

  • Nama latin dari objek yang diobservasi.
  • Catatan tambahan yang sekiranya perlu dimuat di dalam laporan.
  • Dan asal-usul dari objek yang dibahas.

2. Membuat Deskripsi Bagian

Apa itu deskripsi bagian? Jadi, deskripsi bagian merupakan pembahasan yang berisi rincian hal-hal yang perlu kamu laporkan.

Untuk memudahkan si pembaca memahami isi dari laporan tersebut, contoh deskripsi bagian untuk observasi tentang objek tumbuh-tumbuhan:

  • Berisi laporan tentang morfologi tanaman dapat berupaya batang, bunga, atau buah.
  • Atau berisi cara budidayanya mulai dari cara menyemai hingga proses panen.

3. Membuat Kesimpulan

Struktur teks laporan hasil observasi yang terakhir yaitu membuat kesimpulan. Pada bagian ini, kamu cukup membuat rangkaian kalimat yang berisi garis besar dari inti hasil laporan hasil observasi.

Tulislah kesimpulan tersebut dengan menggunakan kalimat yang mudah dipahami secara singkat.

Jadi, kamu tidak hanya perlu memahami ciri-ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi, tapi juga harus mengetahui struktur teks laporan hasil observasi yang benar.

Tujuannya agar laporan yang kamu buat mudah dipahami dan bersifat informatif, komunikatif, dan objektif.

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi Bentuk Singkat

Jika kamu masih bingung bagaimana contoh untuk teks laporan hasil observasi, maka simak ulasan Mamikos mengenai ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi dan contohnya di bawah ini.

Kamu dapat memperhatikan serta mempelajarinya dari contoh berikut.

Definisi Umum

Kucing termasuk jenis hewan mamalia dan masuk dalam golongan karnivora atau hewan pemakan daging.

Kucing dibedakan menjadi dua jenis yaitu kucing kecil dan kucing besar, jenis kucing kecil juga disebut sebagai kucing rumahan karena banyak dipelihara masyarakat.

Sedangkan jenis kucing besar merupakan jenis kucing liar, contohnya seperti harimau, singa, cheetah, dan lain-lain.

Deskripsi Kucing

Berat kucing kecil (rumahan) dapat mencapai 16 kg dengan panjang tubuh mencapai 60 cm dan tinggi sekitar 45 cm.

Kucing kecil juga memiliki taring dan cakar yang tajam untuk melawan musuh. Kucing juga termasuk hewan yang memiliki penglihatan yang bagus.

Kucing termasuk jenis hewan yang suka menyendiri pada umumnya setiap kucing memiliki wilayah tutorialnya masing-masing.

Akan terjadi perkelahian singkat bila ada kucing lain yang masuk ke wilayah tutorialnya tersebut.

Ketika mereka berkelahi, biasanya rambutnya akan tegak dan melengkungkan tubuhnya untuk membuat tubuhnya terlihat lebih besar.

Saat berkelahi mereka akan menyerang musuh dengan gigitan, cakaran, dan tamparan kucing jantan lebih sering terlibat perkelahian daripada kucing betina.

Bagi manusia, kucing termasuk hewan peliharaan yang tidak berbahaya. Tapi, tetap saja kita harus berhati-hati karena kucing juga dapat menularkan penyakit.

Kesimpulan

Kucing adalah salah satu hewan peliharaan yang paling disukai oleh manusia karena cara memeliharanya cukup mudah dan jenis makannya pun mudah didapatkan.

Kamu bisa memeliharanya sebagai teman di rumah tapi pastikan selalu menjaga kebersihan dan kesehatan kucing tersebut.

Setelah mengetahui struktur dan contoh teks laporan hasil observasi di atas, apakah kamu sudah mendapat bayangan tentang cara menyusun laporan hasil observasi nanti?

Jadi, apabila nanti kamu diharuskan membuat laporan hasil observasi, kamu tinggal memperhatikan dengan saksama mengenai ciri-ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi yang sudah Mamikos sampaikan pada artikel ini.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta