Advertisement
Source : freepik.com/brgfx

9 Contoh Cerita Fabel beserta Orientasi, Komplikasi, Resolusi dan Koda Lengkap

Memahami contoh cerita fabel beserta orientasi, komplikasi, resolusi dan koda itu penting supaya tahu strukturnya dengan baik.

17 November 2025 Ikki Riskiana

Menulis berdasarkan contoh cerita fabel beserta orientasi, komplikasi, resolusi dan koda cukup membantu.

Kamu bisa mengembangkan ide cerita sendiri yang lebih kreatif. Asal memenuhi 4 struktur tersebut dan bercerita mengenai kehidupan hewan, berarti sudah membuat fabel.

Jika belum cukup jelas, kamu bisa mengikuti struktur dari contoh cerita fabel yang akan Mamikos sampaikan di bawah ini. Mengenai penokohan dan karakter bisa mencari inspirasi dari kehidupan hewan di sekitar. 📖😊✨

9 Contoh Cerita Fabel beserta Orientasi, Komplikasi, Resolusi dan Koda

7 Contoh Cerita Fabel beserta Orientasi, Komplikasi, Resolusi dan Koda Lengkap
freepik.com/brgfx

Setiap cerita pastinya memiliki struktur sehingga pembaca mudah mengerti alurnya.

Mulai dari pengenalan tokoh dan karakter, kemudian permasalahan, lalu klimaks, dan anti klimaks atau penyelesaian. Berikut contoh fabel beserta orientasi, komplikasi, resolusi dan koda.

1. Contoh Cerita Fabel beserta Orientasi, Komplikasi, Resolusi dan Koda tentang Tupai yang Sombong

Tupai sangat terkenal karena kesombongannya, selalu memamerkan ketangkasannya meloncat. Setiap bertemu dengan binatang lain, ia selalu mengejek.‘’ Hei kalian, aku kasihan melihat kalian berjalan-jalan dalam cuaca seperti ini.’’ Ujar Tupai tertawa.

Suatu hari, Kura-kura dan Kancil sedang asik bermain bersama menangkap bola. Karena terlalu bersemangat Kancil melempar bola hingga tersangkut di dedaunan tepat di samping mereka.

Namun, Kura-kura dan Kancil tidak tahu bagaimana caranya mengambil bola tersebut. ‘’Hahaa, kasihan sekali!’’ ujar Tupai

Tiba-tiba Tupai keluar dari balik pohon dan meloncat dari satu pohon ke pohon yang lainnya. Ia mengambil bola pada dedaunan tersebut. ‘’Tupai, cepat lemparkan bola itu pada kami.’’ Seru Kura-kura. ‘’Tidak! Makannya, jangan menjadi binatang yang bisanya hanya berjalan, belajarlah naik ke atas pohon dan melompat sepetiku!’’ ujar Tupai sombong.

Kancil dan Kura-kura hanya menatap Tupai yang memainkan bola dengan memantul-mantulkannya pada pohon. “Sudahlah Kura-kura, sebaiknya kita pulang saja, biarkan dia bersenang-senang sendirian.’’ ujar Kancil. Kura-kura setuju ajakan si Kancil ‘’Baiklah Tupai, sepertinya kau menyukai bola kami, kau boleh memilikinya, kami pulang’’ Seru Kancil.

Tupai terkejut karena teriakkan Kancil dan kehilangan konsentrasi, sehingga tergelincir batang pohon sampai terjatuh, sangat disayangkan ia terjatuh ke dalam kubangan lumpur. ‘’Byyyyur!’’ Kura-kura dengan sigap menangkap bola saat Tupai terjatuh. Bersama Kancil, diapun menertawakan kesialan si Tupai. 

Contoh cerita fabel beserta orientasi, komplikasi, resolusi dan koda dari kisah di atas dimulai dari pengenalan tokoh Tupai yang sombong.

Meski memang benar bahwa hewan satu ini pandai melompat dibanding hewan lainnya.

Contoh cerita fabel beserta orientasi, komplikasi, resolusi dan koda tersebut masuk pengenalan masalah. Yaitu pada saat Tupai menunjukkan kesombongannya pada Kancil dan Kura-kura. 

Contoh fabel beserta orientasi, komplikasi, resolusi dan koda ini masuk resolusi pada saat Tupai terkena karmanya. Dimana dengan kesombongannya akhirnya justru membuatnya jatuh ke lumpur.

Contoh cerita fabel beserta orientasi, komplikasi, resolusi dan koda pada bagian akhir dapat ditarik kesimpulan. Disebut juga koda, yaitu bahwa sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga.

6 Contoh Cerita Fabel Menarik 2, 3, 5 Paragraf tentang Hewan dan Pesan Moralnya

2. Contoh Cerita Fabel beserta Orientasi, Komplikasi, Resolusi dan Koda tentang Bangau dan Anjing

Dahulu kala hiduplah seekor burung bangau dan seekor anjing di sebuah hutan belantara. Suatu hari Bangau berfikir sudah lama ia berteman tetapi belum pernah main ke rumah Anjing. Bangau kemudian bertanya pada anjing, “Kita sudah lama berteman, mengapa aku belum pernah kamu ajak main ke rumahmu?” Anjing kemudian menjawab,”Oh iya, bagaimana kalau besok kamu main ke rumahku?”. “Baiklah besok aku ke rumahmu”, jawab Bangau.

Keesokannya, Bangau berkunjung ke rumah Anjing yang langsung mengajaknya untuk makan. Seperti kebiasaannya Anjing menyajikan makanan di atas piring. Dengan lahapnya Anjing menyantap makanan. Namun Bangau kesusahan, sebab ia memiliki paruh panjang yang menyulitkannya mengambil makanan dari piring. 

Melihat makanan Bangau masih banyak Anjing bertanya “Bangau makananmu masih banyak sini aku bantu habiskan” Dengan sekejap makanan Bangau habis sementara ia masih lapar. Bangau akhirnya harus pulang dalam keadaan lapar. Lalu keesokannya ia gentian mengajak Anjing berkunjung ke rumahnya.

Saat sampai di rumah Bangau, Anjing disuguhkan dengan makanan yang diletakkan dalam bumbung bambu. Hal ini adalah kebiasaan Bangau agar mudah mengambilnya. Sementara Anjing yang tidak punya paruh merasa kesal karena tak bisa makan, akhirnya makanannya tumpah berserakan.

Anjing marah “Hai Bangau, kenapa kau hanya memikirkan diri sendiri, lihatlah aku tak bisa makan karena tidak punya paruh”. Bangau menjawab “Oh ya, lalu bagaimana aku tempo hari? Aku juga tak bisa makan dari atas piring karena paruhku panjang”. Anjing baru menyadari bahwa makanan Bangau masih banyak bukan karena sudah makan tapi karena tidak bisa mengambil makanan dari atas piring. Anjing pun segera meminta maaf pada Bangau

Contoh cerita fabel beserta orientasi, komplikasi, resolusi dan koda di atas cukup ringkas dan jelas. Dimulai dari orientasi atau pengenalan mengenai kehidupan persahabatan antara Bangau dengan Anjing.

Komplikasi atau permasalahan dimulai pada saat Bangau mengunjungi rumah Anjing.

Dimana Bangau kesal karena tidak dapat menyantap makanan. Kemudian mengundang Anjing ke rumahnya dengan tujuan membalas.

Contoh cerita fabel beserta orientasi, komplikasi, resolusi dan koda masuk tahap penyelesaian dimana Anjing menyadari kesalahannya dan meminta maaf. Masalah selesai dan tidak ada lagi salah paham.

Contoh fabel beserta orientasi, komplikasi, resolusi dan koda menemui kesimpulan berupa pesan moral. Yaitu, sesama teman seharusnya saling memahami kondisi satu sama lain.

3. Contoh Cerita Fabel beserta Orientasi, Komplikasi, Resolusi dan Koda tentang Gajah, Kerbau dan Harimau

Suatu hari seekor kerbau mencari gajah di dalam hutan untuk menemaninya mencari makanan. Akhirnya kerbau melihat gajah yang sedang berjalan dan langsung mengajaknya untuk bersama-sama mencari sumber makanan. “Hai Gajah, sedang apa kau? Aku ingin mengajakmu mengumpulkan makanan dari hutan.” Gajah menjawab “Ah, baiklah aku juga ingin mencari makan.” Sebelumnya, Kerbau juga mengajak Harimau untuk sama-sama mencari makanan di hutan. 

Ketiga hewan tersebut kemudian mulai mengumpulkan makanan dengan cara merebut dari hewan lain. Setelah mendapatkan makanan dalam jumlah cukup menurut mereka, mereka langsung masuk ke tempat persembunyian. Harimau menyuruh Kerbau untuk membagi makanan mereka secara adil. “Kerbau, kau yang membagi makanan itu pada kami, bagilah dengan adil”. Kerbau mengiyakan “baiklah, serahkan saja padaku”. Setelah dibagi ternyata Harimau merasa bagiannya sedikit sebab hanya mendapatkan 2 ekor kelinci dan 1 ekor rusa. Sementara kedua temannya mendapatkan daun, rumput dan buah-buahan dalam jumlah banyak sampai menggunung.

Harimau murka dan menganggap pembagian tidak adil, ia lalu menerkam Kerbau dan menyantapnya. Melihat kejadian tersebut Gajah segera mengingatkan “Hai Harimau, kau seharusnya mengerti bahwa makanan kami dengan makananmu berbeda. Itulah mengapa bagian kami lebih banyak, kami makan rumput, kamu makan daging hewan lain”. Mendengarnya Harimau juga murka “Diam, atau kau juga mau aku mangsa?” Gajah menjawab “Kalau kamu memangsaku juga, kamu tidak akan memiliki teman lagi. Hari ini mungkin kamu kenyang, tapi belum tentu besok kamu punya makanan”. Dan benar saja, Harimau langsung memangsa Gajah karena marah. Pada akhirnya ia menyesal karena tak lagi memiliki teman untuk mencari makan.

Contoh cerita fabel beserta orientasi, komplikasi, resolusi dan koda ini diawali dengan pengenalan tokoh yaitu Kerbau, Gajah dan Harimau.

Dimana ketiganya merupakan spesies berbeda, namun memutuskan bekerja sama mengumpulkan makanan.

Komplikasi atau permasalahan dimulai pada saat Harimau yang merupakan karnivora mendapatkan pembagian makanan paling sedikit dan merasa tidak adil.

Dilanjutkan dengan klimaks yaitu Harimau menerkam kedua temannya.

Ringkasan Cerita Fabel 3 Paragraf Musang dan Anak Ayam Beserta Pesan Moralnya

Contoh cerita fabel beserta orientasi, komplikasi, resolusi dan koda masuk penyelesaian yaitu pada saat Harimau menyadari ia kini sendiri. Meski ini bukan merupakan solusi, namun sebagai anti klimaks. 

Koda atau pesan moral dari cerita di atas adalah bahwa adil bukan berarti sama dalam jumlah.

Melainkan sesuai dengan porsinya masing-masing, sebab meski Harimau mendapat bagian berupa buah-buahan tentu tidak akan dimakan.

Halaman:

Advertisement