Advertisement
Source : freepik.com

5 Contoh Cerita Fantasi Pendek yang Menarik dan Imajinatif Penuh Makna

Kamu penasaran mencari contoh cerita fantasi yang imajinatif dan menarik? Temukan beberapa contohnya di artikel berikut ini.

18 September 2024 Fajar Laksana

Itulah tiga ciri-ciri cerita fantasi yang kiranya paling mudah untuk dideteksi keberadaannya di dalam sebuah cerita fantasi.

Sekarang, mari beranjak ke contoh cerita fantasi pendek yang menarik dan imajinatif penuh makna.

Contoh Cerita Fantasi Pendek yang Menarik dan Imajinatif

1. Aji Gineng Angling Dharma

Angling Dharma merupakan salah seorang Raja Malwapati. Dia adalah seorang raja yang kinin mempunyai kemampuan untuk berbicara dengan binatang.

Suatu hari, Angling Dharma berbicara dengan seekor cicak di dalam kamar, dan tanpa ia sadari, istrinya mengetahui hal tersebut dari balik pintu yang sedikit terbuka.

Istri Angling Dharma yang tahu hal tersebut seketika penasaran dengan kemampuan suaminya. Ia memohon agar diajari cara berbicara dengan binatang. 

Awalnya, Angling Dharma enggan memenuhi permintaan tersebut karena menyadari bahwa ilmu Aji Gineng, ilmu yang memungkinkan bicara dengan hewan, tidak boleh sembarangan diajarkan. 

Namun, karena tekanan dan rasa sayang kepada istrinya, Angling Dharma akhirnya menyerah dan mengajarkan rahasia tersebut kepadanya.

Setelah mempelajari ilmu Aji Gineng, istri Angling Dharma malah tidak mampu menjaga rahasia dengan baik. 

Ia membocorkan kemampuan Aji Gineng dari suaminya kepada orang lain. 

Akibat dari perbuatannya, Angling Dharma terkena hukuman sesuai dengan hukum alam dan aturan kerajaan. 

Sebagai raja yang bijaksana, Angling Dharma menerima hukuman tersebut dengan lapang dada, meskipun itu adalah hasil dari tindakan istrinya yang ceroboh.

Cerita Angling Dharma di atas menekankan pentingnya menjaga rahasia dan tanggung jawab besar dari memiliki pengetahuan khusus.

2. Pemindahan Gunung Semeru

Pada suatu masa, Pulau Jawa sedang terombang-ambing di lautan karena tidak seimbang.

Para Dewa yang menyaksikan hal tersebut merasa iba terhadap Pulau Jawa, karena tidak bisa tegak kokoh di satu lokasi.

Maka Para Dewa bermusyawarh, lalu diputuskan untuk memindahkan Gunung Mahameru yang ada di Jambudwipa menuju ke Pulau Jawa.

Para Dewa lantas bekerjasama memindahkan gunung besar Mahameru tersebut. Ada Dewa yang menjelma menjadi kura-kura raksasa untuk meletakkan gunung di atas cangkangnya.

Gunung Mahameru dibawa ke sisi timur Jawa, karena pulau Jawa miring ke Barat, sehingga di bagian Timur perlu ditambahi pemberat.

17 Contoh Kesimpulan Teks Argumentasi yang Baik dan Benar sesuai Ketentuannya

Selama perjalanan membawa gunung Mahameru tersebut, gunung Mahameru terpecah-pecah akibat angin dan hentakan.

Pecahan gunung Mahameru tersebut antara lain Gunung Kelud, Gunung Bromo, Gunung Welirang, Gunung Merapi, dan seterusnya.

Saat sampai di lokasi peletakan Gunung Mahameru, ternyata malah terlalu berat. Maka Para Dewa memotong pucuk Mahameru dan meletakkan di sisi agak Barat, sehingga menjadi Gunung Pawitra atau sekarang disebut dengan Gunung Penanggungan.

Halaman:

Advertisement