Contoh Cerita Non Fiksi Tentang Pendidikan Sekolah yang Menarik
Cerita non fiksi termasuk banyak digemari oleh siswa karena memuat kisah yang nyata. Berikut beberapa contoh cerita non fiksi tentang pendidikan sekolah.
Contoh Cerita Non Fiksi Tentang Pendidikan Sekolah 4
Abbas bin Husein adalah seorang pengrajin kulit ternak dari abad ke 8 lahir di kota Masyaf Syria.
Ayahnya Husein bin Amr adalah seorang penyamak handal yang sudah terkenal dan menjadi langganan para pedagang.
Hasil pengerjaan husein dijadikan sebagai karpet, sepatu, dan berbagai hal lainnya termasuk sampul buku. Pada abad ke 8 memang literasi peradaban Islam sedang berada pada puncaknya dan terus berkembang pesat.
Namun sayangnya jarang orang tahu bahwa monopoli dari pendidikan dan perpustakaan dilakukan oleh bangsawan sampai saudagar. Hanya orang tertentu bisa masuk ke perpustakaan untuk sekedar belajar membaca.
Namun Abbas memiliki pandangan contoh cerita non fiksi tentang pendidikan sekolah berbeda. Abbas ingin tahu lebih dalam terkait dunia sehingga membuatnya ingin semakin dekat lagi dengan perpustakaan.
Secara otomatis sebagai anak tunggal tentu Abbas harus meneruskan usaha milik ayahnya. Jika tidak bagaimana nantinya para pedagang mendapatkan hasil kulit yang bagus untuk dijual.
Jadi Abbas menutup sementara impiannya untuk menjadi seorang astronom dan mulai menyamak kulit. Namun kebiasaannya setiap sekali dalam sepekan untuk mengantarkan kulit ke perpustakaan.
Pada usia ke 40 an hasan berhasil menyelesaikan bukunya terkait teori astronomi. Setelah itu dia ingin fokus ke dunia pendidikan dan mulai mengajari banyak orang tentang ilmu astronomi.
Pada contoh cerita non fiksi tentang pendidikan sekolah ini Abbas membuka sendiri sebuah perpustakaan dari uangnya.
Usaha sebagai penyamak sudah diturunkan pada menantunya jadi dia lebih fokus mengelola perpustakaan.
Abbas bahkan memperbolehkan orang biasa untuk masuk dan belajar bagaimana membaca menulis. Ini menjadi salah satu waktu dimana pendidikan menjadi murah sekaligus mendorong pesatnya perkembangan sains peradaban Islam.
Perpustakaan milik Abbas ini ditemukan kembali pada tahun 1882 oleh seorang arkeolog perancis. Ketika mengunjungi Masyaf, Syria kita masih bisa melihat reruntuhan dari perpustakaan tersebut.
Sedangkan beberapa manuskrip peninggalan masih bisa ditemukan di perpustakaan nasional Syria. Ini adalah salah seorang pelopor pendidikan murah bagi orang biasa bukan hanya saudagar kaya saja.
