8 Contoh CV untuk Pengajuan Beasiswa yang Baik dan Menarik
Tidak perlu bingung bagaimana caranya menulis CV untuk pengajuan beasiswa, sebab kamu bisa cek contohnya langsung di sini.
2. Persiapkan Berkas dari Jauh Hari
Biasanya setiap lembaga penyedia beasiswa sudah memiliki jadwal tetap setiap tahun.
Sehingga, kamu bisa mempersiapkan segala kekurangan berkas yang kamu butuhkan jauh-jauh hari. Setidaknya berikan waktu 3-6 bulan untuk melengkapi berkas-berkas yang diminta.
Usahakan tidak mepet, karena berkas-berkas tersebut jelas memakan waktu. Adapun berkas yang umumnya diminta oleh penyedia beasiswa antara lain:
- Sertifikat kebahasaan untuk Bahasa Inggris, China, Jerman, Prancis, atau Korea. Skor Bahasa Inggris (TOEFL/IELTS) atau SKOR HSK, JPLT, dan lain sebagainya dengan skor minimum tertentu
- Surat referensi atau rekomendasi dari Dosen, Pengampu, atau Rekan Kerja. Terkait surat referensi atau rekomendasi ini biasanya penyedia beasiswa meminta lebih dari satu surat rekomendasi, sehingga pastikan saja kamu sudah meminta sejak jauh hari agar tidak merepotkan mereka. Selain itu, perhatikan hubungan baikmu dengan orang yang kamu minta surat rekomendasi;
- Identitas berupa Paspor apabila beasiswa ditujukan untuk kuliah di luar negeri
- Letter of Acceptance (LoA) dari Universitas yang hendak dituju apabila beasiswa mensyaratkan kamu sudah diterima terlebih dahulu di suatu kampus.
- Motivation Letter atau surat motivasi yang menerangkan secara detail apa tujuanmu lanjut studi menggunakan beasiswa tersebut
- Personal statement
3. Pahami Alur Pendaftaran Beasiswa
Selain informasi yang harus dikuasai betul, kamu juga harus memahami alur pendaftaran beasiswa beserta tenggat waktu yang telah ditentukan.
Jangan sampai kamu melewatkan jadwal-jadwal penting tertentu yang telah ditetapkan oleh penyedia beasiswa.
4. Persiapkan Diri untuk Ujian dan Wawancara
Tergantung penyedia beasiswa, biasanya ada beasiswa yang mensyaratkan kamu mengikuti ujian tulis tertentu seperti LPDP, atau sekadar ujian berkas saja.
Namun satu yang pasti adalah wawancara. Tahap wawancara ini pasti kamu temui di setiap penyedia beasiswa yang ada.
Oleh karena itu, kamu perlu mempersiapkan dengan matang mental dan skenario jawabanmu terhadap pertanyaan yang mungkin ditanyakan.
Salah satu bentuk persiapannya adalah dengan memikirkan secara detail alasan kamu mengambil beasiswa tersebut, alasan memilih kampus atau jurusan yang kamu pilih, dan juga apa rencanamu ke depannya.
Nah, itulah beberapa contoh CV untuk pengajuan beasiswa yang baik dan menarik, dilengkapi dengan tips-tips yang tentu saja bisa sangat bermanfaat untuk kamu.
Halaman:

