5 Contoh Gaya Gravitasi Bumi dalam Kehidupan Kita Sehari-hari dan Penjelasannya

5 Contoh Gaya Gravitasi Bumi dalam Kehidupan Kita Sehari-hari dan Penjelasannya – Istilah gaya gravitasi tentunya sudah tidak asing lagi bukan untuk didengar?

Ya, gaya gravitasi bumi merupakan gaya yang dipengaruhi oleh gaya tarik sebuah benda ke pusat benda itu.

Nah, dalam artikel kali ini kamu bisa temukan informasi lengkap terkait gaya gravitasi bumi beserta contohnya dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut Deretan Contoh Gaya Gravitasi Bumi dalam Kehidupan Sehari-hari

unsplash.com/nasa

Faktanya, semua benda bermassa di bumi akan dipengaruhi oleh gravitasi. Lantas, apa yang tejradi jika bumi tidak memiliki gaya gravitasi?

Jika gaya gravitasi tidak ada, maka manusia dan seisinya yang ada di bumi akan melayang.

Dengan
adanya gaya gravitasi, planet akan mengorbit mengelilingi matahari.  Jika tidak ada, kemungkinan terburuk yang akan
terjadi adalah planet bisa keluar dari orbitnya dan akan mengakibatkan terjadinya
benturan dahsyat.

Dikenal juga sebagai gaya tarik bumi atau gaya berat, konsep teori mengenai gravitasi bumi pertama kali dirumuskan oleh seorang ilmuanw bernama Sir Isaac Newton.

Untuk dapat memahami lebih jauh seputar gaya gravitasi beserta contohnya, kamu bisa membaca artikel ini hingga bagian akhir.

Apa
itu Gaya Gravitasi Bumi?

Sebelum membahas lebih jauh terkait contoh gaya gravitasi bumi, sudahkah kamu memahami konsep dan pengertian dari gaya gravitasi bumi itu sendiri?  

Dimana gaya merupakan gerakan menarik atau mendorong suatu benda sehingga dapat bergerak.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gaya diartikan sebagai suatu tarikan atau dorongan yang kemudian akan menggerakkan benda bebas atau benda tidak terikat.

Adanya tarikan atau dorongan dari gaya ini kemudian akan menyebabkan benda berada dalam beberapa situasi.

Diketahui,
gaya gravitasi bumi adalah salah satu materi yang akan kamu temui dalam mata
pelajaran Fisika. Gaya gravitasi bumi juga dikenal sebagai gaya berat atau gaya
tarik bumi.

Mengutip sumber.belajar.kemdikbud.go.id, gaya gravitasi dipengaruhi oleh ketinggian sebuah benda.

Contohnya, kawasan pantai yang kebanyakan merupakan dataran rendah cenderung memiliki gaya gravitasi yang lebih besar dibanding daerah pegunungan (dataran tinggi).

Hal tersebut dikarenakan daerah pantai memiliki ketinggian tempat yang lebih rendah dibandingkan daerah pegunungan.

Sementara itu, mengutip dari artikel Epistemologi dan Keterbatasan Teori Gravitasi yang termuat dalam dalam Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences (Vol. IX No. 1, 2017), Newton berteori bahwa dua benda yang terpisah pada suatu jarak tertentu cenderung saling tarik-menarik.

Hal tersebut merupakan bagian dari gaya alamiah. Tarik-menarik antar dua benda terpisah tadi kemudian dinamakan dengan gaya gravitasi bumi.

Contohnya gaya gravitasi bumi dengan massa yang sangat besar dan menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar.

Hingga kemudian bisa menarik benda-benda di luar angkasa, seperti bulan, meteor, satelit, dan benda angkasa lainnya.

Fungsi
Gaya Gravitasi

Gravitasi dibutuhkan perannya untuk kelangsungan hidup semua makhluk di Bumi.

Umumnya, terdapat tiga jenis gaya gravitasi, yakni gaya matahari, gravitasi bulan, dan gravitasi bumi. Adapun berikut ini adalah beberapa fungsi dari gaya gravitasi.

1.
Gaya Matahari

Gaya matahari akan membuat planet-planet di sekitarnya termasuk Bumi tetap berada di dalam orbitnya masing-masing.

Nantinya, planet-planet ini akan berputar mengelilingi matahari sesuai dari orbitnya atau disebut juga dengan revolusi.

Rotasi ini juga turut akan menyebabkan perubahan pada malam dan siang, sementar revolusi akan mengakibatkan adanya perubahan musim.

2.
Gravitasi Bulan

Meskipun tidak sebesar matahari, gaya gravitasi bulan memiliki fungsi yang sangat penting. Gravitasi bulan akan menyebabkan adanya pasang dan surut pada air laut.

Ketika posisi bulan berada sangat dekat dengan Bumi, maka kemudian air laut akan mengalami pasang. Hal ini disebabkan karena air laut tertarik oleh gaya gravitasi Bulan.

3.
Gravitasi Bumi

Menurut
NASA, Gravitasi bumi tidak selalu sama di tiap bagian bumi. Hal ini disebabkan
oleh bentuk bumi yang tidak bulat sempurna namun pepat di kedua bagian
kutubnya.

Gravitasi bumi sendiri berfungsi utnuk menarik atmosfer dan menahannya sehingga makhluk hiduo bisa bernapas dengan baik.

Dengan adanya gravitasi, bumi bisa berputar pada porosnya serta menarik bulan agar tetap pada orbitnya.

Diketahui, satelit buatan yang diluncurkan oleh manusia juga bisa mengorbit karena adanya bantuan dari gravitasi bumi.

Contoh
Gaya Gravitasi Bumi

Nah,
di bawah ini merupakan beberapa contoh gaya gravitasi bumi dalam kehidupan kita
sehari-hari.

1.
Pasang surut

Fenomena pasang surut merupakan naik turunnya air laut secara periodik dalam jangka pendek.

Gelombang besar ini bisa terjadi di lautan karena adanya tarikan gravitasi bulan dan matahari yang berkerja di atas air lautan.

Dengan tidak adanya tarikan gravitasi, maka air laut akan lebih tenang karena ukuran pasang surut akan berkurang menjadi sepertiga dari ketinggian air aslinya.

2.
Buah jatuh dari pohon

Contoh gaya gravitasi bumi berikutnya adalah ketika buah yang tumbuh di pohon sudah matang, maka buah tersebut cenderung akan jatuh ke tanah secara alami.

Menariknya, proses buah jatuh dari pohon inilah yang menjadi asal muasal penemuan gravitasi.

Diketahui, ide gravitasi melintas di benak Sir Issac Newton ketika dia mengamati sebuah apel jatuh dari pohon.

Saat itulah dia pun merenungkan pertanyaan bahwa jika buah jatuh dari pohon, apakah bulan juga akan jatuh.

3.
Menuangkan minuman

Air minuman yang dituangkan ke dalam gelas tetap berada di dasar dan tidak naik sampai penuh karena adanya gaya gravitasi.

Jika kamu menuangkan air atau cairan di ruang angkasa atau di wilayah dengan gravitasi nol, maka akan cukup sulit karena tidak adanya gaya yang menarik molekul ke dasar wadah tersebut.

4.
Turunnya air hujan

Air
yang menguap dari permukaan bumi akan membentuk awan uap air yang sangat besar.
Di mana uap air ini kemudian akan kembali ke bumi dengan mengikuti proses dasar
kondensasi.

Biasanya, curah hujan akan berupa air hujan atau hujan salju. Di mana hujan atau salju turun langsung ke tanah dan tidak melayang di udara. Oleh karena itu, keberadaan gaya gravitasi bisa diamati dengan jelas.

5.
Benda jatuh

Mungkin kamu pernah bertanya-tanya alasan benda yang jatuh ke tanah tidak terbang di udara, melainkan jatuh langsung ke tanah. Perlu kamu ketahui bahwa ini dikarenakan adanya gaya gravitasi.

Massa benda berbanding lurut dengan gaya tarikan gravitasi, sehingga benda berat memiliki tarikan gravitasi yang lebih kuat dibandingkan dengan benda ringan.

Nah, itulah informasi yang bisa Mamikos bagikan terkait contoh gaya gravitasi bumi di dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga informasi di atas cukup bermanfaat ya untuk kamu menambah wawasan seputar gaya gravitasi bumi.

Jika kamu masih memiliki pertanyaan seputar gaya gravitasi bumi, kamu bisa mencari jawabannya di dalam situs blog Mamikos ya!


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta