11 Contoh Interaksi Sosial Individu dengan Individu beserta Pengertiannya

11 Contoh Interaksi Sosial Individu dengan Individu beserta Pengertiannya – Kamu bisa jadi belum seberapa paham dengan contoh interaksi sosial individu dengan individu.

Seperti yang telah diketahui, manusia sendiri adalah makhluk sosial.

Maka sudah sepantasnya dalam keseharian kehidupan manusia akan tercipta suatu interaksi. Untuk lebih lengkapnya, silakan perhatikan penjelasan di bawah ini.

Pengertian Interaksi Sosial Individu dengan Individu

freepik.com/wayhomestudio

Interaksi sosial terdiri dari 3 jenis yaitu interaksi sosial individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok.

Kebetulan kali ini akan dibahas tentang interaksi sosial individu dengan individu.

Interaksi sosial individu dengan individu adalah proses interaksi sosial yang terjadi ketika satu individu memberikan rangsangan, pengaruh, atau stimulus untuk individu lainnya.

Sebaliknya, jika seorang individu terkena pengaruh, dirinya pasti memberikan tanggapan, respon, maupun reaksi.

Syarat Terjadinya Interaksi Sosial Individu dengan Individu

Sebelum kamu mengetahui apa saja contoh interaksi sosial individu dengan individu, kenali dulu tentang syarat terjadinya.

Jika ditinjau dari pengertian interaksi sosial, maka ada beberapa syarat yang harus dipenuhi supaya proses sosial disebut interaksi. Berikut penjelasan selengkapnya.

  • Minimal dilakukan 2 orang, jadi disebut interaksi sosial individu dengan individu tidak bisa hanya melibatkan satu orang. Minimal pelakunya harus 2 orang yang memiliki tujuan tertentu.
  • Terjalin komunikasi yang merupakan proses sosial untuk bisa saling bertukar informasi satu dengan yang lain.
  • Punya tujuan tertentu, sebuah interaksi sosial pada dasarnya dilatarbelakangi oleh keinginan menggali informasi satu sama lain demi mencapai tujuan yang diinginkan.
  • Melalui pola sistem tertentu, proses interaksi sosial individu dengan individu pasti terjadi melalui pola sistem tertentu. Bisa karena ketidaksengajaan, pola yang direncanakan, diatur, dan lain sebagainya.

Proses Terjadinya Interaksi Sosial Individu dengan Individu

Interaksi sosial antar individu dengan individu memiliki 4 pola sistem tertentu.

Diantaranya adalah accidental, repeated, regular, serta regulated. Masing-masing penjelasannya adalah sebagai berikut:

  • Accidental: interaksi sosial yang tak pernah direncanakan dan tidak bisa diulang di kemudian hari atau kontak sosial. Contohnya seperti bertanya arah jalan pada orang sekitar.
  • Repeated: merupakan interaksi sosial yang diulang walaupun tak direncanakan. Seperti saat menyapa tetangga ketika kamu bertemu di pinggir jalan.
  • Regular: interaksi sosial terjadi secara umum hari demi hari walaupun mungkin tidak direncanakan. Contoh interaksi reguler adalah bertemu teman di sekolah.
  • Regulated: interaksi sosial yang dilakukan dengan perencanaan dan pada umumnya sudah diatur berdasarkan aturan tertentu. Misalnya seperti bertemu dokter untuk konsultasi kesehatan di jadwal yang sudah kamu tentukan.

Contoh Interaksi Sosial Individu dengan Individu

Sebagai informasi saja, kedekatan fisik antar individu belum bisa diartikan sudah terjadi interaksi sosial.

Dikatakan interaksi paling tidak sudah terjalin hubungan antar individu baik lisan maupun perbuatan demi tujuan tertentu.

Contoh interaksi sosial sesama individu yaitu seperti:

1. Ayah Meminta Tolong Ibu Membantu Menyiram Tanaman

Contoh peristiwa di atas merupakan contoh interaksi sosial individu dengan individu yang pertama.

Dalam hal ini, sudah mewakili semua syarat yang dibutuhkan untuk terjadi proses sosial tersebut. Dilakukan 2 orang yaitu ayah dan ibu. Keduanya juga menjalin komunikasi yaitu ayah yang meminta tolong pada ibu.

Aktivitas tersebut nyatanya juga memiliki tujuan tertentu. Supaya ibu mau membantu ayah menyiram tanaman.

Untuk pola sistemnya sendiri termasuk regulated, karena interaksi sosial yang terjalin adalah direncanakan.

Bahkan, bisa diatur misalnya menyiram tanaman biasa keluarga tersebut lakukan setiap sore. Oleh sebab itu, ayah meminta tolong ibu melakukannya.

2. Siti Menelepon Kakaknya yang Merantau Ke Luar Kota

Contoh berikutnya adalah Siti yang berkomunikasi dengan kakaknya dengan menelepon. Walaupun posisi kakaknya sedang merantau ke luar kota.

Interaksi ini juga sudah melibatkan 2 orang yaitu Siti dan kakaknya. Tujuan menelepon bisa jadi macam-macam seperti menanyakan kabar dan lainnya.

Sementara untuk pola sistemnya termasuk regular. Mengapa salah satu contoh interaksi sosial individu dengan individu ini disebut memiliki pola regular?

Sebab, bisa jadi Siti tiba-tiba teringat kakaknya di perantauan. Namun, juga bisa bertipe regulated, saat Siti memang punya jadwal khusus menelepon kakaknya, setiap hari senin, sore hari, dan lainnya.

3. Bertemu Teman di Kampus

Selanjutnya adalah bertemu teman di kampus. Misalnya, kamu pergi ke kampus dengan jadwal masuk yang berbeda dengan kawan lama.

Tiba-tiba di suatu waktu kamu dan kawan lama tersebut bertemu. Ini sudah bisa disebut sebagai interaksi sosial individu dengan individu.

Tentu saja begitu, karena sudah melibatkan 2 orang bukan? Kamu dan kawan lamamu tersebut. Lalu terjalin komunikasi, karena kamu tidak mungkin tak saling menyapa.

Soal tujuan, oleh karena bertemu tidak sengaja, kamu bisa jadi bertanya tentang kabar.

Kalau pola sistem interaksi sosial semacam ini adalah regular. Pasalnya sudah terjadi secara umum dan kemungkinan besar tidak direncanakan.

Jadi, aktivitas tersebut nyatanya juga termasuk contoh interaksi sosial individu dengan individu.

4. Seseorang Membeli Kebutuhan Sehari-hari di Toko

Kondisi tersebut juga termasuk interaksi sosial individu dengan individu. Pihak yang ikut serta lebih dari satu orang yaitu seseorang dan penjual toko kelontong tersebut.

Keduanya sudah pasti terlibat komunikasi karena yang satu mau beli dan lainnya menyediakan barang jualan.

Tujuannya sendiri apalagi kalau bukan aktivitas jual beli. Pola sistemnya sendiri termasuk regulated karena sudah pasti direncanakan.

Seseorang pasti merasa barang kebutuhannya habis dan memiliki keinginan membelinya. Jadi, sudah ada rencana sebelumnya untuk menjalin interaksi.

5. Budi Memberi Uang pada Pengamen di Jalan

Contoh interaksi sosial individu dengan individu lainnya adalah saat budi memberikan uang pada pengamen. Interaksi sosial tersebut terjalin antar lebih dari satu orang yaitu Budi dan pengamen.

Kemudian juga terjadi komunikasi, pengamen tentu memberikan hiburan dalam hal ini menyanyi dengan harapan direspon oleh Budi.

Budi memberikan respon merasa terkesan dengan penampilan pengamen tersebut dan akhirnya memberikan uang.

Dalam hal ini, tujuan pengamen untuk mencari uang tercapai, Sedangkan Budi merasa diberikan kesenangan dengan hiburan pengamen tersebut.

Kalau dilihat situasinya yaitu di jalan, interaksi sosial individu dengan individu yang satu ini termasuk pola accidental.

Bagaimana pun juga sebelumnya Budi tidak kenal dengan sang pengamen begitu pun sebaliknya. Sepertinya juga tidak akan terulang di kemudian hari paling tidak jika Budi tak melewati jalan itu.

6. Saling Sapa dengan Tetangga

Saling sapa dengan tetangga juga merupakan contoh interaksi sosial individu dengan individu.

Terjalin oleh 2 orang atau lebih karena tetangganya bisa lebih dari satu orang.

Komunikasi juga sudah terjalin karena tidak mungkin kamu tak menyapa dengan mengatakan satu dua kata. Seperti “Selamat sore ibu? lagi santai pak?” dan lainnya.

Tetangga kamu juga pasti memberikan respon walaupun singkat. Tujuan adanya interaksi sosial semacam ini adalah untuk mempererat silaturahmi. Pasalnya, bagaimanapun juga kamu dan tetangga hidup berdampingan.

Untuk pola sistemnya sendiri ini termasuk repeated. Kemungkinan besar, kamu bertemu dengan tetangga adalah hal yang tidak direncanakan.

Seperti saat kamu bertemu dengan orang lain di jalan. Namun, ada kemungkinan juga hal ini terus berulang karena kamu dan tetangga hidup di lokasi yang berdekatan.

7. Ayah Meminta Disa Membuatkan Kopi di Pagi Hari

Adalah contoh interaksi sosial individu dengan individu selanjutnya. Di si ada ayah dan Disa yang merupakan objek pelaku terjadinya interaksi.

Antara ayah dan Disa tentu sudah terjalin komunikasi. Ayah meminta tolong Disa dibuatkan kopi karena biasanya di pagi hari beliau selalu meminumnya.

Membuatkan kopi pun sekaligus menjadi tujuan adanya interaksi sosial antar individu tersebut. Polanya sendiri adalah regulated, sebab dalam hal ini ayah selalu minum kopi di pagi hari.

Artinya tidak menutup kemungkinan pagi kemarin dan besok, Disa akan tetap diminta untuk membuatkan kopi yang sama oleh ayah.

8. Dijah Memanggil Fira untuk Mengerjakan Tugas Kelompok di Rumahnya

Interaksi sosial antara individu dengan individu juga bisa terjalin seperti contoh di atas. Dalam hal ini pelaku interaksi adalah Dijah dan Fira. Dijah memanggil Fira tentu saja sudah terdapat komunikasi.

Tujuannya adalah meminta Fira mengerjakan tugas kelompok bersama Dijah di rumahnya.

Pola dari salah satu contoh interaksi sosial individu dengan individu ini adalah repeated. Pasalnya, ada kemungkinan kondisinya akan berulang. Seperti di kemudian hari keduanya terlibat dalam kerja kelompok lagi.

Lagipula ini juga tidak direncanakan. Bisa jadi karena rumah Dijah sedang direnovasi, atau di rumahnya terjadi sesuatu yang tidak memungkinkan dipakai untuk mengerjakan tugas bersama orang lain.

9. Ibu Minta Tolong Siska Menutup Gorden setiap Malam Hari

Dilihat dari situasinya, ini adalah interaksi sosial antara ibu dan anaknya bernama Siska. Keduanya menjadi pelaku adanya interaksi sosial tersebut.

Sudah pasti terjadi komunikasi tentunya saat Ibu menginstruksikan Siska untuk menutup gorden.

Menutup gorden malam hari menjadi poin tujuan dari adanya proses interaksi sosial tersebut. Pola dari contoh interaksi sosial individu dengan individu ini adalah regulated.

Kamu perhatikan saja ada “malam hari”. Artinya, memang Ibu selalu menyuruh Siska menutup gorden pada waktu tersebut.

Sehingga besar kemungkinan aktivitas tersebut direncanakan, bahkan sudah menjadi sebuah aturan tersendiri di keluarga mereka.

Walaupun bisa jadi kemarin atau besok ibu minta tolong pada orang lain seperti ayah atau adik Siska.

10. Adik dan Ayah Memperbaiki Sepeda

Dalam hal ini terjadi interaksi sosial antar individu dengan pelaku adik dan ayah. Terjalin komunikasi antara adik dan ayah karena keduanya sedang fokus memperbaiki sepeda.

Mungkin ayah menyuruh adik memegangi bagian sepeda tertentu atau mengambilkan salah satu alat perkakas.

Tujuan dari interaksi sosial tersebut adalah untuk memperbaiki sepeda. Sementara pola contoh interaksi sosial individu dengan individu tersebut adalah regular.

Mengapa regular? Pasalnya hal tersebut terjadi secara umum, tidak berulang dan bisa jadi tidak direncanakan.

11. Pengemudi Meminta Penunjuk Arah pada Penumpang di Motor

Sering bukan seseorang pengemudi ojek online misalnya yang meminta petunjuk arah jalan pada penumpangnya.

Hal seperti ini sudah terjalin suatu interaksi sosial antar individu. Komunikasi sudah pasti ada yaitu pada saat bertanya atau minta diberikan pedoman jalan.

Tujuannya adalah untuk menemukan jalan yang tepat. Pola dari interaksi sosial ini adalah accidental karena kejadian yang umum dan tidak bisa diulang di kemudian hari.

Paling tidak jika pengemudi ojek online tidak bertemu dengan penumpang yang sama.

Itulah beberapa contoh interaksi sosial individu dengan individu dan pengertiannya. Semoga informasi di atas bisa sedikit membantu kamu yang sedang butuh referensi tentang hal tersebut.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta