16 Contoh Jaring-Jaring Makanan di Hutan, Sawah, Darat, dan Laut serta Penjelasannya
Setiap tempat memiliki rantai makanannya tersendiri. Dalam artikel ini, Mamikos akan berikan beberapa contoh jaring-jaring makanan di hutan, sawah, darat, dan laut yang dapat kamu pelajari.
16 Contoh Jaring-Jaring Makanan di Hutan, Sawah, Darat, dan Laut serta Penjelasannya – Bumi yang kita tempati saat ini, diisi oleh beragam makhluk hidup mulai dari manusia, hewan, hingga tumbuhan.
Semua makhluk hidup tersebut semuanya membutuhkan makanan. Namun, hanya tumbuhan hijau yang mampu menciptakan makananya sendiri.
Sedangkan makhluk hidup lain tidak bisa sehingga terjadilah proses makan dan dimakan secara berurutan yang membentuk rantai makanan.
Kemudian, rantai makanan tersebut saling terhubung dan tumpang tindih di dalam ekosistem hingga menjadi jaring-jaring makanan.
Apa Itu Jaring-Jaring Makanan?
Daftar Isi [hide]

Ingin tahu bagaimana bentuk jaring-jaring makanan yang ada di lingkungan sekitar?
Di bawah ini Mamikos telah merangkum informasi mengenai contoh jaring-jaring makanan di hutan, sawah, darat, dan laut beserta penjelasannya secara lengkap. Yuk, simak!
Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah rantai makanan. Namun, apakah kamu mengetahui apa itu yang dimaksud dengan jaring-jaring makanan?
Untuk itu, sebelum melihat lebih lanjut bagaimana contoh jaring-jaring makanan di hutan, sawah, darat, dan laut. Mamikos akan mengajakmu berkenalan terlebih dahulu dengan jaring-jaring makanan.
Pengertian Jaring-Jaring Makanan
Secara sederhananya, jaring-jaring makanan adalah kumpulan dari rantai makanan yang saling terhubung dan tumpang tindih di dalam di dalam satu ekosistem.

Advertisement
Dalam kata lain, jaring-jaring makanan dapat disebut sebagai proses makan memakan yang terdiri dari beberapa rantai makanan yang berkaitan.
Jaring makanan dan rantai makanan merupakan dua hal yang berbeda.
Rantai makanan adalah sebuah proses makan memakan berdasarkan urutan tertentu secara sirkular sehingga membentuk peran produsen, konsumen, serta pengurai (decomposer).
Contohnya rumput dimakan oleh kambing, lalu manusia mengolah kambing untuk dikonsumsi, dan ketika manusia meninggal akan diurai dalam tanah kemudian diserap kembali oleh rumput.
Sedangkan, jaring-jaring makanan merupakan kumpulan dari rantai makanan tersebut yang saling terhubung satu sama lain. Hal ini menggambarkan proses makan memakan yang lebih kompleks.
Jadi, di dalam sebuah ekosistem tidak hanya ada satu rantai makanan saja, melainkan ada banyak yang lain.
Contohnya, ada satu spesies yang dapat menjadi sebuah sumber energi atau dimangsa oleh banyak spesies lain.
Kemudian, beberapa hewan juga tidak hanya memakan satu jenis makanan saja, ada juga yang memakan tumbuhan maupun hewan dari spesies lain. Hal tersebut menunjukan bahwa rantai makanan saling terhubung.
Jaring-jaring makanan sendiri merupakan sistem ekologis yang tak kalah pentingnya dengan rantai makanan.
Biasanya jaring-jaring makanan juga dikenal atau disebut dengan istilah lain yaitu sumber-daya konsumen.