Contoh Kalimat Pembuka Pidato Bahasa Jawa Halus yang Baik dan Benar

Jika kamu sedang mencari contoh kalimat pembuka pidato bahasa Jawa halus yang baik, temukan di artikel berikut.

28 Januari 2024 Zuly Kristanto

Contoh Kalimat Pembuka Pidato Bahasa Jawa Halus yang Baik dan Benar – Bahasa Jawa Halus merupakan salah satu ragam bahasa Jawa yang sering digunakan penutur saat berbicara kepada orang yang lebih tua atau mereka yang lebih dihormati karena kedudukan sosialnya.

Selain dilestarikan sebagai alat komunikasi, bahasa Jawa halus juga dilestarikan dengan cara digunakan pada saat berpidato.

Dalam artikel ini, Mamikos akan membahas tentang pidato bahasa Jawa halus yang bisa kamu pelajari dan dijadikan acuan. Yuk, simak!

Pidato Berbahasa Jawa Halus

Contoh Kalimat Pembuka Pidato Bahasa Jawa Halus yang Baik dan Benar
Getty Images Pro/Manjurul

Biasanya, pidato yang disampaikan dengan memakai bahasa Jawa halus ini adalah upacara adat atau acara yang pesertanya orang-orang yang sudah berusia lanjut.

Penggunaan bahasa Jawa halus dalam pidato ini adalah untuk menghormati para tamu undangan yang usianya lebih tua dibanding orang yang sedang pidato.

Nah, supaya pidato kamu bisa lebih keren dan menarik, yuk intip contoh pembuka pidato bahasa Jawa Halus yang baik dan benar di bawah ini.

Contoh Kalimat Pembuka Pidato Bahasa Jawa Halus

Di bawah ini adalah contoh kalimat pembuka pidato Bahasa Jawa halus yang bisa kamu jadikan referensi.

Contoh Kalimat Pembuka Pidato Bahasa Jawa Halus untuk Aqiqah

Bismillahirrohmaanirrohiim
Assalaamu’alaikum wr. wb.

Kawilujengan, berkah, saha rahamatiipun Gusti Allah, mugia tansah kasarira lan tumedhak tumrap kita sedaya. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin

Asyhadualla ila ha illalloh wa asyhadu anna Muhammadarrosululloh

Para sesepuh, para pinisepuh kakung putri ingkang kula bekteni, para sarjana sujaneng budi ingkang luhur ing budi.

Para ingkang sami rawuh kakung miwah putri ingkang bagya mulya; dalah para tamu sinedhahan ingkang kebak ing kabagyan.

Minangka pambukaning titilaksana/ adicara, mangga kita sedaya ansah hangonjukaken puja astawa puji astuti raos syukur wonten garsa dalem Allah SWT.

Dene ing wekdal (siyang, sonten, dalu) menika kita tansah pinaringan kesarasan, kekiyatan, sami saged rawuh wonten dalemipun Bapak saha Ibu…..

Ingkang ing wekdal menika ngawontenaken tasyakuran amargi putranipun ingkang nami…… sampun katampi dados dhosen PNS wonten pawiyatan…….

Close