6 Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Ganti beserta Penjelasannya

6 Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Ganti beserta Penjelasannya – Contoh kalimat yang menggunakan kata ganti dalam bahasa Indonesia memang cukup banyak.

Menggunakannya dalam sebuah artikel sangat penting. Bukan hanya sebagai penerang saja, melainkan menjadi sebuah variasi tulisan agar para pembaca tidak bosan ketika membaca hasil karya kamu.

Bukan hanya makalah resmi saja, penggunaannya bisa untuk novel, cerpen, atau menulis caption di media sosial. Pada dasarnya, menentukan kata ganti ini cukup mudah.

Beberapa Contoh Kalimat yang Menggunakan Kata Ganti

https://www.pexels.com/@george-dolgikh-551816/

Dalam ilmu Bahasa Indonesia, setidaknya ada 6 jenis yang harus dipahami terutama seorang penulis. Sebelum mengetahuinya lebih lanjut, coba simak dulu pengertiannya, yaitu menggantikan benda atau orang.

Penggunaannya sendiri dilakukan sebagai salah satu upaya mengefektifkan sebuah kalimat. Jadi, penulisannya tidak bertele-tele, harus langsung pada poin intinya. Kondisi seperti ini memang disukai oleh para pembaca.

Kata ganti sendiri mempunyai sebutan lain, yaitu pronomina dimana mempunyai ciri-ciri tetap. Hal inilah yang bisa kamu jadikan sebagai acuan dalam menentukan apakah harus menggunakannya sekarang atau tidak.

Poin pertama yang harus diperhatikan adalah pronomina ditempatkan hanya untuk subjek atau objek.

Hanya saja, bila memang memungkinkan bisa diletakkan pada predikat, tergantung bagaimana kalimatnya.

Untuk memahaminya, nanti kami akan berikan contoh kalimat yang menggunakan kata ganti. Selanjutnya, posisinya tidak menentu, semua bergantung pada strukturnya.

Setelah mengetahui pengertian serta beberapa cirinya, sekarang saatnya Mamikos akan sampaikan beberapa jenis yang dapat kamu pelajari dan pahami.

1. Orang

Contoh kalimat yang menggunakan kata ganti pertama adalah orang. Pilihannya cukup banyak, mulai dari sebagai berikut.

  • Pertama tunggal : Saya dan aku
  • jamak : Kami, kita
  • tunggal kedua, kami, Anda kamu
  • Jamak kedua : kalian
  • Tiga jamak mereka

Semua ini sebenarnya sangat mudah memakainya, cukup memahaminya bila orang dan sendiri maka harus memakai yang apa. Kalau berdua, sampai dengan bertiga sesuaikan dengan kalimat yang diinginkan.

Berikut contoh kalimat yang menggunakan kata ganti, “Saya sedang membaca buku di teras.”

  • Kita selalu kalah bila harus melawannya
  • Anda perlu tahu kalau kami ini orang kuat
  • Kalian tidak pernah bohong bukan?
  • Mereka selalu bersama sejak kecil

Contoh kalimat yang menggunakan kata ganti seperti ini sangat mudah. Jangan perhatikan kalimatnya kemudian, siapa mereka.

Kalau satu orang artinya tunggal, lebih dari itu jamak. Tinggal dilihat saja, bagaimana strukturnya.

Penggunaannya pada dasarnya tidak ada aturan baku harus seperti ini dan itu. Cukup perhatikan jumlahnya saja serta bagaimana penggantinya. Untuk memahami ini tidak butuh sampai 10 menit.

Karena, mereka sudah berada dalam satu paragraf. Misalnya seperti ini “Bunga melati itu miliki kita sejak dulu, siapa berani mengambilnya, harus berurusan dengan kami tanpa ampun!”

Bagaimana, contoh kalimat yang menggunakan kata ganti cukup mudah bukan? Dapat digunakan untuk semua jenis paragraf, bila bingung silakan pelajari lagi beberapa paragraf yang sudah dibuat.

2. Penanya

Untuk jenis ini sendiri dikhususkan mengganti sebuah benda, keadaan, jumlah, sampai dengan waktu kejadian.

Dengan maksud serta tujuan ini maka Mamikos menggunakan beberapa kalimat tanya, seperti “mengapa?” “kenapa?”

Ada lagi, siapa serta bagaimana contoh kalimat yang menggunakan kata ganti adalah, “Kapan kamu akan pulang ke rumah?” Apa yang disampaikan di atas memakai pertanyaan waktu, jadi sebisa mungkin jawabannya sama.

Bukan hanya itu saja, “mengapa” juga bisa digunakan dalam beberapa kalimat penting, seperti “Mengapa kamu memutuskan aku?”

Ketika menggunakannya, lihat dulu bagaimana polanya mau digunakan seperti apa.

Belum tentu contoh kalimat yang menggunakan kata ganti seperti ini penggunaannya benar.

Misalnya, “Kenapa dia pergi?” struktur ini sebenarnya kurang tepat karena kamu dapat memakai “Mengapa dia pergi?”

Harus hati-hati dalam menggunakannya, tidak boleh salah. Agar mudah memahaminya, coba ucapkan terlebih dulu. Perhatikan artikulasinya memakai kenapa atau mengapa serta bagaimana maksud serta tujuannya.

Hal seperti ini agar komunikasi antara penulis serta pembaca bisa berjalan dengan baik. Karena kalau tidak, orang yang membaca akan kebingungan.

Kondisi seperti ini sangat banyak, seharusnya artikel tersebut bagus dan mendapatkan atensi. Tetapi, kesalahan kecil semacam ini membuat kamu harus kehilangan beberapa pembaca sekaligus, rugi sekali bukan?

Perlu diingat, persaingan artikel saat ini sangat kejam. Kesalahan sedikit saja membuat penulis akan ditinggalkan. Hal ini menjadi indikator penting, bagaimana kualitas penulis itu harus diperhatikan benar.

3. Pemilik

Kata ganti ini sendiri disebut juga dengan kata ganti pronomina posesiva. Kata yang digunakan biasanya adalah –ku, -mu. Letaknya pasti berada di bagian belakang. Untuk memahaminya, kamu harus lihat dulu.

Ada beberapa contoh kalimat yang menggunakan kata ganti ini, seperti “Kebaikanku memang tidak pernah terlihat olehmu.” Coba lihat strukturnya, bahwa penggunaan pengganti itu ada di belakang.

Misalnya, kebaikanku menunjukkan bahwa sifat baik tersebut hanya dimiliki oleh saya. Sementara, olehmu menunjukkan selama ini tidak pernah terlihat sama sekali. Hal seperti ini jarang sekali digunakan.

Kecuali, contoh kalimat yang menggunakan kata ganti bagi para penulis buku novel. Kondisi tersebut pasti tidak pernah  absen sama sekali. Masih bingung bagaimana cara memakainya? Coba lihat kalimat berikutnya,

“Mohon maaf hari ini tidak jadi pergi ke rumahmu karena hujan deras turun, apalagi aku tidak punya mobil dan mantel. Kalau nekat pasti akan basah kuyup.”

Mamikos memakai kata rumahmu sebagai pengganti milik hunian teman kamu.

Tanpa harus melihat, pasti pembaca sendiri sudah dapat memahaminya. Masih bingung dengan ini? Begini cara mudahnya mengingat.

Ketika sebuah benda bertemu dengan –ku, atau –mu dan penulisannya dirangkai maka struktur tersebut sudah menjelaskan kalau kalimat yang dibaca merupakan kata ganti seorang pemilik, sudah paham bukan?

4. Penghubung

Kata ganti ini adalah pronomina relativa merupakan sebuah penghubung antara induk dan anak kalimat.

Kamu bisa menemukannya dalam kalimat majemuk. Karena, terdiri dari dua, pertama dan kedua yang dihubungkan sesuatu.

Contoh kalimat yang menggunakan kata ganti, seperti ini, “Baju merah tersebut digemari oleh anak-anak tidak heran bila ibu-ibu sering membelikannya.” Mari dibedah satu per satu agar paham.

Induknya adalah “baju merah tersebut digemari oleh anak-anak,” kemudian untuk anaknya adalah “ibu-ibu membelinya,”

Dari sini dapat dipahami bahwa penggunaan penghubungnya adalah tidak heran, bagaimana sudah paham?

Penghubung seperti ini tidak ada aturan baku, hanya saja, kamu harus mengetahui mana kalimat induk serta anaknya.

Setelah itu, coba dihubungkan dengan beberapa kata, tetapi jangan asal. Perhatikan pula strukturnya.

Contoh kalimat yang menggunakan kata ganti adalah “Aku kenal dengan seseorang yang sedang berdiri di atas panggung tersebut, rasanya pernah bertemu di satu tempat.” Coba perhatikan kalimat tersebut.

Mana yang merupakan induk serta anaknya, jika kamu menjawab “Aku kenal dengan seseorang sebagai induk, kemudian berdiri di atas panggung adalah anak.”

Maka, kamu sudah mampu memahami caranya memakai kata ganti ini. Ada lagi, coba lihat di bawah ini

  • Kita lurus saja, nanti setelah rumah warna hijau itu baru belok ke kanan.
  • Hidupnya sangat indah, seperti terhindar dari masalah. Tidak heran bila banyak orang iri kepadanya.
  • Dia pindah ke tempat lain kemarin sore. Serta masih ada banyak lagi yang dapat dijadikan sebagai contoh

5. Penunjuk

Contoh kalimat yang menggunakan kata ganti berikutnya adalah penunjuk yang digunakan menunjukan sesuatu, bis alokasi atau benda. Nama lainnya adalah pronomina demonstrative.

Kamu bisa pakai ke sana atau begini, begitu. Agar mudah memahaminya, coba perhatikan kalimat berikut ini

  • Laptop ini adalah pemberian ibu
  • Kamu pergi ke sana saja, ibumu sudah menunggu
  • Seharusnya sejak awal kamu tahu, kalau hal ini jangan diikuti karena sangat berbahaya.

Mamikos sudah memberikan 3 paragraf  dengan maksud dan tujuan berbeda.

Pada kalimat pertama, Mamikos memakai penunjuk ini karena merupakan sebuah benda. Tanpa dijelaskan lebih lanjut pembaca pasti mengerti.

Bila benda tersebut merupakan pemberian dari ibu. Strukturnya sangat jelas, ada benda kemudian keterangan pengikutnya. Kalau diganti menjadi mobil, atau layangan juga sama, menunjukkan sebuah pemberian.

Pada kalimat kedua, petunjuk yang dapat dilihat adalah kamu disuruh untuk pergi ke sana, kenapa?

Karena ibu sudah menunggu. Biasanya, petunjuk tempat memberikan pengertian kepada pembaca kalau ada urgensi.

Maka dari itu, pemakaiannya adalah ke sana, bila ingin di dramatis lagi juga bisa. Tambahkan saja beberapa kata, dengan begini mereka bisa memahami apa yang sedang terjadi saat sekarang.

Terakhir untuk nomor 3 merupakan sebuah petunjuk atau petuah kepada seseorang. Mereka memakai hal ini yang menunjukkan sebuah kejadian. Dari sini sudah cukup paham bukan cara membuatnya?

Tidak perlu rumit, lihat dulu bagaimana struktur kalimatnya seperti apa. Selain itu, perhatikan pula maksud dan tujuan dalam paragraf tersebut. Dengan begini, kamu bisa memakai salah satu dari berbagai pilihan.

6. Tak Menentu

Terakhir adalah tak menentu di mana pengganti ini dimaksudkan untuk menunjukkan sesuatu yang memang belum jelas informasinya. Ciri mudah dalam membuatnya adalah tidak menjelaskan maksud dan tujuannya.

Contoh kalimat yang menggunakan kata ganti ini sangat mudah, misalnya, “Kesinilah nanti akan saya kasih sesuatu yang spesial.”

Apakah kamu mengetahui ingin di kasih apa? Tidak paham bukan? Maka dari itu, pengganti tak menentu bisa disesuaikan dulu. Misalnya, mengganti waktu maka dapat memakai istilah di sini dan lain sebagainya.

Jika menunjukkan sebuah benda kamu dapat memakai istilah lain, seperti “aku punya sesuatu yang menarik, apakah kamu mau?” kalimat tersebut mengarahkan ke sebuah benda maka dapat memakai istilah sesuatu.

Harus diakui penggunaan kata ganti ini sangat penting bagi para penulis agar menghasilkan kualitas artikel terbaik. Kondisi ini sangat penting agar pembaca bisa menikmati sebuah artikel tanpa ada rasa jenuh.

Pelajari dengan teliti dan seksama, sebenarnya mudah hanya saja kalau belum belajar tampak sulit. Maka dari itu, pelajari dengan baik beberapa contoh kalimat yang menggunakan kata ganti.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idaman mu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta