20+ Contoh Kata Benda dalam Bahasa Indonesia beserta Ciri-cirinya Lengkap

20+ Contoh Kata Benda dalam Bahasa Indonesia beserta Ciri-cirinya Lengkap – Materi Bahasa Indonesia merupakan salah satu yang cukup kompleks untuk dipelajari karena ada banyak bagian yang perlu untuk dipahami.

Salah satunya yaitu dengan kata benda atau juga disebut sebagai kata nomina yang penggunaannya sering ditemui atau bahkan kamu gunakan.

Memahami penggunaan dari kata benda ini merupakan bagian penting yang perlu untuk kamu kuasai agar bisa menggunakannya dengan tepat.

Pemahaman ini bisa diperdalam dengan mengetahui apa saja contoh kata benda dalam Bahasa Indonesia dan penggunaannya di dalam kalimat.

Apa Itu Kata Benda

unsplash.com/@rbmadaci

Sebelum lebih lanjut membahas mengenai contoh kata benda dalam Bahasa Indonesia, simak dulu penjelasannya.

Memahami pengertian dari kata benda bisa membantu kamu untuk menemukan contoh lainnya yang belum disebutkan.

Pada dasarnya, kata benda atau nomina merupakan salah satu jenis dari kata yang digunakan untuk bisa menyatakan jenis benda tertentu.

Kata yang dimaksud tersebut bisa merupakan kata dengan sifat abstrak maupun konkret yang lebih merujuk atas bentuk dari benda tersebut.

Dalam pengertian yang lainnya, kata benda berarti bahwa kata yang memiliki tujuan untuk menunjukkan barang atau benda. 

Benda abstrak yaitu jenis benda yang secara wujud fisik tidak ada,  tetapi masih bisa dirasakan dan disadari keberadaannya.

Contoh dari benda abstrak yaitu seperti perasaan marah, kekuatan, rasa kasih sayang, dan lain sebagainya.

Sementara benda konkret adalah jenis benda yang bisa dilihat secara kasat mata dan langsung dari fisik yang dimilikinya. Misalnya seperti meja, septu, mobil, pintu, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Penggunaan dari nomina untuk di dalam kalimat seringkali berperan sebagai subjek atau bisa sebagai objek. Hal ini yang membuat penggunaan dari kata benda memiliki sifat yang wajib dan bisa dengan mudah kamu temukan di berbagai kalimat yang ada.

Jika melihat penjelasan tersebut, pastinya kamu paham bahwa kata benda atau nomina berarti banyak benda.

Termasuk juga benda yang mati maupun benda hidup. Penggunaan ini akan lebih jelas jika kamu mengetahui contoh kata benda dalam Bahasa Indonesia dalam kalimat yang sempurna.

Ciri-ciri Kata Benda dan Contohnya

Tidak kalah pentingnya untuk dipahami selain contoh kata benda dalam Bahasa Indonesia yaitu terkait dengan ciri-ciri yang dimiliki.

Mengetahui ciri-ciri atau karakteristik khas yang ada akan membantu kamu untuk mengidentifikasi mana yang termasuk kata benda dengan lebih mudah.

Dari setiap ciri khas yang ada, kamu juga bisa untuk mencoba mencari seperti apa contoh dari kata benda tersebut yang ada.

Berikut merupakan penjelasan secara lebih rinci mengenai setiap ciri dari kata benda yang bisa kamu temui.

1. Dapat Diperluas Maknanya

Ciri pertama yang dimiliki oleh kata benda yaitu bahwa jenis satu ini bisa diperluas makna yang dimilikinya.

Caranya yaitu dengan ditambahkan kata hubung atau konjungsi dan selanjutnya diikuti dengan penggunaan kata sifat. Kata hubung yang banyak digunakan yaitu seperti “yang”.

Berikut ini merupakan beberapa contoh dari ciri khas satu ini diantaranya:

  1. Kaca yang bersih (Kaca sebagai nomina; yang sebagai penghubung; dan bersih sebagai kata sifat)
  2. Udara yang segar (Udara sebagai nomina; yang sebagai penghubung; dan segara sebagai kata sifat)
  3. Kulit yang lembut (Kulit sebagai nomina; yang sebagai penghubung; dan lembut sebagai kata sifat)

2. Dapat Ditolak Kebenarannya

Ciri dari kata benda yang kedua yaitu bahwa penggunaannya bisa untuk ditolak kebenarannya atau diingkarkan.

Caranya yaitu dengan kamu perlu menambahkan kata bukan di dalam penggunaannya.

Contohnya dari ciri kata benda untuk bisa diingkari diantaranya:

  1. Bukan ahlinya
  2. Bukan kamu
  3. Bukan saya

Di sisi lain, perlu juga untuk dipahami bahwa penggunaan dari ciri ini tidak bisa untuk menggunakan penambahan kata “tidak”.

Oleh karena itu, kamu tidak akan pernah menemukan penggunaan kata benda dengan penambahan “tidak” di bagian awalnya.

Contohnya seperti:

  1. Tidak ahlinya (Penggunaannya kurang tepat)
  2. Tidak kamu (Penggunaan kurang tepat)
  3. Tidak saya (Penggunaan kurang tepat)

3. Dapat Berperan sebagai Subjek, Objek, dan Pelengkap Kalimat

Ciri yang ketiga dari kata benda yaitu bisa dilihat dari peran atau fungsi yang dimilikinya.

Kata benda ini bisa digunakan sebagai subjek, objek, dan juga pelengkap dari kalimat yang memiliki kata kerja atau verba.

Artinya, jika terdapat kalimat dengan nomina yang diikuti oleh kata berja, maka nantinya bisa untuk diakhiri menggunakan nomina.

Berikut contoh dari ciri kata benda sesuai dengan peran yang dimiliki diantaranya:

  1. Pemerintah daerah memperbaiki jalan yang rusak (Pemerintah daerah dan kata jalan merupakan nomina dengan sifatnya sebagai subjek dan pelengkap di dalam kalimat tersebut)
  2. Ibu membelikan adik sepatu (Ibu, adik, dan sepatu merupakan nomina yang ada di dalam kalimat beserta kata membelikan yang berfungsi sebagai kata kerja)

4. Dapat Direduplikasi

Selanjutnya, ciri dari kata benda yaitu kamu bisa reduplikasi kata satu ini ke dalam kalimat yang ada.

Artinya, kamu bisa menggunakannya menjadi sebuah kata ulang dengan menyatakan jumlah yang jamak atau lebih dari satu dari nomina yang digunakan.

Contohnya yaitu adik-adik, anak-anak, ibu-ibu, burung-burung, dan lain sebagainya yang menggambarkan bahwa nomina tersebut memiliki jumlah yang banyak.

5. Dapat Dimajemukkan

Ciri yang terakhir dari kata benda bisa kamu lihat yaitu dapat mengalami proses pemajemukan.

Artinya, kata benda ini berubah menjadi kata majemuk tetapi tetap memiliki makna sebagai nomina.

Contoh untuk ciri satu ini yaitu seperti tumpang tindih, bawah tanah, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Jenis Kata Benda dan Contohnya

Setelah memahami ciri-cirinya, sekarang kamu akan diajak untuk tahu apa saja jenis dari kata benda tersebut.

Tentunya untuk pemahaman yang lebih mendalam, dari setiap jenis akan diberikan contoh kata benda dalam Bahasa Indonesia. 

Pembagian untuk jenis kata benda ini bisa didasarkan pada bentuk dan perwakilannya.

Simak penjelasan lebih lanjut untuk jenis kata benda di bawah ini.

A. Berdasarkan Bentuk

Jenis kata benda yang pertama yaitu pembagiannya bisa kamu lakukan berdasarkan pada bentuk yang dimiliki.

Berikut penjelasan serta contoh kata benda dalam Bahasa Indonesia yang ada.

1. Kata Benda Dasar

Jika dilihat dari bentuknya, jenis yang pertama yaitu disebut dengan kata benda dasar.

Pada kata benda dasar, nomina yang digunakan lebih menunjukkan wujud konkret maupun abstrak dari benda yang dimaksud.

Penggunaannya sendiri tidak disertai dengan imbuhan yang ada sehingga bisa berdiri sendiri.

Selain itu, penggunaan dari kata benda dasar juga tidak perlu untuk disertai dengan kata yang bisa menunjukkan kata sifat.

Penulisannya ditulis apa adanya tanpa perlu menggunakan tambahan kata lain maupun imbuhan.

Contoh dari kata benda dasar yaitu kuku, air, kaca, rumah, kertas, dan lain sebagainya.

2. Kata Benda Turunan

Bentuk dari kata benda yang kedua yaitu disebut dengan kata benda turunan.

Pada jenis satu ini, penggunaannya perlu untuk menambahkan imbuhan, baik itu awalan, sisipan, akhiran, maupun juga awalan-akhiran.

Secara lebih singkat, penggunaan nomina dengan imbuhan maka akan masuk ke dalam jenis kata benda turunan.

Contohnya seperti pertanian, pelaksanaan, makanan, masakan, dan lain sebagainya.

3. Kata Benda Kolektif

Jenis kata benda selanjutnya jika didasarkan pada bentuknya yaitu disebut sebagai kata benda kolektif.

Untuk jenis satu ini, nomina yang digunakan akan menyebutkan dengan makna kumpulan atau jumlah.

Artinya, pembicara menyebutkan kumpulan benda yang lebih jelas. Contohnya seperti pemuda, hadirin, semua, dan lain sebagainya.

B. Berdasarkan Perwakilan

Pembahasan kedua mengenai jenis kata benda yaitu berdasarkan pada perwakilan yang digunakan.

Berikut penjelasan beserta contoh kata benda dalam Bahasa Indonesia yang dapat kamu temui.

1. Kata Benda Umum

Jenis kata benda berdasarkan perwakilannya yang pertama yaitu dinamakan dengan kata benda umum.

Pada jenis ini, nomina yang digunakan lebih merujuk pada jens umum atau konsep yang dimiliki oleh benda serta bentuknya.

Dalam pemahaman lainnya, kata benda umum lebih menunjukkan untuk benda atau bentuknya secara umum dan lebih mengacu pada nama diri maupun orang.

Penyebutannya tidak dilakukan secara spesifik, melainkan lebih ke nama umumnya.

Beberapa contoh kata benda umum diantaranya:

  1. Karyawan
  2. Masyarakat
  3. Kaum wanita
  4. Pelajar
  5. Bangsa

2. Kata Benda Khusus

Jenis yang selanjutnya yaitu terdapat kata benda khusus yang memiliki arti kebalikan dari kata benda umum.

Untuk kata benda khusus, nomina yang digunakan pada penyebutan beda maupun bentuknya secara lebih spesifik.

Oleh karena itu, saat digunakan, maka lawan bicara akan langsung paham maksud dari benda yang disebutkan tadi.

Beberapa contoh dari kata benda khusus diantaranya:

  1. Nama kota (Semarang, Bogor, Malang, Surabaya, Sleman, dan lain sebagainya)
  2. Nama planet (Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, dan lain sebagainya)
  3. Nama orang (Adi, Lala, Edgar, Nisa, Utami, dan nama orang lainnya)

Nah, itu tadi merupakan penjelasan mengenai apa saja ciri-ciri dan contoh kata benda dalam Bahasa Indonesia yang ada.

Dari beberapa contoh yang diberikan di atas, mungkin ada yang sering kamu temui atau gunakan di dalam percakapan sehari-hari.

Selain contoh di atas, apakah kamu bisa menyebutkan contoh kata benda lainnya serta penggunaannya di dalam sebuah kalimat? J

ika kamu ingin membaca lebih lanjut mengenai kata benda atau jenis kata yang lainnya, kamu bisa mendapatkannya di situs blog Mamikos.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta