10 Contoh Kegiatan Ekonomi Agraris dan Non Agraris Lengkap

10 Contoh Kegiatan Ekonomi Agraris dan Non Agraris Lengkap – Sejak dulu, Indonesia dikenal sebagai salah satu negara agraris yang menghasilkan berbagai hasil alam yang melimpah. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat dalam sektor ini.

Masyarakat dan pemerintah juga banyak melakukan kegiatan ekonomi yang bersifat non agraris demi meningkatkan perekonomian negara.

Ada banyak contoh kegiatan ekonomi agraris dan non agraris yang biasa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari demi memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Jika kamu ingin tahu apa sajakah itu, baca selengkapnya di bawah ini, ya!

Apa Itu Kegiatan Ekonomi Agraris dan Non Agraris?

Pexels.com / @Huy Phan

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai contoh-contoh kegiatan ekonomi agraris dan non agraris. Agar kamu dapat memahami bagaimana bentuk-bentuk perekonomian.

Mamikos akan mengajakmu terlebih dahulu untuk mengenal secara sekilas apa itu yang dimaksud dengan kegiatan ekonomi agraris dan non agraris.

Kegiatan ekonomi merupakan sebuah aktivitas atau kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Ada banyak dua jenis kegiatan ekonomi yang biasa dilakukan oleh masyarakat. Keduanya adalah kegiatan ekonomi agraris dan non agraris.

Kegiatan ekonomi agraris dan non agraris tentu berbeda satu sama lain. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah penjelasan dari pengertian kegiatan ekonomi agraris dan non agraris yang dapat kamu ketahui.

Pengertian Kegiatan Ekonomi Agraris

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), agraris memiliki tiga arti yang berbeda. Pertama, tentang pertanian atau tanah pertanian.

Kedua, tentang pertanian dan bagaimana cara hidup para petani. Ketiga, tentang hal-hal yang bersifat pertanian.

Kegiatan ekonomi agraris adalah sebuah aktivitas ekonomi masyarakat yang dilakukan dengan memanfaatkan berbagai faktor alam, terutama dalam bidang perkebunan dan pertanian.

Ekonomi agraris sendiri hanya akan berjalan secara maksimal jika bidang agraris (pertanian, perkebunan, dan peternakan) di suatu wilayah itu berjalan.

Hal ini dikarenakan, semua bahan-bahan yang digunakan dalam kegiatan ekonomi ini berasal dari hasil alam.

Biasanya, kegiatan ekonomi agraris lebih banyak dilaksanakan di desa-desa yang masih memiliki lahan pertanian dan perkebunan yang luas untuk melakukan pengelolaan.

Pengertian Kegiatan Ekonomi Non Agraris

Berbeda dengan kegiatan ekonomi agraris yang sangat bergantung pada sumber daya alam (SDA), kegiatan ekonomi non agraris merupakan kebalikannya. 

Sesuai dengan namanya, kegiatan ekonomi non agraris adalah segala aktivitas perekonomian yang bukan bergerak dalam pengelolaan lahan agraris seperti kehutanan, perkebunan, maupun peternakan.

Biasanya, kegiatan ekonomi non agraris lebih banyak berkembang di perkotaan.

Hal ini dikarenakan, kegiatan ekonomi jenis ini tidak membutuhkan lahan-lahan yang dapat dijadikan sebagai tempat pengolahan agraris.

Bentuk-bentuk kegiatan ekonomi non agraris dapat dibilang sangat banyak dan tak terbatas. Hal ini bergantung pada kreativitas dan inovasi masyarakat dalam mengembangkan sebuah bisnis atau kegiatan ekonomi.

Apa Saja Contoh Kegiatan Ekonomi Agraris dan Non Agraris?

Setelah memahami secara sekilas apa itu yang dimaksud dengan ekonomi agraris dan non agraris melalui penjelasan di atas.

Sekarang waktunya untuk menambah pemahamanmu dengan mengetahui beberapa contoh kegiatan ekonomi agraris dan non agraris yang biasa dilakukan oleh masyarakat Indonesia maupun negara-negara lainnya.

Lalu, apa sajakah bentuk kegiatannya? Berikut adalah daftar dari beberapa contoh kegiatan ekonomi agraris dan non agraris yang dapat kamu ketahui.

Daftar Contoh Kegiatan Ekonomi Agraris

1. Kegiatan Ekonomi Pertanian

Contoh kegiatan ekonomi agraris yang pertama dan banyak dilakukan oleh masyarakat yang berasal dari wilayah agraris seperti Indonesia adalah sektor pertanian.

Kegiatan ekonomi pertanian adalah aktivitas ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat mengenai produksi, distribusi, serta konsumsi produk maupun jasa dari pertanian.

Kegiatan pertanian dibagi menjadi dua yaitu pertanian yang dilakukan di lahan basah dan lahan kering.

Ada banyak sekali hasil produk atau barang yang dihasilkan dari kegiatan ekonomi satu ini, beberapa contohnya adalah padi atau beras, ubi, jagung, sayuran, buah-buahan, berbagai jenis bunga, dan masih banyak lagi yang lainnya.

2. Kegiatan Ekonomi Perkebunan

Contoh kegiatan ekonomi agraris kedua yang dilakukan oleh masyarakat adalah kegiatan ekonomi dalam sektor atau bidang perkebunan.

Sesuai dengan namanya, kegiatan ekonomi satu ini berhubungan dengan aktivitas tanam menanam.

Ada banyak sekali bentuk kegiatan ekonomi perkebunan di Indonesia maupun negara-negara lainnya. Salah satunya adalah perkebunan kelapa sawit, perkebunan pohon karet, perkebunan pohon tebu, dan sejenisnya.

3. Kegiatan Ekonomi Kehutanan

Contoh kegiatan ekonomi agraris yang ketiga adalah aktivitas ekonomi yang bergerak dalam bidang kehutanan.

Kegiatan ekonomi yang satu ini akan memanfaatkan berbagai macam hasil hutan sebagai sebuah mata pencaharian.

Namun, kegiatan ekonomi kehutanan di Indonesia tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

Apalagi, jika dilakukan dalam skala yang besar. Kegiatan ini memerlukan izin resmi dari pihak-pihak berwenang yaitu Hak Pengusahaan Hutan (HPH).

Ada cukup banyak produk atau barang yang dihasilkan dari kegiatan ekonomi ini. Salah satunya adalah getah karet, kayu mahoni, kayu jati, dan masih banyak lagi yang lainnya.

4. Kegiatan Ekonomi Peternakan

Contoh kegiatan ekonomi agraris yang keempat adalah aktivitas ekonomi dalam sektor peternakan.

Kegiatan ekonomi ini dilakukan dengan cara memelihara serta mengambil manfaat dari hewan-hewan yang dipelihara oleh peternak.

Kegiatan ekonomi peternakan sendiri terbagi ke dalam tiga bentuk yaitu peternakan hewan kecil, peternakan hewan besar, dan peternakan hewan unggas.

Beberapa contoh dari kegiatan ekonomi ini adalah peternakan unggas, sapi, kerbau, dan masih banyak lagi yang lainnya.

5. Kegiatan Ekonomi Perikanan

Contoh kegiatan ekonomi agraris yang terakhir yaitu aktivitas usaha dalam sektor perikanan. Kegiatan ekonomi ini melakukan penangkapan, pembudidayaan, serta pemanfaatan hasil perairan yaitu ikan.

Masyarakat yang melakukan kegiatan ekonomi perikanan umumnya disebut sebagai nelayan. Mereka biasa tinggal di pesisir-pesisir pantai ataupun di sekitaran sungai atau danau.

Selain empat contoh kegiatan ekonomi di atas, perikanan juga banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia maupun di negara-negara yang memiliki wilayah perairan yang luas dan melimpah.

Beberapa contoh dari kegiatan ekonomi perikanan adalah usaha perikanan tangkap seperti ikan tuna, cakalang, teri, dan lain-lain.

Kemudian, ada juga usaha perikanan budidaya seperti tambak udang, budidaya ikan mas, budidaya ikan lele, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Daftar Contoh Kegiatan Ekonomi Non Agraris

Ada cukup banyak kegiatan ekonomi non agraris, beberapa contohnya adalah sebagai berikut:

  1. Perdagangan
  2. Pariwisata
  3. Perindustrian
  4. Penyedia pelayanan dan jasa
  5. Penambangan

Penutup

Demikian ulasan mengenai beberapa contoh kegiatan ekonomi agraris dan non agraris.

Selain contoh-contoh yang disebutkan di atas, tentunya masih ada banyak sekali kegiatan-kegiatan ekonomi lainnya. Semoga informasi yang telah Mamikos sajikan dapat bermanfaat untuk kamu.

Jika kamu ingin mengetahui penjelasan lebih banyak mengenai kegiatan ekonomi agraris dan non agraris ataupun yang lainnya.

Jangan lupa untuk kunjungi blog Mamikos Info karena akan ada banyak sekali artikel-artikel menarik dan bermanfaat yang dapat kamu baca.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta