Contoh Kegiatan Ekonomi di Daerah Dataran Tinggi Lengkap

Contoh Kegiatan Ekonomi Di Daerah Dataran Tinggi Lengkap – Dalam kehidupan bermasyarakat terdapat beragam profesi pekerjaan yang dapat kita temui yang menunjukkan adanya proses kegiatan ekonomi.

Kegiatan ekonomi ini merupakan satu hal yang tidak dapat ditinggalkan masyarakat dan memiliki fungsi sangat besar dalam memenuhi kebutuhan hidup dan memakmurkan masyarakat.

Namun, dalam melangsungkan kegiatan ekonomi aktivitas masyarakat juga dipengaruhi oleh kondisi geografis suatu wilayah, kondisi ini jugalah yang akan mempengaruhi mata pencaharian masyarakat di daerah.

Ketika berbicara mengenai kondisi geografis maka terdapat dua bagian yang memiliki sedikit perbedaan, yaitu antara kegiatan ekonomi masyarakat yang menetap di dataran tinggi dengan masyarakat yang menetap di dataran rendah yakni wilayah pesisir.

Kegiatan Ekonomi di Daerah Dataran Tinggi

https://wiranurmansyah.com/

Di Indonesia sendiri kondisi geografis yang berbeda-beda, sehingga profesi dan mata pencaharian masyarakat beragam, kondisi ini juga yang mempengaruhi adat, budaya, hingga tanaman yang tumbuh.

Mungkin kita sudah tidak asing lagi mendengar istilah dataran tinggi apalagi di Indonesia, karena keberadaannya yang banyak sekali dan mudah untuk kita temui.

Banyak daerah di Indonesia yang mana identik daerah dengan dataran tinggi. Apalagi daerah dataran tinggi semakin banyak dibicarakan masyarakat sebab, daerah ini menyuguhkan kawasan dataran tinggi yang indah, lalu sangat cocok untuk berwisata bersama keluarga.

Contohnya saja seperti dataran tinggi Puncak (Bogor), dataran tinggi Kerinci (Jambi), dan dataran tinggi Jayawijaya (Papua).

Ditambah dengan udaranya yang sejuk menambah rasa penasaran banyak wisatawan untuk dapat berkunjung. Lalu pertanyaannya, bagaimana sih kategori dataran tinggi?

Adapun pengertian dari dataran tinggi atau yang biasa disebut sebagai plateau merupakan daerah daratan yang letaknya berada di atas ketinggian 700 m dari atas permukaan air laut.

Proses terbentuknya dataran tinggi pun berasal dari hasil erosi dan sedimentasi. Kemudian hampir di setiap benua setidaknya hampir dari sepertiga tanah di bumi dihabiskan oleh dataran tinggi. Itulah penjelasan singkat dari dataran tinggi.

Mengenai apa saja contohnya, silakan simak contoh kegiatan ekonomi di daerah dataran tinggi berikut ini, dimulai dari ciri-ciri contoh kegiatan ekonomi di daerah dataran tinggi.

Ciri-ciri Dataran Tinggi

1. Iklim Sejuk

Karena terletak pada di ketinggian, membuat dataran tinggi memiliki iklim yang sejuk dan dingin.

Semakin berada di ketinggian lokasinya maka udaranya juga akan lebih segar lagi, sehingga dataran tinggi cocok untuk dijadikan objek wisata.

2. Pertanian Dibuat Terasering

Terasering merupakan proses yang dilakukan untuk mengubah sebuah tanah menjadi terencana yang mirip dengan tangga.

Hal ini bertujuan untuk menghindari erosi yang rentan terjadi di dataran tinggi. Terasering banyak ditemukan di Bali dan Jawa Barat.  

3. Udara Kering

Meskipun lokasi dataran tinggi berada di dataran tinggi dan beriklim sejuk, namun dataran ini mempunyai udara yang kering jika dibandingkan dengan daerah lainnya. 

4. Jarang Hujan

Meski beriklim sejuk tetapi daerah dataran tinggi akan jarang sekali turun hujan. Hujan akan sering terjadi di wilayah yang rendah.

Berikut Contoh Kegiatan Ekonomi di Daerah Dataran Tinggi

1. Perkebunan

Salah satu kegiatan ekonomi dari masyarakat yang tinggal di kawasan dataran tinggi adalah perkebunan, hal ini didukung oleh kondisi iklim dan letak geografis yang membuat tanaman perkebunan dapat tumbuh dengan subur.

Dataran tinggi merupakan daerah yang diketahui memiliki tingkat kesuburan yang tinggi untuk dijadikan lahan perkebunan selain lahan yang luas dan kawasan tidak padat penduduk, tanah dataran tinggi kaya akan nutrisi, serta memiliki suhu yang cocok untuk tanaman.

Kondisi dataran tinggi yang sejuk dan letaknya berada di ketinggian membuat usaha perkebunan seperti sayur, buah, kopi, dan teh sangat cocok. Terlebih jenis tanaman ini akan tumbuh subur di dataran tinggi. 

2. Hortikultura

Selain kegiatan perkebunan, kegiatan ekonomi yang dapat dilakukan di kawasan  dataran tinggi adalah pertanian hortikultura atau budidaya tanaman di kebun dan halaman rumah.

Sektor ini salah satu peluang usaha menjanjikan untuk masyarakat dataran tinggi. Permintaan pasar yang sangat tinggi dan selalu ada untuk dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Bahkan permintaan di sektor ini cenderung melonjak di saat momen perayaan besar misalnya saja Natal dan Hari Raya Idul Fitri.

Sistem pertanian ini dilakukan dengan cara memperbanyak jenis tanaman yang ditanam pada lahan pertanian.

Dengan cara ini hasil panen akan meningkat, kegagalan panen dapat diperkecil, dan lahan tetap hijau ditumbuhi tanaman sehingga erosi tanah dapat dicegah.

Pertanian hortikultura banyak diusahakan di Pulau Jawa dan Sumatra. Makanya, tidak heran kegiatan ekonomi ini sangat cocok untuk dilakukan di dataran tinggi.

3. Kehutanan

Hutan dapat tumbuh baik di dataran tinggi. Di Indonesia sendiri, hutan masih banyak dan dapat tumbuh luas di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Irian Jaya, dan sebagian kecil Jawa.

Perekonomian penduduk Indonesia, terutama  di luar Pulau Jawa, masih bergantung dari hasil hutan untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

Hasil hutan dapat berupa kayu (kayu jati, ulin, dan lainnya) dan non kayu (madu, sagu, rotan dan lainnya), dengan kegiatan pemanfaatan hasil hutan akan memberikan manfaat besar untuk ekonomi masyarakat dan sosial.

Selain memanfaatkan berbagai jenis kayu, seperti jati, ulin, kruing, dan bangkirai untuk dijadikan pembuatan mebel, penduduk juga dapat mengambil hasil hutan lainnya seperti rotan, damar, dan getah-getahan untuk dimanfaatkan.

4. Peternakan

Kawasan dataran tinggi yang berhawa sejuk dan dingin juga cocok untuk usaha peternakan.

Jenis hewan yang diternakan atau dikembangbiakan adalah hewan yang mempunyai bulu tebal sehingga dapat mengatasi udara dingin contohnya sapi dan kambing.

Kegiatan peternakan umumnya dilakukan di dataran tinggi yang dingin untuk menghindari ternak dari panas dan stres.

Usaha sektor peternakan juga menguntungkan penduduk dataran tinggi karena di dataran tinggi pakan untuk ternak yakni rumput tumbuh dengan baik dan mudah didapatkan oleh peternak dan sangat dibutuhkan pada kegiatan peternakan masyarakat.

5. Tempat Wisata

Dataran tinggi terkenal dengan wisata alam dan memiliki tempat-tempat alami yang indah sehingga memiliki potensi yang sangat besar untuk dijadikan tempat wisata.

Ditambah udara sejuk dan pemandangan banyak yang didominasi oleh tanaman hijau sehingga membuat pengunjung betah.

Tak heran juga jika kegiatan perekonomian ini memberi banyak pemasukan bagi penduduk di dataran tinggi dan menjanjikan dengan jumlah wisatawan yang banyak berkunjung tiap harinya.

6. Penginapan

Yups, masih ada kaitannya dengan aspek pariwisata, daerah dataran tinggi juga sangat cocok untuk usaha dan bisnis tempat penginapan atau peristirahatan untuk para traveller atau pengunjung dari berwisata.

Ada banyak daerah dataran tinggi di Indonesia yang menyediakan layanan vila dan hotel yang mendukung kegiatan atau aktivitas perekonomian masyarakatnya.

Nah, itulah beberapa ulasan mengenai contoh kegiatan ekonomi di daerah dataran tinggi.

Tentunya, ada berbagai contoh kegiatan ekonomi di daerah dataran tinggi yang dapat dilakukan masyarakat di dataran tinggi yang dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta