5 Contoh Kultum tentang Ibu atau Orang Tua yang Menyentuh Hati beserta Dalilnya
Setiap umat muslim diwajibkan mencintai orang tuanya. Berikut kultum bertema orang tua yang dapat mempertebal rasa cinta.
Contoh Kultum tentang Ibu atau Orang Tua yang Menyentuh Hati II
Pembuka
Assalamu’alaikum Wr Wb.
Alhamdulillah, segala puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan kita kesehatan dan umur panjang, sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini.
Sholawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada suri tauladan kita, Rasulullah SAW, keluarga, sahabat, dan seluruh umat beliau yang taat kepada sunnah-sunnahnya. Allahumma aamiin.
Hadirin yang dimuliakan oleh Allah SWT.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya akan akan menyampaikan kultum tentang orang tua.
Isi Kultum
Mungkin, sebagian dari kita beranggapan jika amalan yang utama adalah sholat wajib, sholat malam, bersedekah, berpuasa, shodaqoh, dan lain sebagainya.Â
Memang betul, amalan-amalan tersebut memang utama dan sangat dianjurkan kepada kita untuk mengerjakannya.
Namun, terdapat satu amalan yang sangat penting dan apabila kita meninggalkannya atau mengabaikannya, kerugian besar adalah balasannya.
Apa itu? Berbakti kepada kedua orang tua, terutama kepada ibu.
Salah satu dalil yang menjelaskan hal ini yakni hadits riwayat Bukhari dan Muslim.
Rasulullah SAW telah bersabda, terdapat tiga amalan paling utama yang tidak boleh terlewatkan. Pertama adalah sholat pada waktunya, kedua berbakti kepada kedua orang tua, dan ketiga adalah jihad di jalan Allah SWT.
Dalam hadits tersebut dijelaskan, jika berbakti kepada kedua orang tua merupakan amalan paling utama seperti sholat wajib dan berjihad di jalan Allah SWT.
Sebab itulah, marilah kita senantiasa berbakti kepada orang tua. Tidak hanya sebagai tanda kecintaan kita kepada orang tua saja, akan tetapi sebagai perbuatan baik yang dapat mendatangkan ridho dan rahmat Allah SWT.
Bagi orang tuanya yang sudah meninggal dunia, janganlah bersedih hati. Kita masih memiliki kesempatan untuk berbakti kepada orang tua dengan cara selalu mendoakan mereka. Doa anak yang sholeh dan sholehah, akan membukakan pintu surga bagi orang tua.
Salam Penutup
Hadirin yang dirahmati oleh Allah SWT.
Berbakti kepada orang tua memang bukanlah perkara yang mudah. Pasalnya, kita butuh kesabaran dan keikhlasan yang besar.
Seringkali kita melihat anak berdebat dengan ayahnya, anak kesal kepada ibunya, hingga anak merasa sedih dengan sikap orang tuanya. Namun, jangan jadikan hal tersebut sebagai alasan untuk tidak berbakti kepada orang tua.
Bila kita bandingkan dengan pengorbanan dan kasih sayang mereka, maka hal tersebut tidak ada apa-apanya.Â
Jika kita selalu sabar dan ikhlas hanya mengharap ridho Allah SWT, maka Allah SWT akan memberikan kemudahan bagi kita.
Demikianlah kultum singkat tentang orang tua yang bisa saya sampaikan. Mohon maaf bila terdapat banyak kekurangan dan kesalahan, terima kasih atas perhatiannya. Mari berlomba-lomba dalam kebaikan.
Wassalamu’alaikum Wr Wb.
Contoh Kultum tentang Ibu atau Orang Tua yang Menyentuh Hati III
Pembuka
Assalamu’alaikum Wr Wb.
Alhamdulillah, marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rezeki dan nikmat-Nya, sehingga kita masih bisa berkumpul di tempat ini dalam keadaan iman dan Islam.
Sholawat serta salam semoga tercurahkan kepada Nabi Allah, Nabi besar, Nabi kita Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir kiamat nanti. Aamiin.
Hadirin yang dimuliakan oleh Allah SWT.
Pada kesempatan yang baik ini, saya akan menyampaikan kultum singkat tentang ibu.
Isi Contoh Kultum tentang Ibu I
Sebagai seorang muslim, terdapat salah satu kewajiban yang tidak boleh kita tinggalkan. Apakah itu?
Berbakti kepada kedua orang tua, terutama ibu. Terdapat banyak dalil yang telah memerintahkan kepada kita untuk selalu berbakti kepada orang tua.
Salah satunya, Allah SWT telah berfirman dalam Al Qur’an Surat Luqman Ayat 14.
Dalam ayat suci tersebut dijelaskan, Allah SWT telah memerintahkan kepada manusia untuk berbuat baik kepada kedua orang tua, ibu maupun bapak.Â
Ibu yang telah mengandung kita dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapih dalam dua tahun.Â
Dalam ayat tersebut, Allah SWT juga memerintahkan kita untuk selalu bersyukur kepada-Nya dan kepada kedua orang tua kita.
Ironisnya, tak sedikit diantara kita seringkali mengabaikan perintah ini. Bahkan, banyak anak-anak yang tidak tahu bagaimana caranya berbakti kepada orang tua, terutama ibu.
Berbakti kepada orang tua tidak hanya sebatas tentang memenuhi kebutuhan hidup saja. Hal ini hanya sebagian kecil yang bisa kita lakukan.
Berbakti kepada orang tua, sama artinya membuat mereka merasa bahagia, nyaman, senang, dan ridho dengan kita. Sebagai anak sekaligus seorang muslim, kita harus tahu seperti apa berbakti kepada orang tua.
Wajib selalu kita ingat, kasih sayang dan cinta orang tua kepada anak-anaknya tidak pernah lekang oleh usia. Cinta ibu akan selalu abadi.
Bahkan, hati seorang ibu akan tersayat-sayat jika mengetahui anaknya tidak merasa bahagia. Percayalah, ketika kita merasa sedih, maka ibu jauh lebih sedih.
Salah satu wujud bakti kita kepada orang tua, yakni tidak menunjukkan penderitaan maupun kesusahan kita.
Meskipun sulit, biasakan untuk terlihat ceria dan bahagia ketika bertemu dengan orang tua.
Sehingga, orang tua akan merasa tenang karena anak-anaknya hidup dengan baik. Ketika ibu melihat anaknya bahagia, kebahagiaan ibu jauh lebih besar.
Isi Contoh Kultum tentang Ibu II
Hadirin yang dimuliakan oleh Allah SWT.
Ketika seorang anak telah tumbuh dewasa, waktu yang ia miliki untuk orang tua cenderung berkurang.Â
Pasalnya, anak-anak akan mulai sibuk dengan urusannya sendiri. Bekerja di tempat yang jauh sampai tidak bisa menjenguk orang tua.
Ketahuilah, pada saat itu, orang tua menaruh rasa rindu yang besar kepada anak-anaknya.
Sebab itulah, luangkan waktu untuk mengunjungi orang tua kita. Sering-seringlah memberi kabar, agar orang tua tahu keadaan kita, dan begitu pula sebaliknya.
Ketika ibu sudah tua, hanya satu harapannya, yakni berkumpul dengan anak-anaknya.
Tidak ada lagi keinginan untuk makan makanan yang lezat, mengenakan pakaian mewah, maupun pergi ke tempat indah.
Jangan pernah lupa untuk meluangkan waktu dengan kedua orang tua. Ajak mereka berbincang-bincang, makan bersama, bernostalgia, hingga melakukan hal-hal sederhana.
Ingat, berbakti kepada orang tua terutama ibu, tidak akan pernah merugikan kita. Justru sebaliknya, kita akan semakin dekat dengan kesuksesan.
Salam Penutup
Hadirin yang dimuliakan oleh Allah SWT.
Semoga kita menjadi anak-anak yang sholeh sholehah dan selalu berbakti kepada kedua orang tua, terutama ibu.
Semoga kita dipertemukan oleh Allah SWT dengan ibu dan bapak kita di surga nanti. Aamiin.
Cukup sekian kultum dari saya, semoga apa yang saya sampaikan dapat bermanfaat, khususnya bagi saya pribadi dan umumnya bagi hadirin sekalian.
Akhirul kalam. Wassalamu’alaikum Wr Wb.
Halaman:

