Advertisement
Source : freepik.com/racool-studio

7 Contoh Naskah Monolog Bertema Sedih dan Kemarahan Singkat

Sedang mencari contoh naskah monolog untuk dijadikan referensi? Berikut ini Mamikos menjabarkan tentang monolog beserta beberapa contohnya.

23 September 2025 Ikki Riskiana

7 Contoh Naskah Monolog Bertema Sedih dan Kemarahan Singkat – Contoh naskah monolog bertema sedih dan kemarahan berikut ini bisa menjadi acuan jika memang kamu sedang belajar untuk membuat teks monolog.

Sebelum membahas mengenai contohnya, kita akan membahas mengenai apa itu monolog.

Untuk kamu yang memang belum memahaminya, pastikan untuk menyimak pembahasan ini hingga tuntas. 📖😊✨

Pengertian Monolog

7 Contoh Naskah Monolog Bertema Sedih dan Kemarahan Singkat
freepik.com/racool-studio

Kata monolog sebenarnya berasal dari Bahasa Yunani yaitu terdiri dari kata mono dan legein.

Mono memiliki arti satu sedangkan katar legein berarti berbicara. Dengan begitu maka monolog artinya hanya satu orang saja yang berbicara.

Monolog bisa dikatakan sebagai seseorang yang berbicara sendiri. Teks monolog merupakan sebuah teks yang hanya terdiri dari dialog diri sendiri namun memiliki emosi dan juga pesan yang mendalam.

Seluruh emosi dan pesan mendalam tersebut juga akan disampaikan langsung kepada para pembacanya.

Beberapa Contoh Naskah Monolog Bertema Sedih dan Kemarahan

Monolog biasanya sering digunakan dalam seni teater dan seni peran. Nantinya sang pelaku dalam pertunjukan seni tersebutlah yang akan mengutarakan teks monolog ini.

Sesuai dengan pengertiannya, nantinya sang pemeran akan berbicara mengenai pemikiran dan juga perasaannya sendiri tanpa campur tangan orang lain.

Naskah monolog terbaik juga memiliki banyak jenis yang berbeda-beda. Misalnya yaitu monolog naratif biografis yang menceritakan kembali peristiwa aktual yang terjadi di masa lampau.

Namun, sang narator tidak boleh menonjolkan karakter tokoh lain dalam ceritanya dan hanya menceritakan dirinya sendiri.

Selanjutnya ada monolog fictional character driven yang membebaskan sang narator untuk menceritakan naskah monolog berdasarkan daya imajinatifnya.

Nantinya narator bisa menonjolkan lebih dari satu karakter serta bebas dalam mengekspresikannya. Narator bisa menceritakan imajinatif waktu masih kecil, bukan hanya masa sekarang saja.

Kemudian ada monolog topical yang menekankan kumpulan naskah monolog peristiwa sehari-hari.

Namun, selain bisa menceritakan mengenai cerita keseharian yang dialami, boleh juga menceritakan mengenai pengamatan yang telah dilakukan.

Contoh Monolog Tentang Keluarga Atau Orang Tua (Ibu/Ayah) Tercinta

Jenis selanjutnya monolog karakter biografis yang mana narator bisa menceritakan lebih dari satu karakter tokoh, bahkan bisa lebih dari 10 karakter sekaligus.

Ada pula monolog storytelling yang menceritakan dengan mengikuti perubahan ekspresi yang diceritakan. Terakhir monolog berbasis realitas yang mengacu pada pengalaman dan cerita nyata.

Nah, berikut ini adalah contoh kumpulan naskah monolog yang bertemakan kemarahan dan sedih.

1. Pencuri Puisi

Contoh naskah monolog bertema sedih dan kemarahan pertama ini akan menceritakan mengenai seseorang yang merasa bahwa puisinya dicuri oleh orang lain.

Ia pun merasa sangat marah dan berniat untuk membalas sang pelakunya. Berikut contoh naskah monolog bertema sedih dan kemarahan selengkapnya:

Seorang gadis itu masih berdiri di depan papan pengumuman sejak bermenit-menit yang lalu.

Di sana, terpajang lima lembar kertas berisikan puisi pemenang lomba yang diselenggarakan minggu lalu. Fokusnya terpusat pada kertas di urutan ketiga dengan puisi berjudul “Cinta Ibu”.

Itu adalah puisi karyanya, Ia ingat betul setiap kata yang tertulis di sana. Bukannya bangga, Ia malah merasa marah dan hatinya kian panas karena melihat nama orang lain tercantum di sana.

Siapa gerangan yang berani mengakui hasil karyanya?

“Curang! Berani-beraninya dia mencuri puisiku. Kalau tidak punya bakat mending tidak usah ikut-ikutan lomba puisi. Kalau begini hasilnya aku yang rugi!” ujarnya penuh emosi.

“Lagi pula bagaimana bisa dia melakukannya? Bagaimana dia bisa tahu kumpulan puisi buatanku?

Padahal semua hasil karyaku selalu ku simpan baik-baik. Tidak ada yang mengetahuinya kecuali diriku sendiri dan juga Mei, sahabatku. Lalu bagaimana bisa nama Ria tertulis di sana?”

“Oh aku tahu, Mei ya? Jangan-jangan ia yang bersekongkol dengan gadis menyebalkan itu dan mencuri puisiku.

Aku berjanji akan ku buat kalian berdua mendapat balasannya, tunggu saja tanggal mainnya!”

Lantas, Ia pun bergegas untuk pergi meninggalkan area sekolah yang sudah sepi sejak beberapa menit yang lalu.

2. Insecure

Contoh naskah monolog bertema sedih dan kemarahan kedua merupakan naskah monolog tentang insecure.

Tokohnya merasa sangat sedih karena merasa dirinya berbeda dengan teman-teman lain di sekolahnya.

Berikut cerita kumpulan naskah monolog selengkapnya:

Pagi itu, seorang anak duduk termenung di atas tempat tidurnya. Ia hanya diam dan tak melakukan apa-apa pada pagi hari Senin yang cerah ini.

“Tidak mau, aku tidak ingin pergi ke sekolah lagi.” ungkap si anak yang masih terduduk.

“Sebenarnya aku malu dengan semua teman-teman di sekolah. Kenapa aku bisa sangat berbeda dengan mereka? Apa karena aku jelek, miskin dan tidak punya baju yang bagus?”

“Teman-temanku memiliki seragam sekolah yang sangat bagus. Sedangkan aku datang dengan seragam usang bahkan warna saja sudah pudar.

Mereka menggunakan sepatu yang bagus sedangkan aku menggunakan sepatu bekas yang sudah rusak.” air matanya yang menumpuk pun mulai menetes.

“Kenapa aku merasa jika aku tidak pantas bersekolah dan berteman dengan mereka? Rasanya kita berada dalam level yang jauh berbeda dan aku yang tak bisa bergabung dengan mereka.”

“Aku merasakan ada tembok tak kasat mata yang kokoh berdiri diantara kami. Tapi, aku ingin berjalan di samping mereka.

Berjalan dengan bangga, dengan seragam yang bersih dan sepatu yang bagus. Tapi kapan aku bisa mewujudkannya? Bisakah aku mewujudkannya? Kapan waktunya? “

Halaman:

Advertisement