11 Contoh Pacelathon dalam Bahasa Jawa beserta Cara Membuatnya
Apakah kamu sudah tahu apa yang dimaksud dengan pacelathon? Simak pengertian dan cara membuatnya beserta contoh-contohnya dalam artikel ini.
Pacelathon dalam bahasa Jawa memiliki arti yang sama dengan percakapan dalam bahasa Indonesia.
Pastinya kamu penasaran bagaimana cara membuatnya. Dalam artikel ini Mamikos akan membahasnya dengan jelas.
Percakapan di dalam bahasa Jawa dapat diartikan dengan pacelathon. Penasaran bagaimana cara menulis teks pacelathon dan apa contohnya. Berikut akan Mamikos bahas secara detail. 📖😊✨
Daftar Isi
Pengertian Pacelathon

Pacelathon dapat diartikan dialog atau percakapan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih. Isi dari pacelathon sama dengan percakapan di dalam bahasa Indonesia.
Hanya saja, dalam melakukan pacelathon orang Jawa sangat memperhatikan unggah-ungguh basa terhadap lawan bicaranya.
Unggah-ungguh basa sendiri bisa diartikan dengan pemilihan jenis bahasa yang digunakan oleh penutur dan lawan tutur.
Adapun jenis bahasa di dalam bahasa Jawa antara lain adalah bahasa Jawa Ngoko, Bahasa Jawa Krama, dan Bahasa Jawa Krama Inggil.
Dengan memperhatikan unggah-ungguh basa pada saat pacelathon berlangsung akan membuat penutur dan lawan tutur merasa nyaman. Sebab, ada sikap saling menghargai di dalam kegiatan pacelathon tadi.
Tata Cara Menulis Naskah Pacelathon
Membuat teks pacelathon berdasarkan temame, tata caranya adalah sebagai berikut:
- Menentukan Tema
- Menentukan Jumlah Orang yang terlibat.
- Mengembangkan Tema yang dipilih menjadi kalimat
- Menulis naskah pacelathon menggunakan tata penulisan yang benar.
Adapun bab-bab yang harus diperhatikan di dalam membuat naskah pacelathon adalah kalimat yang digunakan harus membuat penutur dan lawan tutur saling berinteraksi.
Ada pun kata yang dipakai dalam pacelathon adalah 5 w + 1 h.
Cara Membacakan Naskah Pacelathon
Ketika membacakan naskah pacelathon yang perlu diperhatikan adalah
1. Pengucapan harus jelas
- Harus jelas mengucapkan mana suara jejeg dan mana suara miring. Suara jejeg adalah suara yang tidak berubah dari asalnya. Sementara suara miring adalah suara yang berubah aslinya. Contohnya
- Harus jelas mengucapkan suara a jejeg, contohnya: panas, awan, padhang, aman, dll
- Harus jelas mengucapkan suara a miring, contohnya: lara, rupa, kura, swara, dll
- Harus jelas mengucapkan suara u jejeg, contohnya: bubuk, turu, gulu, pupu, dll
- Â Harus jelas mengucapkan suara u miring, contohnya: wadhuk, bathuk, watuk, rabuk, dll
- Harus jelas mengucapkan suara i jejeg, contohnya, pipi, gusi, rugi, sapi, dll
- Harus jelas mengucapkan suara i miring, contohnya, arit, kecik, bethik, dll
- Harus jelas mengucapkan suara o jejeg, contohnya, polo, omah, loro, dll
- Harus jelas mengucapkan suara o miring, contohnya, bothok, popok, borok, blorok, dll
- Harus jelas mengucapkan suara  e jejeg, contohnya, mrene, sate, gule, dll
- Harus jelas mengucapkan suara e miring, contohnya, apem, emas, eluh, dll
- Harus jelas dalam mengucapkan t, th, d, dan dh.
- Gerak tubuh harus sesuai dengan isi naskah.
- Intonasi harus jelas.
- Raut wajah harus sesuai dengan isi naskah.
Beberapa Contoh Pacelathon dalam Bahasa Jawa
1. Contoh Pacelathon dalam Bahasa Jawa 2 Orang (Bu Guru dengan Kepala Sekolah)
Bu Rini : Pak…Pak Hamid, kula badhe nyuwun pamit amargi ibu kula opname wonten  griya sakit.
Pak Hamid : Hlo kapan wiwite? Hlo kapan wiwite?
Bu Rini : Wau dalu pak.
Pak Hamid  : Bocah-bocah wis diwenehi garapan, Bu?
Bu Rini         : Sampun Pak..
Pak Hamid : Nggih sampun menawi badhe kondur sumangga.
Bu Rini       : Matur nuwun Pak.
2. Contoh Pacelathon Bahasa Jawa 2 Orang Teman Sebaya
Yosi : Â Sugeng dalu, kulanuwun, Dani wonten?
Dani : Mlebua Yos!
Yosi : Iya, matur nuwun…
Dani : Lungguh, Yos.
Yosi  : Dan, iki ana apa? Sajake penting banget.
Dani : Kowe iku lali ye? Kowe kuwi duwe kasus.
Yosi : Kasus apa?
Dani : Kowe lali apa nglali?
Yosi : Kowe sing cetha yen ngomong, ngajak padu?
Dani : Yen pancen iya, ngapa?
Yosi : Bocah ora cetha. Ngakon kanca menyang omahe. banjur wis teka malah diajak padu. Tinimbang padu karo kowe. Aku milih bali wae.
Dani : Yen kowe wani mulih. Awas wae! kekancane awake dhewe cukup tekan semene.
Yosi : Sik ta Dan? Kowe kuwi edan apa piye?
Dani : Prank…… Hahahahaha.. jebul kowe bisa nesu ya Yos? Hahaha
Halaman:



