20 Contoh Perilaku Empati di Sekolah dan dalam Kehidupan Sehari-hari

220 Contoh Perilaku Empati di Sekolah dan Dalam Kehidupan Sehari-hari – Pernahkah kamu melihat temanmu menangis?

Jika pernah, apakah yang kamu rasakan setelah itu? Jika kamu merasa sedih dan iba padanya, maka perasaan itulah sejatinya dikenal sebagai empati.

Berikut Deretan Contoh Perilaku Empati

unsplash.com/BenWhite

Dalam kehidupan, tentu manusia perlu memiliki yang namanya empati. Dengan adanya sikap empati, maka dapat membantu seseorang untuk menjalin hubungan sosial dan menempakan diri di posisi orang lain.

Empati merupakan kemampuan untuk terhubung secara emosi dan mengerti perspektif orang lain sangatlah penting.

Di era sekarang ini, sikap empati menjadi salah satu tindakan terpuji dan sangat baik apabila dikuasai.

Ada banyak sekali wujud contoh perilaku empati di sekolah maupun kehidupan sehari-hari, simak beberapa contohnya dalam artikel ini.

Apa
yang dimaksud dengan Empati?

Sebelum mengetahui wujud contoh perilaku empati dalam kehidupan sehari-hari, kamu tentunya harus mengetahui makna dari empati itu sendiri.

Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), empati adalah kesadaran mental yang membuat seseorang merasa atau mengidentifikasi dirinya dalam keadaan perasaan atau pikiran yang sama dengan orang atau kelompok lain.

Sementara, menurut Daniel H. Pink dalam e-book A Whole New Mind karya Daniel menyebutkan bahwa empati adalah kemampuan untuk bisa menempatkan diri sendiri di posisi orang lain dan turut merasakan apa yang orang itu sedang rasakan.

Hal ini memungkinkan seseorang melihat dengan mata mereka dan merasakan dengan hati mereka.

Singkatnya lagi, empati merupakan suatu keadaan psikologi yang menjadikan seseorang merasa dirinya berada di situasi dan perasaan yang serupa dengan orang lain.

Terbentuk secara spontan, empati tercipta berdasarkan insting alamiah manusia sebagai makhluk hidup.

Ciri-ciri
Empati

Dilansir
dari e-book Edukasi Resiliensi Remaja karya Dr Jungjungan Simorangkir, M.Th.,
Marina Letara Nababan, M. Pd., dkk, dan e-book Dari Tanda Titik Hingga Ke Tanda
Tanya karya Ali Anhar Syi’bul Huda, ciri-ciri dari empati adalah berikut ini.

  • Mampu menjadi pendengar yang baik dan memberi perhatian terhadap orang lain yang sedang memiliki masalah.
  • Peka dan sensitif terhadap perasaan orang lain.
  • Mampu membaca tanda-tanda verbal dan non verbal, mulai dari ekspresi wajah, nada bicara, gerakan, dan lain-lain.
  • Dapat memahami suatu masalah dari sudut pandang orang lain.
  • Memiliki toleransi yang tinggi.
  • Mampu memahami diri sendiri dengan baik.
  • Mampu memberikan suatu tindakan sebagai wujud dari rasa empati tersebut.

Manfaat
Memiliki Perilaku Empati

Empati
merupakan perasaan penting yang harus dimiliki oleh setiap orang. Perasaan empati
ibaratnya dapat menjadi jembatan untuk bisa berhubungan dengan orang lain.

Menurut e-book karya Ahmad Dzikran berjudul Jadilah Diri Sendiri, berikut beberapa manfaat memiliki rasa empati:

1.
Hidup lebih bahagia

Tahukah kamu bahwa dengan berempati bisa membuat seseorang menjadi lebih bahagia?

Ketika kamu berempati terhadap seseorang, kamu akan menumbuhkan rasa belas kasih terhadap sesama.

Hal ini dapat membuat kamu menjadi peduli terhadap sesama dan tidak menumbuhkan perasaan-perasaan negatif seperti iri hati dan kebencian.

Dengan demikian, tentu hidupmu akan menjadi lebih bahagia karena kamu tidak lagi menghabiskan waktu untuk membenci sesama.

2.
Hidup lebih sehat

Memiliki
rasa empati terbukti dapat membuat hidup menjadi lebih sehat. Studi yang
dilakukan dalam Psychological Science menyebutkan bahwa hubungan dan
perasaan yang positif bisa meningkatkan kesehatan seseorang.

Dalam studi tersebut, peserta yang menunjukkan rasa kasih dan kepedulian terhadap sesama ternyata terbukti memiliki denyut jantung yang jauh lebih stabil dibandingkan mereka yang hidup dalam emosi negatif.

Secara tidak langsung ini dapat membuktikan bahwa rasa empati juga bisa menjauhkan kamu dari berbagai macam penyakit.

3.
Jauh dari sikap sombong dan egois

Salah satu cara untuk menghilangkan rasa egois dan sombong adalah dengan belajar menumbuhkan rasa empati.

Menurut laman dosen.ung.ac.id, ketika seseorang merasakan apa yang dialami oleh orang lain, maka mereka takkan lagi berbicara dengan sembrono.

Pola pikir mereka secara otomatis akan berubah dan tidak lagi mementingkan diri sendiri.

4.
Sebagai sarana evaluasi diri

Rasa empati juga ternyata dapat menjadi sarana untuk mengevaluasi diri. Sejatinya, empati adalah usaha mengevaluasi diri sendiri dan mengembangkan diri menjadi lebih baik lagi.

Dengan melihat dan memahami apa yang dirasakan orang lain, seseorang belajar untuk mengevaluasi dirinya sendiri.

5.
Hidup dipenuhi kebaikan

Ketika kamu menunjukkan empati dan bersikap baik terhadap sesama, orang-orang di sekitar kamu juga akan membalas perbuatan baikmu itu.

Dengan begitu, hidup kamu akan dekat dengan kebaikan-kebaikan tak terduga. Kamu pun akan diberi kemudahan juga dalam menjalani hidup.

Contoh
Perilaku Empati di Sekolah dan Kehidupan Sehari-hari

Ada banyak sekali wujud contoh perilaku empati yang dapat dilakukan. Berikut ini adalah 20 contoh perilaku empati di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari:

Contoh
Perilaku Empati di Sekolah

  1. Membantu
    teman sekelas yang sedang menghadapi masalah berat seperti musibah atau
    tertimpa bencana alam.
  2. Ikut
    sedih dan berbela sungkawa ketika ada ayah atau ibu dari teman sekelas yang
    meninggal dunia.
  3. Menghibur
    teman di sekolah yang baru saja mendapat kabar buruk dari keluarga.
  4. Turut
    datang ke rumah duka ketika ada keluarga dari teman di sekolah yang meninggal
    dunia.
  5. Menjenguk
    guru yang sedang dirawat di rumah sakit karena terinfeksi penyakit.
  6. Turut
    menjadi sukarelawan untuk membantu teman di sekolah yang terkena bencana alam.
  7. Sigap
    menolong teman yang sedang sakit di kelas.
  8. Turut
    senang mendengar kabar bahagia yang disampaikan oleh teman di sekolah.
  9. Memberikan
    pujian kepada teman yang berhasil meraih peringkat satu di kelas.
  10. Memberikan
    hadiah sebagai bentuk apresiasi kepada teman yang baru saja merayakan ulang
    tahunnya.

Contoh
Perilaku Empati dalam Kehidupan Sehari-hari

  1. Membagikan
    sedikit rezeki yang kita miliki kepada orang yang habis terkena musibah atau
    bencana alam.
  2. Memberikan
    sumbangan kepada orang yang terlantar atau dalam keadaan kekurangan kondisinya
    di jalanan.
  3. Memberikan
    ilmu yang kita punya kepada orang yang membutuhkan.
  4. Berbicara
    setelah orang yang lebih tua selesai berbicara.
  5. Mendengarkan
    anggota keluarga yang sedang bercerita membagikan kisah kesehariannya.
  6. Menunjukan
    pengakuan pada mereka yang speak up seperti mengucapkan terima kasih.
  7. Turut
    berbahagia dan merayakan ketika melihat rekan kantor yang sedang bahagia.
  8. Mengucapkan
    bela sungkawa ketika mendengar berita duka.
  9. Menepuk
    punggung orang yang tengah mengalami kesulitan.
  10. Menenangkan
    dan berusaha menghibur orang lain yang tengah menangis.

Nah, itulah deretan contoh perilaku empati di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Ayo sama-sama kita belajar tumbuhkan rasa empati terhadap sesama dan jangan ragu untuk saling membantu selagi ada kesempatan ya!

Oh ya, jangan lupa untuk mengunjungi situs blog Mamikos ya jika kamu ingin mencari informasi bermanfaat lainnya.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta