20 Contoh Perilaku Empati di Sekolah dan dalam Kehidupan Sehari-hari
Empati menjadi salah satu tindakan terpuji dan sangat baik apabila dikuasai. Ada banyak sekali wujud empati di sekolah maupun kehidupan sehari-hari, simak beberapa contohnya dalam artikel ini.
220 Contoh Perilaku Empati di Sekolah dan Dalam Kehidupan Sehari-hari – Pernahkah kamu melihat temanmu menangis?
Jika pernah, apakah yang kamu rasakan setelah itu? Jika kamu merasa sedih dan iba padanya, maka perasaan itulah sejatinya dikenal sebagai empati.
Daftar Isi
Berikut Deretan Contoh Perilaku Empati

Dalam kehidupan, tentu manusia perlu memiliki yang namanya empati. Dengan adanya sikap empati, maka dapat membantu seseorang untuk menjalin hubungan sosial dan menempakan diri di posisi orang lain.
Empati merupakan kemampuan untuk terhubung secara emosi dan mengerti perspektif orang lain sangatlah penting.
Di era sekarang ini, sikap empati menjadi salah satu tindakan terpuji dan sangat baik apabila dikuasai.
Ada banyak sekali wujud contoh perilaku empati di sekolah maupun kehidupan sehari-hari, simak beberapa contohnya dalam artikel ini.
Apa yang dimaksud dengan Empati?
Sebelum mengetahui wujud contoh perilaku empati dalam kehidupan sehari-hari, kamu tentunya harus mengetahui makna dari empati itu sendiri.
Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), empati adalah kesadaran mental yang membuat seseorang merasa atau mengidentifikasi dirinya dalam keadaan perasaan atau pikiran yang sama dengan orang atau kelompok lain.
Sementara, menurut Daniel H. Pink dalam e-book A Whole New Mind karya Daniel menyebutkan bahwa empati adalah kemampuan untuk bisa menempatkan diri sendiri di posisi orang lain dan turut merasakan apa yang orang itu sedang rasakan.
Hal ini memungkinkan seseorang melihat dengan mata mereka dan merasakan dengan hati mereka.
Singkatnya lagi, empati merupakan suatu keadaan psikologi yang menjadikan seseorang merasa dirinya berada di situasi dan perasaan yang serupa dengan orang lain.
Terbentuk secara spontan, empati tercipta berdasarkan insting alamiah manusia sebagai makhluk hidup.
Ciri-ciri Empati
Dilansir dari e-book Edukasi Resiliensi Remaja karya Dr Jungjungan Simorangkir, M.Th., Marina Letara Nababan, M. Pd., dkk, dan e-book Dari Tanda Titik Hingga Ke Tanda Tanya karya Ali Anhar Syi’bul Huda, ciri-ciri dari empati adalah berikut ini.
- Mampu menjadi pendengar yang baik dan memberi perhatian terhadap orang lain yang sedang memiliki masalah.
- Peka dan sensitif terhadap perasaan orang lain.
- Mampu membaca tanda-tanda verbal dan non verbal, mulai dari ekspresi wajah, nada bicara, gerakan, dan lain-lain.
- Dapat memahami suatu masalah dari sudut pandang orang lain.
- Memiliki toleransi yang tinggi.
- Mampu memahami diri sendiri dengan baik.
- Mampu memberikan suatu tindakan sebagai wujud dari rasa empati tersebut.
Manfaat Memiliki Perilaku Empati
Empati merupakan perasaan penting yang harus dimiliki oleh setiap orang. Perasaan empati ibaratnya dapat menjadi jembatan untuk bisa berhubungan dengan orang lain.
Menurut e-book karya Ahmad Dzikran berjudul Jadilah Diri Sendiri, berikut beberapa manfaat memiliki rasa empati:
1. Hidup lebih bahagia
Tahukah kamu bahwa dengan berempati bisa membuat seseorang menjadi lebih bahagia?
Ketika kamu berempati terhadap seseorang, kamu akan menumbuhkan rasa belas kasih terhadap sesama.
Hal ini dapat membuat kamu menjadi peduli terhadap sesama dan tidak menumbuhkan perasaan-perasaan negatif seperti iri hati dan kebencian.
Dengan demikian, tentu hidupmu akan menjadi lebih bahagia karena kamu tidak lagi menghabiskan waktu untuk membenci sesama.
2. Hidup lebih sehat
Memiliki rasa empati terbukti dapat membuat hidup menjadi lebih sehat. Studi yang dilakukan dalam Psychological Science menyebutkan bahwa hubungan dan perasaan yang positif bisa meningkatkan kesehatan seseorang.
Dalam studi tersebut, peserta yang menunjukkan rasa kasih dan kepedulian terhadap sesama ternyata terbukti memiliki denyut jantung yang jauh lebih stabil dibandingkan mereka yang hidup dalam emosi negatif.
Secara tidak langsung ini dapat membuktikan bahwa rasa empati juga bisa menjauhkan kamu dari berbagai macam penyakit.
3. Jauh dari sikap sombong dan egois
Salah satu cara untuk menghilangkan rasa egois dan sombong adalah dengan belajar menumbuhkan rasa empati.
Menurut laman dosen.ung.ac.id, ketika seseorang merasakan apa yang dialami oleh orang lain, maka mereka takkan lagi berbicara dengan sembrono.
Pola pikir mereka secara otomatis akan berubah dan tidak lagi mementingkan diri sendiri.
4. Sebagai sarana evaluasi diri
Rasa empati juga ternyata dapat menjadi sarana untuk mengevaluasi diri. Sejatinya, empati adalah usaha mengevaluasi diri sendiri dan mengembangkan diri menjadi lebih baik lagi.
Dengan melihat dan memahami apa yang dirasakan orang lain, seseorang belajar untuk mengevaluasi dirinya sendiri.
5. Hidup dipenuhi kebaikan
Ketika kamu menunjukkan empati dan bersikap baik terhadap sesama, orang-orang di sekitar kamu juga akan membalas perbuatan baikmu itu.
Dengan begitu, hidup kamu akan dekat dengan kebaikan-kebaikan tak terduga. Kamu pun akan diberi kemudahan juga dalam menjalani hidup.
Contoh Perilaku Empati di Sekolah dan Kehidupan Sehari-hari
Ada banyak sekali wujud contoh perilaku empati yang dapat dilakukan. Berikut ini adalah 20 contoh perilaku empati di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari:
Contoh Perilaku Empati di Sekolah
- Membantu teman sekelas yang sedang menghadapi masalah berat seperti musibah atau tertimpa bencana alam.
- Ikut sedih dan berbela sungkawa ketika ada ayah atau ibu dari teman sekelas yang meninggal dunia.
- Menghibur teman di sekolah yang baru saja mendapat kabar buruk dari keluarga.
- Turut datang ke rumah duka ketika ada keluarga dari teman di sekolah yang meninggal dunia.
- Menjenguk guru yang sedang dirawat di rumah sakit karena terinfeksi penyakit.
- Turut menjadi sukarelawan untuk membantu teman di sekolah yang terkena bencana alam.
- Sigap menolong teman yang sedang sakit di kelas.
- Turut senang mendengar kabar bahagia yang disampaikan oleh teman di sekolah.
- Memberikan pujian kepada teman yang berhasil meraih peringkat satu di kelas.
- Memberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi kepada teman yang baru saja merayakan ulang tahunnya.
Contoh Perilaku Empati dalam Kehidupan Sehari-hari
- Membagikan sedikit rezeki yang kita miliki kepada orang yang habis terkena musibah atau bencana alam.
- Memberikan sumbangan kepada orang yang terlantar atau dalam keadaan kekurangan kondisinya di jalanan.
- Memberikan ilmu yang kita punya kepada orang yang membutuhkan.
- Berbicara setelah orang yang lebih tua selesai berbicara.
- Mendengarkan anggota keluarga yang sedang bercerita membagikan kisah kesehariannya.
- Menunjukan pengakuan pada mereka yang speak up seperti mengucapkan terima kasih.
- Turut berbahagia dan merayakan ketika melihat rekan kantor yang sedang bahagia.
- Mengucapkan bela sungkawa ketika mendengar berita duka.
- Menepuk punggung orang yang tengah mengalami kesulitan.
- Menenangkan dan berusaha menghibur orang lain yang tengah menangis.
Nah, itulah deretan contoh perilaku empati di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Ayo sama-sama kita belajar tumbuhkan rasa empati terhadap sesama dan jangan ragu untuk saling membantu selagi ada kesempatan ya!
Oh ya, jangan lupa untuk mengunjungi situs blog Mamikos ya jika kamu ingin mencari informasi bermanfaat lainnya.
Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:
Kost Dekat UGM Jogja
Kost Dekat UNPAD Jatinangor
Kost Dekat UNDIP Semarang
Kost Dekat UI Depok
Kost Dekat UB Malang
Kost Dekat Unnes Semarang
Kost Dekat UMY Jogja
Kost Dekat UNY Jogja
Kost Dekat UNS Solo
Kost Dekat ITB Bandung
Kost Dekat UMS Solo
Kost Dekat ITS Surabaya




