29 Contoh Perpindahan Panas Secara Konduksi, Radiasi, Konveksi dan Penjelasannya

Tagged: Edukasi

29 Contoh Perpindahan Panas Secara Konduksi, Radiasi, Konveksi dan Penjelasannya — Mamikos rasa kamu sudah mengetahui bahwa perpindahan panas terdiri dari beberapa jenis, yakni secara konduksi, radiasi, dan konveksi.

Pada kesempatan ini, Mamikos memiliki bahasan mengenai penjelasan dan contoh perpindahan panas tersebut mulai dari secara konduksi, radiasi, dan konveksi.

Simak artikel Mamikos ini hingga selesai untuk tahu apa saja contoh perpindahan panas tersebut.

Daftar Contoh Perpindahan Panas Secara Konduksi, Radiasi, dan Konveksi

freepik.com/valeria_aksakova

Seperti yang telah Mamikos jabarkan di atas, di artikel Mamikos kali ini kamu akan mengetahui dengan saksama penjelasan sekaligus contoh perpindahan panas baik secara konduksi, radiasi dan konveksi.

Pada dasarnya, perpindahan panas dapat terjadi melalui tiga cara yakni konduksi, konveksi dan radiasi.

Perpindahan panas adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang laju perpindahan panas antara material atau benda sebab adanya perbedaan suhu.

Tentu kamu tahu bahwa ada beberapa benda di sekitar kita saat ini yang dapat menjadi penghantar panas.

Oleh sebab itu, Mamikos punya ulasan mengenai penjelasan perpindahan panas seperti berikut.

Mengenal Beberapa Jenis Perpindahan Panas

Mamikos sudah merangkum dengan saksama penjelasan masing-masing jenis perpindahan panas sebagai berikut untuk menambah pengetahuan kamu.

A. Konduksi

Perpindahan panas secara konduksi merupakan jenis perpindahan panas yang terjadi karena sentuhan dua buah objek secara langsung.

Penyebab utama terjadinya perpindahan panas konduksi ini karena adanya perbedaan suhu antara dua buah objek yang bersentuhan tadi.

Medianya berbentuk zat padat yang proses perpindahan panasnya dari satu partikel ke partikel lain.

Selain itu, panas tersebut akan terus merambat tanpa terjadi pertukaran partikel apapun alias zat akan tetap diam.

Karena tidak ada perpindahan partikel apa pun, perpindahan panas secara konduksi berjalan dengan sangat lambat.

Contoh sederhananya adalah suatu benda yang terbakar oleh api, gelas yang menjadi panas setelah diisi air panas atau baju setelah disetrika.

B. Konveksi

Perpindahan panas konveksi merupakan suatu perpindahan panas yang terjadi dikarenakan ada perpindahan molekul yang membawa panas itu sendiri.

Dalam proses perpindahan panas yang terjadi adalah saat partikel yang dipanaskan bergerak menjauhi sumbernya, dan partikel yang lebih dingin mendekati sumber panas. Hal tersebut menandakan panas dibawa dan disebarkan oleh partikel.

Penyebab terjadinya perpindahan panas konveksi dikarenakan perbedaan massa jenis atau kepadatan fluida.

Contoh sederhananya adalah minyak yang mendidih atau pergerakan naik turunnya air saat direbus (mendidih).

C. Radiasi

Perpindahan panas secara radiasi adalah suatu perpindahan panas yang terjadi oleh gelombang elektromagnetik tanpa melibatkan partikel apa pun. Radiasi terjadi pada semua benda dengan suhu di atas 0 kelvin.

Perpindahan panas ini tidak membutuhkan media sebab panas dapat merambat dalam ruang hampa, cair, gas ataupun padat.

Contoh sederhana perpindahan panas secara radiasi yaitu pancaran sinar matahari, rasa hangat dari api unggun atau lilin hingga pancaran lampu.

Rangkaian Contoh Perpindahan Panas: Konduksi, Radiasi, dan Konveksi

Berikut ini sudah Mamikos jabarkan contoh-contoh perpindahan panas secara konduksi, radiasi, dan konveksi berikut penjelasannya untuk dapat kamu pelajari

a. Contoh Perpindahan Panas Secara Konduksi

  1. Memasak air menggunakan panci logam. Ada panas yang berpindah dari kompor menuju panci dan mengalir menuju tangan apabila kita tak sengaja menyentuhnya.
  2. Mencoba menyeberang jalan tanpa alas kaki saat cuaca sedang terik. Hal ini dapat menyebabkan panas berpindah dari aspal ke kaki.
  3. Menyentuh bola lampu yang menyala. Hal tersebut dapat menyebabkan kulit dan jari terbakar.
  4. Menghangatkan tangan di musim dingin dengan cara menyentuh botol yang diisi air panas.
  5. Permen yang ada di tangan pada akhirnya akan meleleh. Hal tersebut terjadi saat panas berpindah dari tangan ke permen tadi.
  6. Saat menyetrika. Panas setrika akan berpindah ke baju.
  7. Mangkuk, piring, gelas, atau sendok yang diisi makanan atau minuman panas maka akan menghantarkan panas ke tangan saat kita menyentuhnya.
  8. Jika menyentuh kompor yang menyala, akan terjadi hantaran panas yang dapat menyebabkan jari dan kulit terbakar.
  9. Knalpot sepeda motor akan terasa panas saat disentuh selama mesinnya masih menyala, karena panas merambat dari ruang bakar mesin.
  10. Pagar besi atau rel kereta api akan terasa panas saat disentuh di siang hari yang terik.

b. Contoh Perpindahan Panas Secara Radiasi

  1. Panas matahari yang sampai ke bumi melalui ruang hampa.
  2. Radiasi panas yang berasal dari bola lampu.
  3. Radiasi panas dari tungku perapian, di banyak negara berhawa dingin.
  4. Menetaskan telur ayam atau bebek menggunakan sinar lampu yang hangat.
  5. Menjemur pakaian atau bahan makanan mentah di siang hari yang terik.
  6. Menggunakan lampu inframerah untuk menjaga suhu makanan di restoran.
  7. Peralatan pencitraan medis seperti rontgen, MRI, atau CT Scan.
  8. Microwave dan oven.
  9. Pemindai keamanan yang ada di bandara.
  10. Terapi radiasi untuk penderita penyakit kanker.

c. Contoh Perpindahan Panas Secara Konveksi

  1. Pada secangkir teh hangat, ada uap yang menunjukkan panas sedang ditransfer ke udara.
  2. Pada peristiwa air yang dimasak, air panas di bagian bawah akan naik dan air yang lebih dingin bergerak turun untuk menggantikannya. Di situlah terjadi gerakan siklus berputar secara konveksi.
  3. Saat es melebur, terjadi perubahan wujud dari padat menjadi cair karena panas yang berpindah dari udara menuju es.
  4. Pada malam hari, tekanan udara di daratan jauh lebih tinggi dibanding di laut sehingga udara bergerak dari darat ke laut yang menimbulkan angin darat untuk dimanfaatkan para nelayan untuk pergi melaut. Lalu di siang hari, tekanan udara di laut jadi lebih tinggi dibandingkan di daratan sehingga udara jadi bergerak dari laut ke darat, yang menimbulkan angin laut dimanfaatkan para nelayan untuk pulang.
  5. Pada sebuah radiator kendaraan yang bekerja, udara hangat akan mengalir di bagian atas dan menarik udara dingin di bagian bawahnya.
  6. Sirkulasi samudera, air hangat yang ada di sekitar khatulistiwa bersirkulasi menuju kutub dan air dingin di kutub bergerak ke arah khatulistiwa.
  7. Saat terjadi sebuah ledakan, partikel-partikel udara akan bergerak secara paksa sehingga menimbulkan gelombang kejut (shock wave) yang berbahaya di sekitarnya.
  8. Balon udara panas, yang bergerak ke atas saat udara di dalam balon dipanaskan. Hal tersebut menyebabkan balon menjadi naik karena ada udara panas terperangkap di dalamnya. Ketika ingin turun, maka udara panas dilepaskan dan udara sejuk mulai mengalir.
  9. Bagian lapisan batuan Bumi yang disebut mantel akan bergerak perlahan karena arus konveksi yang memindahkan panas dari bagian dalam Bumi ke permukaan, lalu timbullah pergeseran lempeng tektonik.

Ulasan contoh perpindahan panas secara konduksi, radiasi, dan konveksi berikut penjelasannya di atas mengakhiri sudah artikel yang dapat Mamikos sampaikan kali ini.

Mudah-mudahan saja penjelasan dan contoh perpindahan panas secara konduksi, radiasi, dan konveksi di atas dapat memberikan tambahan wawasan untuk kamu sekalian.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta