Contoh Proposal Acara Kegiatan Halal Bihalal 2024 yang Menarik dan Cara Membuatnya

Contoh Proposal Acara Kegiatan Halal Bihalal 2024 yang Menarik dan Cara Membuatnya – Contoh proposal Halal Bihalal yang bisa dipelajari. Kamu bisa membuat proposal untuk acara Halal Bihalal yang akan kamu laksanakan dengan melihat contoh ini.

Acara Halal Bihalal biasanya dilangsungkan sebagai bentuk menjalin silaturahmi serta memohon maaf atas segala perbuatan kepada pihak lain. Tentunya bila ada sebuah acara akan disusun yang bernama proposal.

Proposal ini berfungsi untuk memberikan segala informasi mengenai acara yang akan dilangsungkan. Serta detail dari anggaran pun dapat terdata dengan baik. Berikut contoh proposal acara kegiatan halal bihalal.

Mengenai
Proposal

lidolakeresort.com

Proposal merupakan suatu karya yang dibuat dari penulisnya untuk dapat menjelaskan sebuah rencana serta tujuan untuk kegiatan terhadap pembaca.

Sehingga, mereka pun bisa mempunyai pemahaman yang lebih jelas serta lebih rinci mengenai tujuan dari kegiatan.

Oleh
sebab itu, proposal ini juga diharapkan bisa memberikan berbagai informasi yang
jelas terhadap pembaca sehingga bisa memahami maksud serta tujuan dari sebuah proposal
tersebut.

Secara
umum, proposal merupakan sebuah rencana maupun rencana dalam kegiatan proposal,
serta dapat dikatakan juga jika proposal adalah proposal yang ditulis dalam
kegiatan dari seluruh pihak yang akan terkait dengan adanya kegiatan.

Mengenai
Halal Bi Halal

Kebanyakan orang mungkin akan menganggap bila makna halal bihalal diambil dari bahasa Arab.

Namun, dengan berdasarkan pada sebagian besar dari cerita, istilah dari halalbihalal tersebut muncul dari spontanitas oleh KH Wahab Hasbullah.

KH
Abdul Wahab Hasbullah adalah seorang ulama yang memiliki pandangan modern serta
seseorang yang mendirikan kelompok Nahdlatul Ulama (NU).

Disebutkan
jika istilah dari halalbihalal ini merupakan sebuah kreasi dari kolaborasi Kiai
Wahab Hasbullah serta Bung Karno pada tahun 1948 pada saat mereka sedang melakukan
diskusi dalam mencari solusi dari ancaman bentuk disintegrasi bangsa oleh adanya
kelompok DI/TII dan juga PKI.

Pada
masa itu, Kiai Wahab telah memberikan usulan agar dapat mengadakan bentuk silaturahmi
secara nasional, dan hal tersebut dianggap oleh Bung Karno sebagai suatu ide yang
bagus, hanya saja untuk istilahnya haruslah dimodifikasi supaya dapat menjadi
ekstravaganza, yang kemudian akan muncul ide dalam menyebutnya sebagai istilah halalbihalal.

Maksud
serta arti yang ingin dirujuk yakni masing-masing dari pribadi untuk dapat saling
memberikan kehalalan atas berbagai kesalahan-kesalahan yang sudah terlanjur untuk
diperbuatnya.

Fungsi Proposal

1.
Di dalam bidang usaha ataupun bisnis, proposal berfungsi menjadi sebuah
gambaran serta proyeksi di dalam mendirikan suatu bentuk usaha.

2.
Di dalam bidang penelitian umum, proposal berfungsi menjadi sebuah dasar dalam
melakukan penelitian yang akan berhubungan mengenai sosial, budaya, agama,
ekonomi, dan juga bidang yang lainnya.

3.
Di dalam sebuah proyek, proposal berfungsi menjadi sebuah dasar dalam melakukan
tender, baik dari pihak lembaga pemerintah maupun dari swasta.

4.
Proposal juga berfungsi dalam memberikan berbagai informasi secara mendetail mengenai
suatu kegiatan pada saat mengajukan sebuah dana dalam pelaksanaan kegiatan,
misalnya seperti acara perayaan, seminar, pelatihan, dan yang lain-lain.

Syarat untuk Menyiapkan Proposal

Apabila
sebuah proposal disiapkan, maka persyaratan berikut ini harus bisa terpenuhi:

  • Ia
    harus mempunyai struktur serta logika yang sangat jelas dan juga mudah untuk dipahami.
  • Hasil
    dari kegiatan ini haruslah secara terstruktur.
  • Deskripsi
    dari jenis aktivitas yang akan dilakukan harus dapat ditentukan secara lebih detail
    dan juga harus benar-benar bisa dilakukan.
  • Bila
    terdapat anggaran untuk dana yang akan dibutuhkan, kegiatan tersebut juga haruslah
    sesuai dengan bentuk anggaran yang sebenarnya.

Struktur Proposal

Berikut
ini merupakan struktur pada proposal:

1.
Sampul

Proposal dalam acara harus mempunyai sampul dengan sebuah logo acara ataupun bisa menggunakan logo dari organisasi.

Nama dari kegiatan yang akan dilangsungkan harus tertulis di bagian sampulnya. Pada bagian bawahnya tertulis juga agen yang akan melaksanakan kegiatan tersebut.

2.
Latar Belakang

Pada saat ingin menulis artikel ini, latar belakang pun harus bisa diklasifikasikan.

Tidak semua bentuk background wajib ditulis, namun background dapat dimulai dengan hal-hal yang umum dalam hal-hal tertentu.

3. Nama Acara

Nama
acara merupakan nama yang nantinya akan diberikan ke dalam acara tersebut.

4.
Tema

Tema
dari kegiatan didasarkan pada sebuah tema yang sudah disepakati secara bersama
dengan adanya forum ataupun temanya.

5.
Tujuan

Tujuan
dari kegiatan yaitu untuk dapat melaksanakan bentuk tujuan kegiatan serta dapat
mencantumkan alasan dari kegiatan.

6.
Jenis Kegiatan / Kegiatan Kegiatan

Jenis kegiatan ataupun peristiwa yang nantinya akan dilakukan. Semua model dalam kegiatan haruslah dicatat sebab agen nantinya akan melihat jumlah dari kegiatan yang telah direncanakan.

Setiap kegiatan pun harus bisa menyatakan maksud beserta tujuannya.

7.
Promosi

Promosi merupakan manfaat dari sebuah sponsor. Sarana dari promosi berupa spanduk, pakaian, brosur, wire mesh, spanduk, audio dan juga persentase sponsor.

Persentase dari kontribusi sponsor akan menentukan ukuran dari logo sponsor.

8. Taksiran Anggaran

Taksiran anggaran merupakan total dari alokasi dana yang nantinya akan digunakan. Harganya pun dapat dirinci. Mulailah dengan menggunakan peralatan, manajemen, konsumsi, piala, plakat, panggung, suara, dll.

Estimasi dari anggaran sangatlah penting, sebab bentuk konten utama dari agen yang akan diperiksa yaitu sebuah anggaran.

9.
Penutupan

Penutupan pada kasus ini adalah bentuk ucapan terima kasih serta permintaan maaf kepada pihak agensi.

Terlepas dari apakah sebuah proposal bisa digunakan untuk tanda tangan dan juga stempel, tanda tangan dan stempel juga harus tersedia.

10. Komposisi Panitia

Komposisi dari panitia harus tersedia sebab sponsor boleh menggunakan bentuk fasilitas clothing sehingga struktur dari kepanitiaan itu sangat penting.

Contoh Proposal Acara Kegiatan Halal Bihalal

Berikut adalah contoh proposal acara kegiatan Halal Bihalal.

Proposal Acara Kegiatan Halal Bi Halal

BAB
I. PENDAHULUAN

A.
Latar Belakang

Sebagai manusia, sudah selayaknya bila mempunyai banyak sekali dosa terhadap orang lain.

Dalam sebuah perjalanan selama satu tahun untuk hidup bermasyarakat, tentu saja tidak dapat terhindar dari adanya dosa dengan para sesama.

Oleh sebab itu, moment acara halal bi halal ini dirasa sangatlah penting dalam diadakan oleh desa Mudi Karto.

Selain agar meningkatkan bentuk tali sillaturohim, tetapi juga agar dapat saling memohon maaf terhadap orang lain terutama yang berada pada desa Mudi Karto.

Pada
pelaksanaan acara kegiatan halal bi halal ini, insyaalloh akan ditangani secara
langsung dari teman-teman muda-mudi yang tergabung dalam kelompok Karang Taruna
desa Mudi Karto yang juga bekerja sama langsung terhadap perangkat di desa Mudi
Karto.

B.
Tujuan Kegiatan

Adapun
mengenai tujuan dari acara kegiatan Halal bi halal di desa Mudi Karto yang dilangsungkan
tersebut yakni:

  • Meningkatkan bentuk tali silaturahim dari antar warga di desa Mudi Karto.
  • Saling memaafkan terhadap antar warga di desa Mudi Karto.
  • Meningkatkan bentuk ketaqwaan dengan cara mendengarkan mauidloh hasanah.
  • Melatih bentuk keorganisasian para pemuda di dalam kelompok karang taruna di desa Mudi Karto.

BAB
II. ISI PROPOSAL

A.
Tema

Dalam acara kegiatan ini kami akan mengangkat tema “Dengan Halal Bi Halal, Mari Kita Jalin Tali Persaudaraan”.

Dengan adanya tema ini, diharapkan juga bagi seluruh warga di desa Mudi Karto untuk dapat semakin baik di dalam menjaga hubungan dengan antara sesama warga.

Sehingga, tentu saja hal ini akan sangat bagus sekali dalam meningkatkan proses kemajuan desa. Selain daripada itu juga, dapat sebagai meningkatkan sebuah kerukunan antar dari warga di desa Mudi Karto.

B.
Macam-macam Kegiatan

Adapun
berbagai kegiatan yang akan kami langsungkan dalam acara Halal bi Halal kali
ini yakni:

  • Hiburan (seni sholawat serta hadrah)
  • Santunan kepada fakir miskin dan yatim piatu
  • Kegiatan inti berupa pengajian

C.
Peserta

Peserta
yang bisa terlibat dalam acara Kegiatan Halal bi Halal di desa Mudi Karto yakni
seluruh warga di desa Mudi Karto.

D.
Peralatan yang Dibutuhkan

  • Panggung
  • Sound System
  • Meja dan Kursi
  • Terob

E.
Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Adapun
untuk waktu dan tempat pelaksanaan Kegiatan Halal bi Halal di desa Mudi Karto ini
yaitu:

1.
Sholawatan:

Pada Tanggal: 17 April 2024  

Pada
Jam: Pukul 19.30 WIB – 20.00 WIB

Pada
Tempat: Halaman Masjid AL Barqiy

2.
Pengajian:

Pada Tanggal: 17 April 2024

Pada
Jam: Pukul 20.00 WIB – selesai

Pada
Tempat: Halaman Masjid AL Barqiy

BAB
III. SUSUNAN ACARA HALAL BI HALAL

1.
Pembukaan

2.
Sambutan-sambutan

  • Dari Kepala Desa
  • Dari Ketua Panitia
  • Dari Ketua Takmir Masjid Al Barqiy

BAB
IV. SUSUNAN KEPANITIAAN

Pelindung:
Edi Susi Sugiharto Al Manna (Kepala Desa)

Pengarah:
Edi Ndaru Nuswantoro Adi Nugroho (Ketua Takmir Masjid)

Penanggung
Jawab: Al Zaztro Mangku Siswo Di Kromo (Ketua RT)

Ketua
Panitia: Edi Susi Sugiharto Al Manna (Ketua Karang Taruna)

Sekretaris:
Mohammad Yasin Yusuf Al Fadholi Al Katiri

Bendahara:
Al Zaztro Mangku Siswo Di Kromo

Seksi
acara: Mohammad Yasin Yusuf Al Fadholi Al Katiri

Seksi
Dana Usaha : Edi Ndaru Nuswantoro Adi Nugroho

Seksi
Humas: Edi Susi Sugiharto Al Manna

Seksi
Keamanan : Al Zaztro Mangku Siswo Di Kromo

Seksi
Dokumentasi : Al Zaztro Mangku Siswo Di Kromo

Seksi
peralatan : Edi Susi Sugiharto Al Manna

BAB
V. ANGGARAN DANA

Dalam
acara kegiatan Halal Bi Halal di desa Mudi Karto kali ini, terdapat beberapa kumlah
anggaran dana yang diperoleh maupun yang dikeluarkan supaya pensi ini dapat berjalan
dengan lebih baik.

Kegiatan
ini diperoleh dari sebuah dana:

Dana kas dari Masjid AL Barqiy sebesar: Rp500.000-

Dana Kas dari desa Mudi Karto sebesar: Rp5.000.000

Dana partisipasi dari warga sekitar sebesar: Rp2.000.000-

Dana dari partisipasi sponsor sebesar: Rp500.000-

Totalnya: Rp8.000.000-

Biaya
pengeluaran:

Penceramah sebesar: Rp500.000,-

Sewa Tempat sebesar: Rp1.000.000-

Penyewaan Panggung sebesar: Rp2.000.000,-

Penyewaan Alat Musik sebesar: Rp1.000.000,-

Biaya Penataan Panggung sebesar: Rp500.000,-

Konsumsi sebesar: Rp500.000,-

Spanduk sebesar: Rp300.000,-

Lain-Lain sebesar: Rp200.000,-

Totalnya: Rp6.000.000-

BAB
VI. PENUTUP

Demikianlah proposal ini telah kami susun. Kami berharap untuk dukungan serta partisipasi dari perusahaan Bapak/Ibu yang berupa kerjasama dengan acara kegiatan yang akan kami gelar.

Semoga acara ini juga bisa terlaksana sebagaimana yang telah kami harapkan.

Dan sekiranya dalam acara serta kegiatan yang kami gelar ini juga akan dapat memberikan sebuah manfaat kepada pihak perusahaan Bapak/Ibu sebagai salah satu partner sponsor kami.

Atas
perhatian dan juga kerjasama, kami mengucapkan banyak terima kasih.

Penutup

Itu tadi pembahasan mengenai contoh proposal acara kegiatan halal bihalal.

Semoga artikel ini dapat menjadi contoh yang baik untuk kamu yang membutuhkan contoh proposal acara kegiatan halal bihalal dan akan mengadakan acara halal bihalal.

Harapannya, proposal yang kamu buat nanti dapat digunakan dengan baik untuk melobi pihak yang akan diajak dalam mengikuti kegiatan halal bihalal.

Demikian pembahasan mengenai contoh proposal acara kegiatan halal bihalal, kamu dapat membaca artikel lainnya mengenai contoh proposal pada kolom yang tersedia di Mamikos.


Klik dan dapatkan info kost di dekat mu:

Kost Jogja Murah

Kost Jakarta Murah

Kost Bandung Murah

Kost Denpasar Bali Murah

Kost Surabaya Murah

Kost Semarang Murah

Kost Malang Murah

Kost Solo Murah

Kost Bekasi Murah

Kost Medan Murah