25 Contoh Seloka Beserta Ciri-ciri, Tujuan, dan Pengertiannya Lengkap

25 Contoh Seloka Beserta Ciri-ciri, Tujuan, dan Pengertiannya Lengkap – Sastra klasik yang pernah berkembang di nusantara memiliki beragam jenis, salah satunya disebut dengan seloka.

Jika ditilik sejarahnya, seloka merupakan salah satu jenis karya sastra Melayu klasik berjenis puisi yang pernah berkembang di sebagian daerah di nusantara.

Berbeda dengan puisi modern yang cenderung bebas, di dalam penulisan terdapat aturan-aturan khusus yang harus diikuti oleh seorang penulis.

Selain itu di dalam seloka terdapat sejumlah perbedaan dengan puisi modern.

Beberapa di antaranya adalah keberadaan pepatah yang mengandung sindiran, gurauan, atau ejekan dan perumpamaan yang digunakan untuk membangun sebuah seloka.

Mengenal Apa itu Seloka

pexels.com/@gold7k/

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) seloka dapat didefiniskan sebagai suatu pantun lama yang berisi tentang sindiran atau ajaran yang memiliki larik sejumlah empat dan mempunyai rima a-b-a-b atau a-a-a-a yang terdiri dari sampiran dan isi.

Bukan itu saja seloka juga mempunyai beberapa bait yang saling terikat. Berdasarkan keterangan tersebut bisa dikatakan seloka memiliki kemiripan dengan pantun.

Tetapi secara isi bentuk seloka lebih mirip dengan puisi melayu klasik.

Tujuan Seloka

Seloka memiliki tujuan untuk melakukan atau memberikan kritik terhadap semua sikap yang kurang baik di dalam anggota masyarakat tanpa menyinggung perasaan sasaran kritik.

Seloka dapat digunakan untuk menjadi pengajaran panduan terhadap sasaran kritik.

Seloka dapat digunakan untuk memberikan ejekan, sindiran, atau memunculkan perasaan benci terhadap sikap manusia, memberikan pelajaran, serta dapat digunakan sebagai protes sosial.

Ciri-ciri Seloka

  • Pada tiap bait yang ada pada seloka mempunyai dua baris yang panjang
  • Pada setiap baris yang ada di dalam seloka memiliki beberapa suku kata
  • Memiliki hubungan antara bait dengan isi dengan bait dan isi berikutnya
  • Seloka tidak memiliki ikatan dengan persajakan
  • Seloka memiliki isi berupa nasihat atau petuah

Jenis Seloka

Bila dilihat dari isinya, seloka bisa dibedakan menjadi beberapa jenis

  • Seloka berupa khayalan
  • Seloka berupa menempelak
  • Seloka berupa ejekan
  • Seloka berupa senda gurau
  • Seloka berupa nasihat
  • Seloka berupa sindiran
  • Seloka berupa pengajaran

Contoh Seloka

Di bawah ini Mamikos akan memberikan beberapa contoh seloka yang dapat kamu pelajari dengan seksama.

Contoh Seloka 4 Baris

Contoh 1

Di Kediri berjumpa Dudu

Setelah berjumpa Dudu sudah tak kukuh

Masih ada sayangku padamu

Sebesar gunung cinta ini tak akan runtuh

Contoh 2

Kulihat ada sarang burung merak

Ekornya gemerlapan seperti perak

Seandainya tuan memberi hamba perak

Mana boleh hamba menolak

Contoh 3

Saat berjumpa dengan kasih sayang

Duduk menunggu malam hingga siang

Hanya berteman dengan para bintang

Mulai bulan datang sampai pulang

Contoh 4

Saat berjumpa dengan kekasih tersayang

Hati terasa penuh dengan bunga bermekaran

Namun jika cinta sudah hilang

Hanya ada hati yang penuh dengan penyesalan

Contoh 5

Sumur yang digali sudah dalam

Ibu sedang membuat sambal teri

Saya menangis di gelapnya malam

Sebab engkau sudah tidak lagi menemani

Contoh 6

Bunga melati putih warnanya

Aromanya wangi tiada terkira

Sungguh beruntung engkau memilikinya

Sebab dialah permata dunia

Contoh 7

Seandainya aku boleh tahu

Dimana engkau simpan hatimu

Mengapa hatimu membatu

Tak inginkah membantu saudaramu

Contoh 8

Tomi bermain bola kaki

Kakak membuat layang-layang

Jika hati pernah disakiti

Mana boleh merasakan sayang

Contoh 9

Warna merah menempel di kuku

Indah sekali waktu dipandang

Anak kecil bermain gundu

Seharian ia belum makan

Contoh 10

Sudah lama ingin ketemu

Dengan mawar berkelopak biru

Begitu besar cintaku padamu

Tetapi kenapa engkau mengkhianatiku

Contoh Seloka 8 Baris

Contoh 1

Merah-merah buah naga

Buah naga matang di meja

Kuberikan kepadamu setitik cinta

Bersuka-cita diriku yang membaginya

 

Buah naga matang di keranjang

Warnanya menyala seperti batu bata

Berbahagialah engkau wahai sayang

Dalam lindungan dan restu semesta

Contoh 2

Anak ayam menetas sepuluh

Lari satu sisa sembilan

Carilah ilmu dengan sungguh-sungguh

Sehingga engkau mendapat kesuksesan

 

Anak ayam menetas sembilan

Pergi satu tersisa delapan

Sekali waktu kamu boleh ketinggalan

Namun jangan sampai putus harapan

Contoh 3

Lurus jalan ke Semarang,

Rambut ini mulai beruban,

Mana bisa tidak sayang,

Padamu yang selalu perhatian,

 

Saat rambut mulai beruban,

Angin semakin keras menderu,

Jangan pernah engkau lupakan,

Diriku yang selalu mendamba kehadiranmu

Contoh 4

Merah-merah buah rambutan

Rambutan matang di keranjang

Setitik cinta aku layangkan

Berbunga-bunga untukmu sayang

 

Rambutan matang di keranjang

Warnanya merah layaknya bata

Berbunga-bunga untukmu sayang

Tersenyum manis kuterima cinta

Contoh 5

Ibu belanja ke pasar membeli kolak

Adik membeli kue dadar

Barang siapa berwatal tamak

Maka sesungguhnya ia berwatak ingkar

 

Adik membeli kue dadar

Murah harganya tujuh ratusan

Barang siapa yang berwatak ingkar

Ia sudah tidak taat dengan aturan Tuhan

Contoh 6

Barang siapa menanam pohon jarak

Jangan lupa untuk merawatnya

Seandainya memiliki harta banyak

Janganlah lupa berbagi dengan sesama

 

Banyak-banyak bersyukur kepada Tuhan

Sehingga tidak mudah lupa daratan

Janganlah lupa berbagi dengan yang membutuhkan

Kepada fakir miskin yang sedang kelaparan

Contoh 7

Sesama manusia saling menghormati

Jangan sampai saling menyakiti hati

Sesama kawan saling menyayangi

Jangan suka saling berkelahi

 

Jangan ada yang suka kelahi

Nantinya bisa bikin salah satu mati

Jangan suka saling membenci

Apalagi senang sekali mencaci

Contoh 8

Semua bunga terlihat menawan

Tumbuh dan mekar bikin hati nyaman

Segala takdir yang digariskan Tuhan

Hendaklah diterima dengan penuh kerelaan

 

Tumbuh dan besar di kota ini

Membuat hidup penuh warna-warni

Hendaklah kita selalu menghormati

Sehingga tidak ada saling benci

Contoh 9

Musim kemarau bikin banyak debu

Udara yang panas bikin tubuh gerah

Jangan terlalu menggebu-gebu

Karena bisa bikin orang gampang marah

 

Sumur di ladang boleh dibuat mandi

Airnya yang segar bisa untuk bersuci

Kisah lama masih terukir di hati

Alangkah indah bila dapat bersua lagi

Contoh 10

Burung kenari suaranya indah sekali

Bikin pagi terasa begitu nyaman

Sesama saudara jangan saling benci

Karena bisa bikin marah Tuhan

 

Burung kenari bertenger di dahan kopi

Kepalanya menoleh ke kanan dan ke kiri

Sungguh beruntung bila saling menghormati

Sebab bisa bikin suasana terasa damai

Contoh Seloka 12 Baris

Contoh 1

Seorang kawan meminta robekkan kain

Mengambil tambang di ruang tengah

Memikirkan diri yang belum juga kawin

Mungkinkah ada kumbang berkenan singgah

 

Memotong tambang di ruang tengah

Memakai gunting bergagang jingga

Andai ada kumbang yang berkenan singgah

Sungguh hati ini akan merasa ceria

 

Memandangi diri di depan kaca

Sembari potong kumis dengan hati-hati

Sungguh hati ini sedang bahagia

Ketika dia sama-sama jatuh hati

Contoh 2

Tamasya kekota bertemu Bang Taufik

Naik sepeda milik si Burhan

Jadilah orang yang baik

Supaya disayang Tuhan

 

Naik sepeda milik si Burhan

Pergi ke sawah mencari keong mas

Supaya dapat selamat sampai tujuan

Taatilah semua rambu lalu lintas

 

Pergi ke sawah memanen nanas

Waktu di jalan ketemu dengan Burhan

Dengan taat berlalu lintas

Kita akan jauh dari kemalangan

Contoh 3

Aduhai sayang, sayang Pak Firman,

Burungnya menang semua bisa dibeli,

Ada janji yang dilupakan,

Sehingga ada hati yang tersakiti

 

Seperti laut yang bisa pasang dan surut,

Memandangi senja sembari makan pisang,

Bagaimana bisa menjadi anak yang penurut,

Kalau dia tidak pernah merasa disayang

 

Di pelabuhan banyak orang bongkar barang

Satu persatu barang dari kapal diturunkan

Semakin besar perasaan sayang

Dapat membuat orang berubah pikiran

Contoh 4

Apa guna punya belati

Apabila sudah tidak lagi diasah

Apa guna mimpi punya anak-istri

Jika tak bisa mencari nafkah

 

Jika belatu sudah tidak diasah

Sudah pasti akan menumpul

Jika belum mampu mencari nafkah

Darimana asap dapur bisa mengepul

 

Jika belati sudah terlanjur menumpul

Mana bisa buat potong selada

Jika dapur tidak mengepul

Anak istri pasti akan kelaparan jadinya

Contoh 5

Percuma punya gelang dan kalung emas

Jika yang dipakai emasnya yang palsu

Percuma jadi orang yang cerdas

Bila punya kegemaran menipu

 

Jika yang dipakai emasnya yang palsu

Mana mungkin bisa laku saat dijual

Bila punya kegemaran menipu

Sudah pasti tidak ada yang mau kenal

 

Jika gelang dan kalung tak bisa dijual

Sudah tentu dia tidak punya guna

Bila tak ada lagi orang yang mau kenal

Kesepian yang pasti akan menghampiri Anda

Contoh 6

Jika engkau hendak pergi ke Surabaya

Ada baiknya engkau naik kereta

Bila sekarang engkau sedang berjaya

Jangan engkau sombong dan jumawa

 

Ada baiknya engkau naik kereta

Kereta Rapih Dhoho namanya

Janganlah engkau senang jumawa

Sebab dapat bikin engkau sengsara

 

Sungguh nikmat pergi naik kereta

Pemandangannya begitu manjakan mata

Jika sengsara sudah tiba

Engkau hanya bisa menyesalinya.

Demikian contoh seloka yang dapat Mamikos berikan. Semoga contoh seloka yang diberikan dapat membuatmu lebih mengenalinya.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta