5 Contoh Simbiosis Komensalisme Beserta Ciri-ciri dan Pengertiannya Lengkap

5 Contoh Simbiosis Komensalisme Beserta Ciri-ciri dan Pengertiannya Lengkap — Saat mempelajari mata pelajaran Biologi, kamu akan diperkenalkan dengan beberapa materi, salah satunya adalah simbiosis. Mendengar kata simbiosis ini kamu pasti sudah tak begitu asing bukan.



Simbiosis adalah istilah untuk menjelaskan interaksi yang terjadi antar makluk hidup. Baik interaksi yang terjadi pada manusia, hewan atau tumbuhan.

Di kesempatan ini Mamikos akan menginformasikan untuk kamu semua mengenai contoh simbiosis komensalisme.

Mengenal Contoh Simbiosis Komensalisme, Ciri dan Pengertiannya

sciencenote.org

Masing-masing dari makhluk hidup, akan melakukan yang namanya interaksi dengan makhluk hidup lainnya.

Saat sebuah interaksi terjadi, maka secara alamiah akan terbentuk suatu hubungan simbiosis.


Pada pembuka artikel ini, Mamikos sudah menyebut bahwa di kesempatan artikel ini, kamu akan mengetahui info terkini seputar contoh simbiosis komensalisme.


Namun, bukan contoh simbiosis komensalisme saja yang dapat kamu baca di sini. Info mengenai apa pengertian dan ciri-ciri dari simbiosis komensalisme pun bisa kamu ketahui.

Di ulasan pertama ini, Mamikos akan menyampaikan pengertian lengkap dari apa yang dimaksud dengan simbiosis komensalisme tersebut agar kamu dapat memahaminya sejak awal.


Pastikan kamu membacanya dengan saksama agar tak ada yang terlewat.


Memahami Pengertian Simbiosis Komensalisme

Apabila kamu menelusuri makna kata simbiosis di Kamus Besar Bahasa Indonesia daring saat ini, maka kamu akan menemukan dua makna.


Makna pertama berbunyi suatu keadaan yang menguntungkan dalam pembentukan dua jenis zat, jika kedua zat tersebut dapat bersama di sebuah lingkungan serupa.

Lalu makna kedua dari simbiosis berbunyi sebuah keadaan hidup bersama secara erat antar dua organisasi berbeda.

Simbiosis ini terbagi ke dalam tiga jenis atau kelompok. Masing-masing dari simbiosis tersebut dapat menguntungkan, merugikan hingga memberi dampak netral.


Untuk lebih jelas dalam memahami ketiga kategori dari simbiosis tersebut, mari langsung baca penjelasan lengkapnya di bawah ini.


1. Simbiosis mutualisme

Simbiosis mutualisme menjadi jenis simbiosis pertama yang akan Mamikos jelaskan pengertiannya untuk kamu.

Pada simbiosis mutualisme akan terjadi hubungan antar dua organisme yang berbeda, namun dapat saling memberi keuntungan untuk satu sama lain.


Hubungan yang terjadi ini tentunya memiliki nilai positif sebab kedua belah (organisme) pihak sama-sama diuntungkan.


Untuk contoh sederhananya adalah yang terjadi pada kupu-kupu dan bunga. Kupu-kupu akan mengisap nektar yang ada pada bunga.

Lalu timbal-balik dari peristiwa tersebut adalah bunga akan mendapat bantuan dari gerakan kupu-kupu pada proses penyerbukan.

2. Simbiosis komensalisme

Jenis simbiosis berikutnya yang akan Mamikos bahas tentu saja adalah simbiosis komensalisme.


Agak berbeda dengan yang terjadi pada simbiosis mutualisme, dalam interaksi komensalisme akan terjadi suatu simbiosis antar dua organisme berbeda.


Namun yang akan mendapatkan keuntungan, hanya salah satu organisme saja, sementara organisme lain tidak dirugikan maupun diuntungkan sama sekali alias netral.

Contoh dari simbiosis komensalisme ini terjadi pada ikan remora dan ikan hiu. Setelah hiu menyantap makanannya, biasanya akan ada sisa-sisa makanan yang berjatuhan.

Di saat sisa-sisa makanan sisa hiu tersebut jatuh, ikan-ikan remora bakal menempel di dekat hiu untuk mengambil sisa-sisa makanan tersebut. Dari fenomena ini tentu sajaikan hiu tidak dirugikan ataupun diuntungkan.


3. Simbiosis parasitisme

Kemudian pada jenis simbiosis terakhir dikenal dengan istilah simbiosis paratisme yang merupakan kebalikan dari yang terjadi pada simbiosis mutualisme.


Simbiosis parasitisme adalah suatu interaksi yang terjadi saat pihak yang satu mendapat keuntungan, namun merugikan pihak lainnya juga.

Contoh nyata bentuk interaksi atau simbiosis parasitisme ini terjadi pada manusia dan nyamuk.

Nyamuk mendapatkan keuntungan dengan mengisap darah dari manusia yang ia gigit. Sementara manusia yang digigit justru merugi sebab dapat terjangkit penyakit serius.

Contoh Simbiosis Komensalisme Lengkap

Usai membaca penjelasan dan pengertian dari apa saja jenis-jenis simbiosis termasuk apa itu simbiosis komensalisme, maka ini saatnya kamu tahu apa saja contohnya.


Interaksi atau simbiosis komensalisme ini biasanya hanya terjadi pada tumbuhan dan hewan saja.


Semisal, simbiosis komensalisme pada tumbuhan bisa terjadi dengan cara epifit atau menumpang pada tumbuhan lain.

Sementara simbiosis komensalisme pada hewan terjadi antara ikan di laut dengan aneka jenis makanannya yang berbeda-beda.

Mari simak saja contoh simbiosis komensalisme selengkapnya seperti pada ulasan berikut.

1. Contoh Simbiosis Komensalisme: Ikan Remora dan Ikan Hiu

Ikan remora adalah ikan yang mepunyai semacam alat pengisap yang dapat menempel pada ikan hiu ataupun ikan lain yang ukurannya jauh lebih besar.

Alat pengisap yang dimiliki ikan remora dimanfaatkan untuk memakan sisa-sisa makanan yang menempel pada tubuh ikan hiu.


Selain mendapat keuntungan berupa makanan dari tubuh hiu, ikan remora juga mendapat keuntungan lain yakni perlindungan dari gangguan ikan pemangsa lain yang ukurannya lebih besar daripada dirinya.

2. Contoh Simbiosis Komensalisme: Udang dan Timun Laut

Contoh dari simbiosis komensalisme selanjutnya adalah dari udang dan timun laut. Biasanya, udang akan menunggangi atau ikut menempel pada tubuh timun laut.

Udang-udang ini tidak menempel pada tubuh timun laut untuk sengaja mendapat tumpangan, namun untuk memperoleh sisa makanan yang dimakan timun laut.

Udang mendapat keuntungan yakni mendapat bahan pangan dari timun laut atau teripang ini. Sementara timun laut yang ditempeli udang tidak akan merasa terganggu atau merasa efek tertentu yang mengancam.

3. Contoh Simbiosis Komensalisme: Tumbuhan Paku dan Pohon Jati

Tumbuhan paku dan pohon jati jadi bentuk contoh lain dari simbiosis komensalisme yang terjadi antara tumbuhan dan tumbuhan lain.

Simbiosis atau interaksi komensalisme yang terjadi adalah tumbuhan paku menempel pada tubuh pohon jati.

Tujuan tumbuhan paku menempel adalah agar ia memperoleh cahaya matahari. Hal tersebut karena pohon jati memiliki ukuran yang lebih tinggi dan lebih mudah terkena cahaya matahari.

4. Contoh Simbiosis Komensalisme: Tumbuhan Sirih dan Inangnya

Tumbuhan sirih menjadi salah satu tumbuhan yang dikenal selalu tumbuh mengikuti tanaman yang menjadi inangnya.

Hal tersebut dikarenakan tumbuhan sirih memerlukan sinar matahari agar proses fotosintesis dapat berjalan baik.

Dengan menempel pada inangnya tersebut, maka sirih pun mendapat keuntungan yakni memiliki tempat tinggal dimana ia terkena cahaya matahari.

Untuk tumbuhan inangnya sendiri tidak akan merasakan efek tertentu atau merasa terganggu karena ada sirih yang menempel.

5. Contoh Simbiosis Komensalisme: Bunga Raflesia dan Akar Pohon

Simbiosis komensalisme berikutnya adalah yang terjadi pada akar pohon dan bunga raflesia.

Hal tersebut karena bunga raflesia memperoleh tempat tinggal karena menempel pada akar pohon, sehingga ia dapat tumbuh atau melanjutkan hidup.

Itulah penjelasan yang dapat Mamikos sampaikan terkait contoh simbiosis komensalisme berikut ciri dan pengertiannya.

Mamikos harapkan apa yang sudah kamu baca dan pahami pada penjelasan contoh simbiosis komensalisme di atas dapat menambah wawasan kamu.

Khususnya terkait pengertian, ciri dan seperti apa contoh-cotnoh simbiosis komensalisme tersebut.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta