Contoh-contoh Soal Jangka Sorong dan Jawabannya Lengkap

Menggunakan alat ukur yang memiliki banyak fungsi seperti jangka sorong merupakan sebuah kewajiban bagi para pelajar untuk dapat mempermudah praktik proses pembelajaran yang dilakukan.

02 Februari 2025 Fatma

Contoh-contoh Soal Jangka Sorong dan Jawabannya Lengkap โ€“ Bagi kamu yang masih di bangku sekolah, ada banyak hal yang perlu untuk dipelajari  untuk membantu proses pembelajaran yang sedang dilakukan.

Salah satunya, yaitu dengan mahir dapat menggunakan jangka sorong atau juga bisa menggunakan mikrometer sekrup sebagai alat ukur untuk mengetahui jarak, kedalaman, dan juga diameter.

Simak bagaimana cara yang tepat untuk dapat menggunakan alat ini beserta contoh soal jangka sorong untuk membantu kamu memahami pelajaran satu ini.

Fungsi untuk Penggunaan Alat Jangka Sorong

Contoh-contoh Soal Jangka Sorong dan Jawabannya Lengkap
Getty Images/gresei

Jangka sorong merupakan sebuah alat yang digunakan untuk dapat mengukur adanya panjang, kedalaman, jarak, hingga juga diameter dari sebuah objek.

Tingkat akurasi dan presisi yang dimiliki oleh alat ini cukup tinggi, yaitu sekitar 0,05 mm.

Oleh karena itu, alat ini seringkali digunakan untuk membantu dalam melaksanakan perencanaan dalam bidang industri engineering.

Selain itu, alat satu ini juga cukup mudah untuk dibawa dan digunakan sehingga bukan sebuah hal baru jika banyak yang menggunakannya.

Pada beberapa bidang, jangka sorong sendiri justru lebih senang untuk digunakan dalam pengukuran dibandingkan dengan menggunakan penggaris.

Berikut ini merupakan beberapa fungsi dari jangka sorong atau juga dikenal dengan nama vernier caliper diantaranya:

  1. Digunakan untuk membantu mengukur ketinggian dari sebuah benda atau objek yang bertingkat. 
  2. DIgunakan untuk mengukur ketebalan dari sebuah benda. Biasanya objek yang diukur ini dapat berupa bulat, kubus, balok, bujur sangkar, persegi, dan berbagai bentuk yang lainnya.
  3. Digunakan untuk melakukan pengukuran terhadap ring atau bagian dalam dari sebuah benda atau objek.
  4. Digunakan untuk mengukur outer ring atau juga dikenal dengan bagian luar dari sebuah benda atau objek.
  5. DIgunakan untuk mengetahui kedalaman dari sebuah benda atau objek yang digunakan.

Berbagai fungsi yang dimiliki di atas akan lebih mudah untuk dipahami setelah melihat contoh soal jangka sorong.

Hal ini karena tentu jika dibayangkan saja maka pemahaman hanya akan sebatas teori yang telah disampaikan.

Maka dari itu, kamu perlu juga untuk melakukan praktek pengukuran jika memang memungkinkan untuk menggunakan alatnya.

Cara ini dapat membantu untuk memperdalam pemahaman akan fungsi yang dimiliki dari alat ukur satu ini.

Pengenalan Bagian Pada Alat Jangka Sorong

Pengenalan Bagian Pada Alat Jangka Sorong
kabarkan.com

Setelah memahami fungsi apa saja yang dimiliki oleh alat ukur satu ini, pada pembahasan ini akan dijelaskan terkait dengan bagian yang ada.

Sama seperti alat pada umumnya, jangka sorong juga memiliki bagian dengan fungsinya masing-masing untuk dapat digunakan.

Jika hanya melihat contoh soal jangka sorong saja, maka pemahaman juga mungkin tidak terlalu dalam.

Maka dari itu, pahami dan perhatikan penjelasan yang ada di bawah ini.

Sesuai dengan gambar yang diberikan di atas, berikut ini penjelasan bagian dari jangka sorong diantaranya:

  1. Bagian rahang dalam. Terdiri dari dua jenis rahang yaitu rahang geser dan tetap. Fungsi dari rahang dalam yaitu untuk mengukur diameter luar serta ketebalan yang ada pada benda.
  2. Bagian rahang luar. Terdiri dari dua jenis rahang seperti yang ada pada rahang dalam. Fungsi rahang luar dapat digunakan untuk mengukur diameter yang ada di dalam benda.
  3. Bagian depth probe. Fungsinya untuk dapat mengukur kedalaman yang ada pada sebuah benda.
  4. Bagian skala utama (cm). Fungsinya untuk dapat mengetahui hasil pengukuran utama yang menggunakan skala ukuran dalam cm.
  5. Bagian skala utama (inchi). FUngsinya untuk mengetahui hasil dari pengukuran dalam skala ukuran inchi.
  6. Bagian skala nonius (ukuran dalam 1/10 mm). Setiap garis skala yang ada menunjukkan ukuran 1/10 mm. Namun, ada juga jangka sorong yang menggunakan skala 1/20 dan masih banyak lagi. Perbedaan skala yang dimiliki oleh skala utama dan nonius yaitu sebesar 0,1 mm atau 0,01 cm.
  7. Bagian skala nonius (dalam inchi). Fungsinya untuk dapat menunjukkan skala pengukuran yang ada pada fraksi inchi.
  8. Bagian tombol pengunci. Fungsinya untuk dapat menahan bagian yang bergerak sehingga pengukuran akan lebih mudah untuk dilakukan.
Close