Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia SNBT Resmi BP3 Kemdikbud 2022

Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia SNBT Resmi BP3 Kemdikbud 2022 — Jika kamu sudah mengenal dan mengetahui mekanisme dalam Seleksi Bersama Masuk PTN atau SBMPTN, maka ketahuilah bahwa istilah tersebut sudah diganti dengan SNBT.

Seleksi Nasional Berdasarkan Tes masih memberlakukan hasil tes UTBK, atau hasil UTBK ditambah kriteria lain yang sudah ditetapkan oleh PTN masing-masing.

Hasil dari tes UTBK ini dapat digunakan untuk seleksi Jalur Mandiri di beberapa PTN tertentu.

Daftar Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia SNBT Resmi BP3 Kemdikbud

canva.com/designbyMamikos

Di kesempatan ini sudah Mamikos rangkum beberapa contoh soal literasi Bahasa Indonesia SNBT resmi dari BP3 Kemdikbud yang bisa kamu jadikan bahan diskusi dan belajar nanti.

Contoh Soal Literasi yang Dapat Dipelajari

Mari simak seperti apa contoh soal literasi Bahasa Indonesia SNBT tersebut di bawah ini.

1. Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia SNBT Pertama

simulasi-tes.bppp.kemdikbud.go.id

Jawaban:

A (Benar)
B (Salah)
C (Benar)
D (Salah)
E (Benar)

Pembahasan:

  • Pernyataan ke-2 SALAH karena pembagian wilayah terjadi karena strategi devide et impera Pemerintah Belanda, bukan perluasan daerah kekuasaan
  • Pernyataan ke-4 SALAH karena yang memperoleh ruang atau panggung di tengah masyarakat adalah sikap pro dan kontra, bukan sikap kebersamaan

2. Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia SNBT Kedua

simulasi-tes.bppp.kemdikbud.go.id

Jawaban:

(B) Mendukung kebijakan pengembangan mobil listrik untuk mengurangi konsumsi minyak bumi

Pembahasan:

Insentif nonmoneter/nontunai tidak akan langsung pada masyarakat, namun bermanfaat bagi perusahaan/instansi pengembang (A salah). Kebijakan ditetapkan dalam rangka mendukung pengembangan mobil listrik.

Pengembangan ini perlu didukung karena mobil listrik dapat mengurangi konsumsi bahan bakar fosil seperti bensin (B benar). Kebijakan yang ditetapkan di antaranya subsidi penyebaran infrastruktur pengisian daya, bukan janji pemerintah untuk membangun semua stasiun pengisian daya (C salah).

Kebijakan mendukung adopsi massal penggunaan kendaraan listrik tidak bermakna mendukung penggantian semua mobil konvensional saat ini dengan mobil listrik (D salah). Tidak ada kebijakan insentif tunai, yang ada insentif nonmoneter/nontunai.

3. Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia SNBT Ketiga

simulasi-tes.bppp.kemdikbud.go.id

Jawaban:

(D) kesepahaman dan kebersamaan semua pihak merupakan faktor penting dalam upaya menghadapi dan menyelesaikan permasalahan

Pembahasan:

Pilihan jawaban benar D karena sikap atau kemampuan memahami masalah secara bersama-sama menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan menghadapi pandemi.

4. Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia SNBT Keempat:

simulasi-tes.bppp.kemdikbud.go.id

Jawaban:

(B) penyakit keturunan yang menyebabkan tubuh tidak dapat mencerna galaktosa

Pembahasan:

Dalam kunci jawaban B, terdapat kata kunci makna kata galaktosemia, yakni penyakit keturunan sebagai inti dari makna kata galaktosemia.

Adapun pilihan jawaban A, C, D, dan E merupakan pengecoh karana hanya merupakan unsur atau bagian dari ciri penanda makna kata galaktosemia.

5. Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia SNBT Kelima

simulasi-tes.bppp.kemdikbud.go.id

Jawaban:

(D) galaktosemia diturunkan dari orang tua kepada anak dalam pola penurunan autosomal recessive.

Pembahasan:

Dalam jawaban D terdapat kata kunci diturunkan dari orang tua kepada anak sebagai penyakit langka dengan perbandingan 1:48.00 dari bayi di seluruh dunia.

Adapun pilihan jawaban A, B, dan C merupakan pengecoh yang berisi penjelasan tentang gen yang merupakan salah satu unsur, bagian, atau sifat tentang keturunan, sedangkan pilihan jawaban E sebagai pengecoh yang berupa sifat atau ciri bayi yang menderita galaktosemia.

6. Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia SNBT Keenam

simulasi-tes.bppp.kemdikbud.go.id

Jawaban:

(D) keputusan akhir tentang cara menjalani hidup menjadi tanggung jawab diri sendiri

Pembahasan:

Tema adalah gagasan cerita yang dapat diketahui atau didapatkan dari peristiwa yang mendominasi cerita, baik dari percakapan tokoh, narasi, maupun perilaku tokoh.

Dalam kutipan novel tersebut, peristiwa yang mendominasi cerita adalah percakapan tokoh tentang cara mengambil keputusan dalam menjalani hidup dan risiko atau tanggung jawab yang akan dijalaninya. Jadi, rumusan yang tepat adalah alternatif jawaban D.

7. Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia SNBT Ketujuh

simulasi-tes.bppp.kemdikbud.go.id

Jawaban:

(C) “Tapi, kamu harus tahu kalau nggak ada orang lain yang bisa menanggung risiko dari perbuatan yang kamu pilih”

Pembahasan:

Jawaban benar adalah C karena merupakan kalimat penegasan bahwa diri sendiri harus menanggung risiko perbuatan yang dilakukan. Adapun pilihan jawaban D, E, A, dan B merupakan saran dan pendapat.

8. Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia SNBT Kedelapan

simulasi-tes.bppp.kemdikbud.go.id

Jawaban:

A (Benar)
B (Salah)
C (Salah)
D (Benar)
E (Benar)

Pembahasan:

Mobil listrik tidak dikatakan sebagai penemuan abad ke-21 karena sudah dikenal pada abad sebelumnya. Ciri khas mobil listrik terletak pada baterai sebagai sumber penggerak mesin. Teknologi baterai saat ini masih dalam taraf pengembangan.

Hal ini ditunjukkan oleh kenyataan bahwa waktu pengisian tidak sebentar dan tidak berguna untuk mengemudi dalam jarak jauh. Pernyataan terakhir menunjukkan bahwa daya baterai sudah habis ketika mobil belum menempuh jarak yang jauh.

Keharusan adanya tempat-tempat pengisian baterai dan mahalnya paket baterai mobil listrik menunjukkan baterai mobil listrik berbeda dengan baterai yang digunakan pada mobil bensin/diesel.

Ada sejumlah keuntungan dari mobil listrik, di antaranya adalah tidak menghasilkan polusi suara, yang artinya mobil tidak berisik.

Banyaknya keuntungan tersebut mendorong sejumlah pemerintah memberikan insentif kepada pengembang maupun pengguna mobil listrik. Salah satu insentif bagi pengembang berbentuk insentif nonmoneter atau nontunai, insentif tidak dalam bentuk uang.

9. Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia SNBT Kesembilan

simulasi-tes.bppp.kemdikbud.go.id

Jawaban:

(A) cadangan minyak bumi akan segera habis

Pembahasan:

Mobil biasa digerakkan oleh mesin bensin/diesel dengan bahan bakar berupa bahan bakar fosil, yaitu minyak bumi seperti bensin dan solar, yang akan habis dalam waktu yang tidak lama lagi (jadi jawabannya A).

Ini salah satu alasan pemerintah dari banyak negara yang mendorong dikembangkannya dan digunakannya mobil listrik sebagai pengganti mobil biasa.

Dorongannya dalam bentuk kebijakan insentif. Alasan yang lain adalah tidak menghasilkan emisi gas buang (artinya tidak ada gas buang yang dihasilkannya, B salah).

Kedua jenis mobil memerlukan baterai. Di dalam baterai terkandung komponen-komponen yang berbahaya bagi lingkungan tanah, bukan udara. (E salah). Bahwa rumah dapat menjadi tempat pengisian baterai memang bagus.

Namun, bagi pemilik rumah, hal tersebut memerlukan investasi besar sehingga rumah sebagai tempat pengisian baterai tidak akan menjadi pendorong anggota masyarakat untuk membeli mobil listrik (C salah).

Kebijakan yang baik tidak berdasarkan popularitas di dalam masyarakat, tetapi didasarkan atas kebaikan di masa depan (D salah).

10. Contoh Soal Literasi Bahasa Indonesia SNBT Kesepuluh

simulasi-tes.bppp.kemdikbud.go.id

Jawaban:

(A) teknologi baterai belum berkembang baik dan harganya mahal

Pembahasan:

Masalah utama mobil listrik terletak pada baterai. Saat ini teknologi baterai berdaya listrik besar, tidak seperti daya baterai pada mobil biasa (C salah), yang digunakan untuk mobil listrik masih dalam taraf pengembangan.

Dengan keharusan daya yang besar harga baterai mobil listrik sangat mahal dibandingkan baterai mobil biasa (A benar). Pada dasarnya stasiun pengisian baterai dapat dibangun di mana pun (B salah), namun saat ini belum banyak dibangun.

Waktu pengisian baterai mobil listrik tentunya lebih lama daripada waktu pengisian baterai mobil biasa yang berdaya rendah (E salah). Perubahan iklim terutama disebabkan oleh emisi gas buang oleh kendaraan. Mobil listrik tidak menghasilkan emisi sehingga tidak mendorong terjadinya perubahan iklim (D salah).

Sumber informasi: simulasi-tes.bppp.kemdikbud.go.id

Info Akun Resmi Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BP3)

Sebagai tambahan informasi saja, di bawah ini Mamikos sertakan informasi mengenai akun resmi dari BP3 yang bisa kamu ikuti untuk memperoleh berbagai berita terkini seputar SNPMB 2023.

  • Akun Instagram resmi @snpmb_bp3
  • Akun Twitter BP3: @snpmb_bppp
  • Akun TikTok BP3: snpmb_bp3
  • Akun Facebook BP3: snpmb.bp3
  • Akun YouTube BP3: snpmb-bppp

Demikian ulasan yang dapat Mamikos sampaikan di kesempatan ini terkait contoh soal literasi Bahasa Indonesia SNBT resmi BP3 Kemdikbud 2022.

Mamikos harapkan apa yang sudah kamu baca dan pahami dan pembahasan contoh soal literasi Bahasa Indonesia SNBT di atas dapat menambah wawasan serta pengetahuan yang bermanfaat dan bisa jadi bekal untuk kamu nantinya.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta