8 Contoh Soal tentang Diskon beserta Pembahasannya Lengkap
Coba kerjakan contoh soal tentang diskon berikut yuk, agar pemahamanmu mengenai materi ini lebih mendalam!
8 Contoh Soal tentang Diskon beserta Pembahasannya Lengkap — Saat mempelajari matematika khususnya aritmatika sosial, kamu akan menemukan topi terkait diskon.
Pada kesempatan kali ini, Mamikos akan memberikanmu pengenalan singkat terkait pengertian diskon, rumus diskon serta contoh soal tentang diskon yang bisa kamu pelajari.
Coba kerjakan contoh soal tentang diskon di bawah ini terlebih dahulu sebelum kamu melihat pembahasannya, ya!
Pengertian Diskon
Daftar Isi [hide]

Saat membeli barang pasti seringnya kamu membelinya saat sedang ada diskon, kan? Karena kamu bisa mendapatkan harga di bawah harga rata-rata.
Oleh karena itu, membeli saat barang didiskon membuat kamu merasa jauh lebih hemat.
Nah, apa sih diskon itu sebenarnya? Sebelum Mamikos memperlihatkan contoh soal tentang diskon, kita pelajari dulu yuk pengertian diskon beserta rumus-rumus terkait diskon. Simak ya!
Menurut Aljabar dan Artimatika Sosial yang disusun oleh Janu Ismadi (2009) diskon merupakan potongan harga yang diberikan saat terjadinya transaksi jual-beli suatu barang atau jasa.
Biasanya, para penjual akan memberikan diskon pada produk maupun jasanya dengan tujuan untuk menarik minat pelanggan.
Dalam materi Aritmatika Sosial di bangku SMP, biasanya kita akan mengenal harga setelah diskon sebagai harga bersih (netto). Kemudian, harga sebelum diskon sebagai harga bruto atau harga kotor.

Advertisement
Rumus Diskon
Supaya kamu tidak kebingungan mengerjakan contoh soal tentang diskon, berikut Mamikos berikan catatan terkait rumus-rumus yang sering digunakan dalam menghitung diskon.
A Harga Setelah Diskon Tunggal
Harga setelah suatu produk didiskon disebut juga sebagai harga bersih atau harga netto. Nah, biasanya kita bisa menggunakan rumus berikut untuk menghitungnya apabila diskonnya merupakan diskon tunggal.
Harga Bersih = Harga Kotor – Diskon
Harga Bersih = Harga Kotor – (Harga Kotor × % Diskon)
M = J – (J × P)
Sebagai catatan, untuk mencari besar diskon atau harga bruto, nantinya kamu tinggal memindahkan ruas saja faktor-faktor di atas ya.
B. Harga Setelah Diskon Ganda
Apa yang dimaksud dengan diskon ganda?
Kamu yang sering berbelanja ke swalayan besar pasti pernah mendapati kalau suatu produk didiskon 50% + 15%. Nah, apakah itu berarti produk itu akan didiskon 65% dari harga brutonya? Jawabannya tidak.
Oleh karena itu, apabila kamu menemukan soal semacam ini hal yang harus kamu lakukan pertama kali adalah jangan menambahkan kedua diskon tersebut.
Kamu justru harus menghitungnya dalam dua tahap, yaitu menghitung harga setelah diskon untuk diskon pertama.
Jika sudah ketemu berapa harga setelah diskon pertama, maka harga itu akan dijadikan harga bruto untuk diskon kedua.