Advertisement
Source : Pexels/Pavel Danilyuk

Contoh Tata Tertib Kegiatan MPLS di Sekolah untuk Siswa Baru 2026

Kegiatan MPLS bukanlah kegiatan perploncoan untuk siswa baru. Kamu bisa menyimak contoh tata tertib dari kegiatan MPLS di bawah ini.

18 Juni 2026 Aditya

Hal yang Wajib Dilakukan Ketika MPLS

1. Guru merencanakan serta menyelenggarakan proses kegiatan pengenalan lingkungan sekolah.

2. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan sekolah, kecuali bila sekolah kekurangan fasilitas.

3. Kegiatan yang dilaksanakan bersifat edukatif, kreatif serta menyenangkan.

4. Siswa baru menggunakan seragam serta atribut resmi dari sekolah.

5. Sekolah wajib memohon izin secara tertulis dengan melampirkan rincian kegiatan, serta memperoleh izin secara tertulis dari pihak orangtua calon peserta pengenalan anggota baru untuk ekstrakurikuler.

6. Sekolah wajib menugaskan sedikitnya 2 orang guru, dalam mendampingi proses kegiatan pengenalan anggota baru untuk ekstrakurikuler.

Kumpulan Tebak-tebakan saat MPLS Berbagai Tema dan Jawabannya

Selain terdapat hal wajib yang dilakukan oleh guru ataupun sekolah, terdapat beberapa hal yang dilarang untuk dilakukan selama masa pengenalan lingkungan sekolah.

Hal yang Dilarang Ketika MPLS

Hal yang dilarang selama MPLS antara lain:

1. Siswa senior ataupun alumni dilibatkan sebagai panitia penyelenggara, kecuali untuk sekolah yang mempunyai keterbatasan jumlah guru, bisa melibatkan OSIS/MPK ataupun siswa yang tidak mempunyai kecenderungan dengan sifat-sifat buruk serta riwayat sebagai seorang pelaku tindak kekerasan.

2. Melecehkan, memberikan bentuk hukuman fisik dan atau yang tidak mendidik.

3. Pembebanan tugas ataupun penggunaan sebuah atribut yang terbilang tidak masuk akal, atau tidak relevan dengan bentuk aktivitas pembelajaran siswa.

4. Dilakukan hingga di luar dari jam pelajaran sekolah.

5. Terdapat unsur perpeloncoan dalam proses kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah.

6. Melakukan sebuah pungutan biaya maupun dalam bentuk pungutan yang lainnya.

Manfaat MPLS

1. Membantu siswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan baru

Dalam lingkungan yang baru, biasanya akan berbeda dengan lingkungan asal. Terlebih lagi bila kamu adalah siswa yang bersekolah sembari berasrama ataupun di pesantren.

Kamu pasti akan merasakan berbagai macam rasa perbedaan dari bentuk budaya dan juga lingkungan.

2. Menumbuhkan perilaku yang positif

Adapun MPLS juga dapat menumbuhkan perilaku yang positif dari siswa baru. Seperti menumbuhkan pentingnya dari nilai-nilai kejujuran, kemandirian, larangan menyontek ketika ujian, dan kedisiplinan.

Sedangkan untuk santri, juga akan ditumbuhkan rasa penuh tanggung jawab serta hidup bersih dan mewujudkan siswa yang mempunyai integritas tinggi, dapat saling menghargai pendapat dari orang lain dan juga yang pasti dapat bersikap toleransi terhadap sesama siswa baru.

3. Mengenali potensi dalam diri

Potensi siswa bisa terlihat dalam kompetisi. Untuk MPLS, beberapa sekolah juga menyertakan beberapa macam kompetisi ringan, yang dapat diselesaikan dari siswa yang bisa menyelesaikannya.

Hal ini penting supaya setiap siswa yang berani untuk menjawab dan berani salah serta tidak takut dengan kesalahan, maka akan diberikan sebuah reward, baik itu berbentuk uang jajan ataupun berbentuk hadiah yang lainnya.

Selain bisa membuat siswa menjadi lebih senang, cara semacam ini juga adalah contoh paling mudah, bila setiap anak yang bisa melampaui batas dari dirinya untuk diapresiasi oleh sekolah.

4. Meningkatkan motivasi dari siswa

MPLS juga dilakukan demi meningkatkan motivasi dari siswa didik, supaya mampu untuk bersaing dengan siswa yang lainnya.

Persaingan di sekolah itu memang sangatlah penting, dan sangat diperlukan supaya terciptanya motivasi dari setiap diri siswa, supaya setiap siswa dapat menunjukan sisi terbaik milik mereka.

Karena bentuk persaingan ini juga, siswa akan bisa mengerahkan seluruh kemampuan dalam diri mereka, sehingga dapat menjadi sebuah bentuk prestasi.

Halaman:

Advertisement