Contoh Teks Cerita Sejarah dan Strukturnya Yang Baik dan Benar
Berikut artikel seputar teks cerita sejarah mulai dari pengertian, struktur, ciri-ciri, jenis, hingga contoh teks cerita sejarah. Dijamin terlengkap!
Contoh Teks Cerita Sejarah dan Strukturnya Yang Baik dan Benar – Mengapa kita harus tetap belajar sejarah, bukankah itu hanyalah sekedar masa lalu? Eitss.. Jangan salah. Justru dengan masa lalu itu kita semua dapat belajar untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Tujuan dari mempelajari sejarah yaitu agar terhindar dari pengulangan kesalahan yang sama di masa depan.
Kali ini Mamikos akan berbagi informasi mengenai teks cerita sejarah mulai dari pengertian, struktur, fungsi, ciri-ciri, jenis, hingga contoh dari teks cerita sejarah. Simak terus artikel ini, ya!
Contoh Teks Cerita Sejarah

Pengertian Teks Cerita Sejarah
Sebelum kita mengenal lebih dalam mengenai teks cerita sejarah, ketahui terlebih dahulu mengenai definisi dari sejarah.
Secara harafiah, sejarah merupakan suatu peristiwa ataupun kejadian yang terjadi di masa lalu yang faktanya disusun berdasarkan peninggalan-peninggalan yang ada di berbagai peristiwa.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa teks cerita sejarah merupakan teks yang memuat cerita mengenai suatu kejadian berupa fakta di masa lalu yang memiliki nilai sejarah.
Biasanya, teks cerita sejarah memuat peristiwa sejarah yang memiliki dampak besar, latar belakang terjadinya suatu peristiwa, atau bahkan perkembangan sejarah mengenai hal tertentu.
Fungsi Teks Cerita Sejarah
Teks cerita sejarah memilih beragam fungsi, di antaranya:
- Fungsi Rekreatif yaitu dapat memberikan rasa bahagia dan senang kepada pembaca teks cerita sejarah tersebut
- Fungsi Inspiratif yaitu dapat memberikan inspirasi kepada pembaca teks cerita sejarah tersebut guna keberlangsungan hidup yang lebih baik terutama dalam hal berbangsa dan bernegara
- Fungsi Intruktif yaitu teks cerita sejarah dapat dijadikan sebagai alat bantu dalam pembelajaran generasi sekarang dan seterusnya
- Fungsi Edukatif yaitu dapat dijadikan sebagai petunjuk manusia di era yang akan mendatang terutama dalam hal berperilaku
Ciri-Ciri Teks Cerita Sejarah
Ciri-ciri teks cerita sejarah sebagai berikut:
- Penyajian teks cerita sejarah dilakukan secara kronologis atau didasarkan atas urutan peristiwa
- Teks cerita sejarah tersebut termasuk ke dalam bentuk teks cerita ulang atau recount
- Isi dari teks cerita sejarah berupa fakta bukan karangan penulis
- Teks cerita sejarah terdiri atas tiga bagian yaitu orientasi, urutan peristiwa, dan reorientasi
- Teks cerita sejarah lebih sering menggunakan konjungsi temporal (kata sambung waktu)
Struktur Teks Cerita Sejarah
Teks cerita sejarah terdiri dari tiga struktur, di antaranya:
1. Orientasi
Pada bagian orientasi ini berisi informasi pembuka atau pengenalan mengenai latar belakang peristiwa atau hal yang ingin diangkat menjadi teks cerita sejarah. Biasanya pada bagian ini, dijabarkan mengenai peristiwa sejarahnya terlebih dahulu sebelum masuk ke bagian hal yang lebih mendetail.
2. Urutan Peristiwa
Urutan peristiwa merupakan rekaman peristiwa sejarah yang disusun secara runtut atau berdasarkan urutan mulai dari awal kejadian hingga akhir dari kejadian tersebut. Bagian ini juga biasa disebut sebagai bagian inti yang harus ditulis dan dijabarkan secara rinci dan mendetail.
3. Reorientasi
Bagian terakhir dalam teks cerita sejarah merupakan bagian reorientasi. Reorientasi ini berisi penutup dari pentingnya peristiwa sejarah tersebut. Penulis dapat memberikan komentar pribadi terkait dampak dari peristiwa sejarah tersebut atau hal lainnya yang masih berkaitan dengan topik pembahasan. Bagian ini juga bersifat optional, dapat ditulis atau tidak.

Advertisement
Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Sejarah
1. Teks cerita sejarah menggunakan bentuk lampau
Peristiwa G30S/PKI (Gerakan 30 September/ Partai Komunis Indonesia) yang terjadi pada 30 September 1965 telah menyebabkan banyak perwira tinggi Indonesia gugur pada peristiwa tersebut.
2. Teks cerita sejarah menggunakan konjungsi pengurut
Penggunaan konjungsi atau kata hubung pada teks cerita sejarah untuk menyambungkan peristiwa satu dengan peristiwa yang lain. Contoh: konjungsi yang dipakai yaitu dan, tetapi, kemudian, dan lain sebagainnya.
3. Teks cerita sejarah menggunakan keterangan dan frasa adverbial
Frasa adverbial merupakan frasa yang digunakan untuk mengungkapkan cara dan waktu. Contohnya: dahulu, pada abad lalu, kemarin, dan lain sebagainya.
4. Teks cerita sejarah menggunakan kata kerja yang menyatakan tindakan
Kata kerja kerap ditemukan pada teks cerita sejarah guna menjelaskan peristiwa dan tindakan yang dilakukan oleh tokoh terkait dengan cerita sejarah tersebut. Kata yang muncul pada teks cerita sejarah, contohnya: menyerang, melawan, menghasilkan, berperang, datang, menceritakan, menemukan, memerintahkan, dan lain sebagainya.
Jenis Teks Cerita Sejarah
Sejarah Fiksi
Sejarah fiksi merupakan cerita sejarah yang bisa dikatakan belum ada kebenaran yang ditemukan di dalam cerita tersebut atau hanya imajinasi penulis. Teks cerita sejarah fiksi ini dapat ditemukan di novel, cerpen, legenda, atau bahkan roman.
Ciri-ciri sejarah fiksi:
- Penjabaran jalan cerita disusun berdasarkan dunia nyata
- Gambaran mengenai kehidupan batin tokoh lebih dalam
- Karakter tokoh yang ada tidak sepenuhnya terungkap
- Kehidupan pada sejarah fiksi ini disajikan berdasarkan pandangan penulis
Sejarah Nonfiksi
Teks cerita sejarah nonfiksi merupakan cerita sejarah yang didasarkan pada kejadian nyata atau sudah pernah terjadi di masa lalu. Sejarah nonfiksi ini biasanya berupa teks biografi, autobiografi, cerita perjalanan hidup seseorang, ataupun catatan sejarah yang menceritakan fakta dan kejadian nyata beberapa waktu yang lalu.
Ciri-ciri sejarah nonfiksi:
- Sejarah nonfiksi ini tersusun oleh fakta yang objektif (tidak memihak manapun)
- Gambaran perjalanan hidup tokoh sejarah tersebut ditulis secara lengkap berdasarkan dengan fakta yang ada
- Cerita yang disajikan berdasarkan kehidupan nyata yang sesuai data dan fakta
Contoh Teks Cerita Sejarah
R.A Kartini
Orientasi
Salah satu pahlawan wanita Indonesia yang memperjuangkan kemerdekaan hak wanita Indonesia yaitu Raden Ajeng Kartini atau biasa kita kenal sebagai Ibu Kartini. Beliau lahir pada tanggal 21 April 1879 dari dan merupakan salah seorang keturunan dari keluarga yang cukup terpandang sehingga beliau berkesempatan menjalani pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga tamat sekolah dasar.
R.A Kartini adalah sosok yang tidak pernah puas dalam hal menimba ilmu. Sehingga beliau meminta restu orang tua untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Namun sayangnya, permintaan tersebut ditolak oleh ayahnya.
Urutan Peristiwa
Kala itu, adat yang ada pada keluarga R.A Kartini di antaranya yaitu seorang gadis yang belum menikah dilarang keluar rumah atau biasa dikenal sebagai kegiatan dipingit. Sehingga untuk menghabiskan waktu tersebut, beliau membaca berbagai macam buku ilmu pengetahuan yang ia miliki. Beliau juga termasuk kutu buku.
R.A Kartini sering berkomunikasi dengan beberapa temannya yang berasal dari Belanda. Waktu itu belau juga pernah meminta pada Mr Abendanon untuk memberikan beasiswa agar dirinya dapat melanjutkan pendidikannya di Belanda. Namun, sebelum keinginannya tercapai, beliau terpaksa harus dinikahkan dengan Adipati dari rembang yang bernama Raden Adipati Oyodiningrat. Untung saja, sang suami juga turut mendukung cita-citanya. Beliau akhirnya berhasil mendirikan sekolah wanita di Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Cirebon, Madiun, dan juga Malang. Semua sekolah tersebut diberi nama Sekolahan Kartini.
Di usia ke 25 tahun, R.A Kartini meninggal dunia tepatnya pada tanggal 17 September 1904. Peristiwa itu terjadi pasca melahirkan anak pertamanya. Hingga saat ini R.A Kartini dikenal sebagai pelopor emansipasi wanita di Tanah Jawa. Kisah mengenai beliau juga di bukukan dengan nama Habis Gelap Terbitlah Terang.
Reorientasi
Jasa R.A Kartini dalam menegakkan kesetaraan hak wanita tidak boleh kita lupakan. Jasa beliau harus kita junjung tinggi supaya bisa menjadi pengingat di masa yang akan mendatang.
Demikian informasi mengenai teks cerita sejarah mulai dari pengertian, fungsi, ciri-ciri, kaidah kebahasaan, jenis, hingga contoh dari teks cerita sejarah tersebut. Semoga informasi ini membantu!
Jangan lupa untuk selalu update informasi melalui blog Mamikos karena disini tempatnya berbagai informasi menarik. Dijamin ter up to date deh!
Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idaman mu:
Kost Dekat UGM Jogja
Kost Dekat UNPAD Jatinangor
Kost Dekat UNDIP Semarang
Kost Dekat UI Depok
Kost Dekat UB Malang
Kost Dekat Unnes Semarang
Kost Dekat UMY Jogja
Kost Dekat UNY Jogja
Kost Dekat UNS Solo
Kost Dekat ITB Bandung
Kost Dekat UMS Solo
Kost Dekat ITS Surabaya
